Hello (Kencan Pertama-Onew) – Eps. 1

Prolog : Sebelumnya aku mengucapkan syukur karena pada akhirnya aku bisa meresmikan blog ini, hehehe. Mau potong pita, nggak ada pitanya. Mau potong tumpeng, nggak punya duit untuk membelinya. Jadi pake tepuk tangan aja ya…plok..plok…plok. (Terimakasih buat yang ikut tepuk tangan). Oke kalo gitu… SELAMAT MENIKMATI…

Cast : SHINee, Yoona.

***Sehari sebelumnya***

“Sehabis latihan semuanya kumpul di ruang meeting seperti biasa ya, ada satu hal yang harus aku omongin dengan kalian semuanya.” Kata sang leader di sela-sela latihan untuk come back stage album mereka, Hello.

“Tapi hyung berdasarkan jadwal, habis latihan ini kita bebas, nggak ada meeting.” Teamin mengingatkan sang leader, mungkin dia lupa dengan jadwalnya. Dan jaga-jaga kalo sang leader lagi ada niatan untuk mengerjainnya seperti yang sudah-sudah.

“Yup… bener hyung,” Ujar JongKey kompak. Key menyodorkan sebuah buku kecil yang berisi jadwal kegiatan SHINee.

Onew hanya melirik buku kecil itu, tidak ada niat untuk memperhatikannya lebih karena dia telah hapal semua kegiatan SHINee di luar kepala, sang leader gitu loh. Kemudian Onew mengarahkan pandangannya ke Minho yang masih asyik menyeka keringat dengan handuk kecilnya. Minho membalas tatapan Onew dengan sebuah tatapan penuh dengan makna diikuti kedua jempolnya yang teracung tegak. Dan Onew langsung tersenyum puas.

Aku akan selalu ikut dengan apa yang dikatakan Onew hyung, coz leader SHINee deabak.” Kira-kira bergitulah arti tatapan Minho.

“Memang… setelah latihan ini kita nggak ada jadwal alias bebas, tapi…,” Onew mengambil nafas dalam-dalam berharap mendapatkan sebuah kekuatan lebih. “Aku mau minta bantuan kalian.”

“Kalo mau minta bantuan aja hyung ngajak aku, kalo makan-makan hyung nggak pernah ngajak.” Teamin protes.

“Teamin Ssi…, mau ikut kita makan-makan?” Onew menatap Teamin penuh dengan intimidasi. Hal yang sering dilakukannya untuk mempermainkan Teamin yang polos.

“Iiii….ya….,” Teamin menghindari tatapan tajam Onew.

“Maka bantuin dulu leadermu ini ya?” pinta Onew dengan suara mengiba. Tatapan tajamnya langsung berubah menjadi tatapan penuh mengiba. *Sepertinya Onew lagi latihan untuk dramanya terbarunya*

“Bener hyung?” mata Teamin langsung berbinar. Senyumannya langsung mengembang lebar.

Onew mengangukkan kepalanya.

“Buat kita apa hyung?” ujar Jonghyun.

“Bukannya kalian dah sering melorotin aku?”

“Aih… itu tidak adil, hyung.” Key ikut protes, kedua tangannya memegang kepalanya ,style key mode on. “Pokoknya Onew hyung harus menyediakan kita Pizza di ruang meeting dan lengkap dengan minumannya, titik.”

Onew tidak berkutik. “Oke, setuju.” Onew tidak lagi berani berdebat dengan Key, sudah kapok. Soalnya ujung-ujungnya pasti kalah. “Habis mandi kita ngumpul lagi di ruang meeting.”

Setelah menerima instruksi, semua member SHINee langsung meninggalkan ruangan latihan setelah membereskan barang-barang mereka. Keputusan yang telah disetujuin bersama harus dilaksanakan meskipun hanya urusan pribadi, jika tidak hukuman siap menanti. Itulah aturan SHINee.

Sebelum keluar ruang latihan Minho kembali mengangkat kedua jempolnya, “leader Onew memang deabak.”

“Gumawo…,” jawab sang leader.

“Leader hyung, aku minta Pizza tuna ya!” Minho langsung kabur sebelum Onew sempat mengucapakan sesuatu.

Onew hanya tertegun mendengar permintaan Minho. “Dasar kharismatik Minho, penampilan aja yang kharismatik tapi kelakuannya sama dengan JONGKEY.” Suara batin Onew mengemuka.

Sekitar satu jam kemudian, semuanya telah berkumpul di ruangan meeting seperti yang telah diinstruksikan sang leader. Tiga box pizza, termasuk pizza tuna, lengkap dengan minumannya telah menunggu di atas meja untuk di santap. Tumpukan pizza itu membuat air liur JongKey dah pada netes termasuk Teamin dan Minho, tapi mereka belum ada yang berani menyantapnya. Demi menghormati sang leader.

“Oke, kita meeting sambil makan pizza. Ini kan meeting informal.” Onew tidak tega melihat anggotanya yang sudah mirip anjing kelaparan. Mungkin latihan tadi telah banyak menguras energi mereka.

“Hyung emang baik hati,” kata teamin sambil menunggu giliran untuk mengambil potongan pizza.

“Onew hyung, sering-sering ada meeting kayak gini. Kita pasti senang,” kata Jonghyun dengan mulut dipenuhi pizza.

“Hyung, emang deabak.” Kedua jempol Minho kembali terangkat.

“Sebetulnya hyung mau kita membantu apa?” Key langsung menanyakan pokok permasalahannya.

“Oke, kalian duduk dulu.” Onew mengambil tempat duduk yang berada di ujung meja, singgasananya. Setelah semuanya duduk pada posisinya, Onew kembali melanjutkan. “Kalian tahu Yoona Ssi kan?” semuanya mengangguk kompak. “Kemaren dia mengundang aku untuk kencan, jadi aku diminta menjemputnya di apartemennya. Masalahnya, kalian tahukan kalo aku belum pernah kencan. Jadi aku…”

Perhatian semuanya langsung tertuju pada sang leader Onew, Pizza yang ada di hadapan mereka tidak lagi menggoda selera makan mereka. Jonghyun, Key dan Teamin menunjukkan raut wajah yang heran, tidak percaya dengan apa yang barusan di dengarnya. Hanya Minho yang terlihat senang mendengar berita itu.

“Kalian kenapa sih?”

“Wow…, leader SHINee benar-benar Deabak.” Jempol minho hanya satu yang terangkat, satunya lagi tidak rela melepaskan pizza tunanya.

“Bentar Hyung, sebelum kita membahas lebih jauh lagi. Kami ingin memastikan sesuatu yang barusan kami dengar. Bukannya kami tidak percaya sama leader kami, sekali lagi hanya untuk memastikan bahwa kami tidak salah dengar. Apa benar Yoona Ssi ngajak Onew hyung untuk kencan?” Key mewakili suara hati Teamin dan Jonghyun.

Onew tersenyum lebar menandakan sebuah kemenangan yang tak bisa dipungkiri lagi. Gigi putihnya tampak begitu sempurna dipamerkan. “Siapa yang berani menolak pesona dari leader SHINee ini, Onew?” Onew menyerahkan selembar kertas yang berisi sebuah alamat.

Semuanya langsung terlihat menahan rasa mual yang tiba-tiba datang. “Hyung, mendengar kalimat hyung barusan rasanya kami mau muntah.” Key adalah member yang paling tidak bisa menahan segala unek-unek di hatinya.

Jonghyun dan Key kaget ketika melihat kertas tersebut karena tulisan tangan itu memang milik Yoona. Akhirnya perasaan heran tersebut berubah menjadi perasaan bangga pada sang leader.

“Maaf Onew hyung, bukannya dah berkali-kali Onew hyung ditolak sama Yoona Ssi? Kalo tidak salah sudah lima kali.” Teamin begitu polosnya membongkar kenangan yang telah dikubur Onew dalam-dalam.

“Itu kan dulu.” Minho mewakili Onew memberikan jawaban pada teamin. “Yang lalu biarlah berlalu, sekarang buktinya Yoona Ssi ngajak leader kita untuk kencan. Mungkin Yoona Ssi dulu mau menguji kegigihan Onew hyung saja. Memang, manajer kita tidak salah pilih memilih Onew sebagai leader kita. Onew Hyung emang Deabak. Pantang menyerah”

Onew puas dengan apa yang dikatakan Minho. Meskipun terkadang kelakuannya mirip JongKey tapi Minho lebih banyak berpihak padanya.

“Jadi…?” Jonghyun mengarahkan pertanyaannya pada Onew.

“Aku mau minta saran dari kalian. Apa yang harus aku lakukan supaya kencan partama ini begitu membekas di hati Yoona.”

“Hyung memang tidak salah memilih kita dalam urusan ini. Kami tidak akan mengecewakan hyung.” Key terlihat bersemangat seratus persen. Meskipun berawal dari keraguan.

“Hyung, bukannya kita sama-sama belum pernah ngedate sama sekali?” Teamin berkata apa adanya. Dasar polos.

“Meskipun kita belum pernah ngedate sama sekali, tapi kan setidaknya kita pernah berakting. Selain itu kita juga sering nonton drama kan? Dan juga ada pepatah yang mengatakan bahwa pendapat yang banyak itu lebih baik dari pada satu pendapat.” Jonghyun membatu Onew menjelaskan pada Teamin.

“Ooo gitu ya?” Teamin mengangguk-angguk tanda setuju dengan penjelasan yang diberikan Jonghyun.

“Hyung, dapat dari mana tuch pepatah? Perasaan aku belum pernah mendengar pepatah seperti itu.” Minho berusaha mengingat-ngingat semua pelajaran yang pernah di dapatnya selama sekolah.

“Makanya jangan menggunakan perasaan, sekali-kali pake lah otakmu.” PLAAKK… tangan Jonghyun mendarat sempurna di kepala Minho. “Barusan kan kamu dah dengar tuh pepatah? Jangan bilang belum pernah. Hehehe…” Key, Onew dan Teamin ikut cekikan melihat Minho begitu polos dikerjain Jonghyun.

“Selamat….,” batin teamin berujar penuh syukur. Tadi sebetulnya dia ingin menanyakan asal-usul pepatah itu juga namun Minho telah mendahuluinya.

“Gimana nich, apa yang harus aku lakukan?” Onew berusaha mengembalikan pembicaraan pada relnya.

“Hyung mau ngadate kemana?” tanya Key.

“Yoona bilang sih mau nonton.”

“Kalo yang aku tahu sich Yoona itu gadis yang simple nggak suka dengan hal yang ribet-ribet. Jadi aku sarankan hyung menggunakan pakaian yang casual aja tapi harus rapi. Soalnya cewek sesimpel apapun pasti lebih menyukai cowok yang rapi, tidak berantakan.” Key memberi masukan.

“Trus bawa eskrim atau coklat. Karena aku suka eskrim dan coklat… hemmm. Pasti romantis.” Teamin ikut memberikan saran.

“Huuuu…. dasar anak dibawah umur.” Ujar Minho yang diaminin seratus persen sama JongKey. Teamin langsung silent mode on.

“Bentar, aku pikir saran Teamin tidak ada salahnya. Masak aku datang ke apartemen Yoona tidak membawa hadiah? Bukannya hadiah itu perekat jiwa?” Ujar Onew dengan mempertimbangkan semua saran yang diterimanya.

“Perekat jiwa? Emang lem aibon…,” ujar key.

“Benar juga sih, tapi kalo bawa eskrim atau coklat? Kok kayaknya kekanak-kanakan. Oh ya, gimana kalo bawa bunga mawar? Mawar kan melambangkan cinta.” Jonghyun ikut mengeluarkan isi otaknya.

“Benar tuh apa yang dikatakan Jong hyung.” Key setuju.

Teamin diam tidak ikut menyetujui saran JongKey. “Mawar? Emang bisa dimakan? Mendingan coklat atau eskrim bisa dimakan.”

“Wow… pasti hyung akan terlihat makin deabak aja. Apa lagi kalo bawa mawar putih.” Ujar Minho.

“Bukannya mawar merah lebih bagus?” tanya Onew.

“Jangan hyung, lebih baik putih. Kita kan belum tahu warna kesukaan Yoona Ssi, soalnya ada cewek yang nggak suka dengan mawar merah. Mendingan pake warna putih aja, warna netral tapi bisa melambangkan kesucian cinta.” Key menjelaskan.

“Sip aku setuju,” Jonghyun mengangkat jempolnya.

Tanpa diminta pun jempol Minho telah teracung tanda setuju. Jarang-jarang juga idenya diaminkan oleh Key. Coba kalo dia tahu sujud syukur, dah pasti dia jungkir balik karena ideanya didukung penuh oleh member yang lainnya, terutama oleh Key.

“Teamin gun?” tanya Onew.

“Aku setuju aja dech. Kayaknya ntar hyung akan mirip dengan pemain utama sebuah drama yang lagi menjemput ceweknya. Pasti romantis banget.” Teamin terpaksa menyetujuinya takut Onew membatalkan janjinya untuk mengajaknya makan bareng.

“Oke deh kalo gitu. Sudah diputuskan, besok aku akan menjadikan kencan pertama ini tidak akan pernah dilupakan Yoona Ssi. Yoona Ssi yang cantik bergandengan dengan Onew yang gantheng plus bunga mawar putih… pasti seluruh dunia akan iri melihat kita. Hahahahaha….” Imajinasi Onew langsung menuju ke tingkat tujuh.

“Hoeekkksss…,” Jonghyun, Key dan Teamin langsung kabur, tidak ingin muntah lebih parah lagi.

“Yoona Ssi… Pangeranmu besok akan datang menjemputmu… hahahaha.” Penyakit Onew mulai kambuh, stress.

Minho yang awalnya ingin bilang Deabak, tapi tidak tahan dengan penyakitnya sang leader. “Hooeeekkksss..,” Minho kena jekpot dan langsung kabur menyusul ketiga temannya yang sudah menyelamatkan diri duluan.

“Yoona Ssi…. hahahaha.” Onew makin stress.

>>> Bersambung…

Jangan lupa komentarnya ya… supaya kedepannya lebih baik lagi, Terimakasih.

29 responses to “Hello (Kencan Pertama-Onew) – Eps. 1

  1. baru baca masa xD
    muehehe si tetem di nistakan YoY
    kenapa oh knapa thor YoY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s