Roommates

Author : Park Jihoon

Cast : SHINee

Genre : Friendship, Comedy

Lenght : OneShot

NB : FF ini terinspirasi dari kisah nyata…. hehehe (bukan kisah nyata)

Setelah beberapa kali manggung, beberapa kali menjadi bintang sebuah iklan termasuk iklan sabun colek dan menjadi cameo di beberapa drama, akhirnya para member SHINee memperoleh fasilitas yang lebih layak dari manajemennya. Mereka pindah ke sebuah asrama yang lebih layak untuk di tinggali. Sebelumnya mereka harus merasakan tinggal di sebuah tempat yang mirip dengan tempat pengungsian.

Kenapa bisa dibilang sebuah tempat pengungsian? Karena asrama mereka hanya terdiri dari satu kamar tidur yang harus diisi oleh lima orang, satu kamar tamu, satu kamar mandi dan dapur. Alhasil kalau tidur mereka harus berdesak-desakan dan berjejer mirip ikan pindang. Kalau mau madi mereka harus mengantri berjam-jam terutama pada saat giliran key mandi, nunggunya bisa berhari-hari.

Belum lagi fasilitasnya yang minim. AC yang dipasang masih pentium satu, jadi meskipun suhunya diatur sedingin mungkin tetep aja udaranya puanas. Sampai-sampai ACnya terserang gejala asma dan TBC gara-gara kerjanya harus lembur siang malam. Tipi yang dipasang tidak kalah sengsaranya yaitu tipi black and white empat belas inchi merek national. Jadi nggak pernah tuh tipi dihidupkan, sekalinya dihidupkan langsung almarhum. Lemari es enggak ada, mesin cuci nggak ada apa lagi microwave.

“Ahhh…. akhirnya selesai juga.” Ujar Onew setelah selesai bersih-bersih.

Onew, Key, Minho, Jjong dan Taemin berkumpul di ruang tengah setelah selesai membersihkan dan menata asrama baru mereka untuk melepaskan lelah. Onew duduk di sofa sambil memperhatikan asrama barunya dengan penuh rasa bangga. Key masih aja memutar otaknya khusus masalah perdapuran. Minho dan Jjong menggelosor dilantai dan langsung mengeluarkan jurus pelornya, nempel langsung molor. Taemin masih dilanda kebingungan karena masih belum melihat keberdaan lemari es untuk menyimpan makanan kesukaannya.

“Hyung, kok nggak ada lemari es ya?” tanya Taemin.

“Tenang aja Taemin-ah, setelah semuanya beres kita langsung beli lemari es dan peralatan yang lainnya. Nih uangnya masih banyak.” Ujar Onew sambil memperlihatkan sebuah amplop yang diberi oleh pihak manajemennya.

“Jinja hyung…,” Taemin sumringah. “Kalau begitu beli yang dua pintu ya, biar isinya lebih banyak.”

Onew hanya menganggukan kepala tanda setuju. Kemudian mereka kembali sibuk dengan pikirannya masing-masing. Popularitas yang didapatnya sekarang ini benar-benar sesuai dengan kerja keras yang telah mereka lakukan.

“Onew hyung, sebaiknya pembagian kamar langsung kita tentukan sekarang aja. biar cepat selesai.” Usul Key.

“Ne…, aku juga setuju.” Jawab Onew. “Berhubung kamar tidurnya cuma dua kamar, jadi kita harus membaginya secara adil. Kamar yang lebih gede itu cukup untuk tiga orang dan dua orang lagi di kamar yang satunya.”

“Yah, aku juga setuju hyung.” Taemin angkat suara.

BAK… BUK…

Kaki Onew memplok di pantat Jjong dan Minho. “Ya…, Minho-ah… Jjong-ie…  bangung!!! Tidur aja kerjaannya. Ada yang harus kita diskusikan nih mengenai penempatan kamar.”

Wuaaa…., Minho menguap dan ilernya netes, ceesss. “Mianhe hyung, udara disini terlalu sejuk sehingga membuat mataku otomatis sleeping mode on.”

“Ne…, hyung udaranya suuueeejjuukkkk.” Ujar Jjong.

“Masalahnya bukan karena udaranya yang sejuk, tapi pada sifat kalian itu. Nggak bisa nempel dikit aja, langsung molor.” Kata Key.

“Hehehe…” Jjong menggaruk-garuk rambutnya yang kutuan.

“Trus gimana hyung, apa kita langsung voting saja?” tanya Minho.

“Kalau menurut aturan dalam permusyawarahan yang tertuang dalam undang-undang dasar, kita harus mencapai mufakat dulu. Kalau tidak bisa baru kita voting.” Kata Onew sok bijak.

“Wah Onew Hyung memang leader cap jempol.” Key mengangkat jempolnya. “Aku ingin sekamar dengan Jjong-ie.” Katanya kemudian. Jjong hanya tersenyum najong tanda sepakat.

“Aku sama Minho Hyung.” Kata Taemin sambil mendekati Minho.

Onew melihat ke arah Minho dan mendapati Minho sedang memancarkan cahaya karismanya. CLING. Itu tandanya setuju dengan permintaan Taemin.

“Trus… aku?” tanya Onew sambil menunjuk ke dirinya sendiri.

KRIK…. KRIK…. KRIK….., suasana sunyi mendadak.

Key dan Jjong saling tatap, tanda tak ada izin buat Onew. Minho dan Taemin pun juga sealiran tak ingin sekamar dengan sang leader. Onew merasa dihianatin oleh para membernya, kemudian dia lari ke pojok ruangan dan menyendiri, merenungkan nasibnya.

“Kita langsung voting saja.” Kata Onew setelah kembali dari pojokan.

“Yahhh…,” ujar key dan Taemin barengan, kecewa.

“Gggrrrrrr…..gggrrrrrrrr….gggrrrrr…..” Jjong dan Minho kompakan. Mereka kembali tertidur.

Pletak…., tangan Onew singgah di jidat Jjong dan Minho. “Yahhh…, baru aja aku tinggal bentar kalian langsung tertidur dasar tukang molor.”

“Hehehe…,” Minho dan Jjong kembali memamerkan senyum najongnya.

Kemudian Onew membuat sebuah undian dari kertas. Yang mengambil nomer yang sama berarti menjadi teman sekamarnya. Sebelum mengambil undian, key melantunkan doa dan jampi-jampinya agar mendapatkan nomer yang sama dengan Jjong. Begitu juga dengan Taemin. Sedangakan Jjong dan Minho pengin cepat-cepat selesai dan meneruskan kembali acara tidurnya.

“Asyyiiikkkk…., aku sekamar ma Jjong-ie.” Ujar key lompat-lompat kegirangan, mirip tante girang.

“Yah…, aku sekamar sama umma key. Pasti entar aku dianiaya nih sebagai anak tiri. Umma key kan lebih memilih Jjong sebagai anak emasnya.” Taemin kecawa berat.

Hasilnya, Onew sekamar dengan Minho. Sedangkan Taemin, Jjong dan Key di kamar yang lainnya. Sebenarnya Onew kepengen sekali sekamar dengan Taemin, karena bisa mengerjain Taemin sepuasnya. Tapi apa daya tangan tak sampai.

“Okey, bawa barang kalian ke kamarnya masing-masing.” Kata Onew.

***

Malam semakin larut dan semua acara beres-beres asrama baru pun telah selesai. Mereka telah menampati kamarnya masing-masing. Key, Jjong dan Taemin satu kamar, sedangkan Minho satu kamar dengan sang leader.

“Hyung, aku mau tidur duluan.” Ujar Minho sambil mengganti pakaiannya.

“Ne, lampunya matiin aja. Aku pake lampu tidur saja, soalnya masih ada beberapa scheduel yang harus aku sesuaikan lagi untuk minggu depan.” Kata Onew.

“Bukannya itu kerjaannya manajer hyung?”

“Yup, tapi kalo kita terima jadi bisa-bisa kita dikadalin sama orang.”

“Wah tidak sia-sia kita milih hyung sebagai leader, daebak lah pokoknya.”

“Hehehe…, Minho-ah bisa aja.” telinga Onew mulai memerah, cuping hidungnya mengembang kemana-mana.

Kemudian Onew kembali larut dalam kerjaannya, dan Minho telah berada dalam peraduannya. Dan seperti biasanya Minho langsung tidak sadarkan diri begitu mencium bau bantal.

“Aduh kenapa perutku kembung begini? Pasti gara-gara udara dingin nih.” Gumam Onew sambil memegang perutnya. Dan,

DUUUUUUTTTTTT…, Onew melirik sedikit ke arah Minho. “Untung Minho-ah dah tidur dan suaranya tadi juga tidak terlalu kenceng, hehehe.” Batin Onew penuh syukur karena Minho tidak menyadari suara kentutnya yang menurut Onew sedikit merdu.

Tak selang beberapa lama, Onew pun dilanda ngantuk. Namun dia sempat menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu dan kemudian tidur. Leader yang patut di contoh.

***

Kita pindah ke kamar sebelah.

Yah, mereka telah tidur semuanya. Tidak ada yang bisa kita ceritakan, hanya saja gaya tidur mereka sungguh-sungguh unik, lain dari yang lainnya.

Jjong, gaya tidurnya bisa di kategorikan abstrak. Karena dimana posisi kepala dan kaki tidak begitu jelas, kadang kaki di kepala dan kepala dikaki (kalo bingung tanya aril peterpan ya…).  Kadang-kadang juga kakinya yang dibantalin, bukannya kepalanya. Pokonya abstrak banget.

Key, gaya tidurnya stylist abis. Sebelum tidur dia make make-up, terus rambutnya ditata rapi dan yang pastinya baju tidurnya juga style. Key parno dengan acaranya MC Mong yang menggerebek para artis idola pagi-pagi saat mereka bangun tidur. Jadi kalo seperti ini, dia tidak akan khawatir jika MC Mong datang dan menggerebek asrama SHINee. Aman. Dan sesekali dia biasanya menyunggingkan sebuah senyuman manis, mungkin lagi mimpi ketemu dengan cewek.

Taemin, bisa digolongkan kategori natural. Dia memang selalu apa adanya. Bahkan saking  terlalu apa adanya, Taemin pernah tidur nggak pake baju (Reader jangan pada membayangkan yang aneh-aneh ya… soalnya Taemin pake boxer doang). Kalo dia tidur harus ditemani selimut antiknya yang nggak pernah dicuci bertahun-tahun. Bahkan dulu key sempat membuangnya ketempat sampah.

“Nuna neomu yeppeoseo, Namjadeuri gaman an dwo, Heundeullineun geunyeoui mam sasir algo isseo, Geunyeoege sarangeun hansunganui neukkimir ppun, Mwora haedo naegen salmui everything.” Jjong mulai mengigau.

Ice cream… Ice cream… Ice cream…” Taemin juga ikutan ngigau.

“Taemin-ah, pabo… yang benar ,replay… replay… replay…,” sambung Key.

***

Malam semakin larut, para member SHINee semakin terlelap dalam tidurnya. Di kamar sebelah, Jjong telah menyanyikan satu mini albuh SHINee bolak-balik dan membuat Key semakin terlelap. Sebetulnya itulah alasan Key memilih untuk sekamar dengan Jjong.

Sedangkan di kamar satunya lagi, Onew terus-terusan mengeluarkan gas beracunnya dalam suara letusan yang eksplosif maupun hanya dengan suara lirih. Udara dingin AC benar-benar membuat perutnya bermasalah.

DDDDUUUUUUTTTTT… DUUUUAAAARRRR, kali ini suanya benar-baner super eksplosif.

Namun Minho tidak bergeming meskipun telah dibombardir sama pihak musuh.

(Di kamar sebelah…)

“Jjong-ie…, bangun!!” Ujar key yang terbangun karena mendengar suara letusan itu. “kayaknya aku barusan mendengar suara kompor meleduk.”

“Aaahhh… key, kenapa sich bangunin aku malem-malem.” Kata Jjong kesal karena konsernya di ganggu.

“Barusan aku dengar suara kompor meleduk.”

“Paling kamu cuman mimpi. Kita kan nggak pake tabung yang tiga kilogram, kita pake yang dua belas kilogram.”

“Emang yang meledak cuma tabung yang tiga kilogram?”

“Ya iyalah, buktinya dah banyak. Udah ah kok malah pake bahas tabung segala. Aku mau tidur.” Dan dalam sekajap Jjong langsung molor.

“Apa mungkin aku cuma mimpi ya?” Key bingung dan memutuskan untuk kembali tidur.

Menjelang pagi gempuran Onew terhadap Minho semakin menjadi-jadi, ini namanya serangan fajar. Namun sekali lagi, Minho tetap tak bergeming. Benar-benar seperti orang mati.

DDDDUUUUUUTTTTT… DUUUUAAAARRRR, kali ini suaranya mengalahkan letusan gunung merapi.

Tiba-tiba Minho terbangun. “Wah, tempat apa ini baunya busuk banget. Hoeks.” Minho cepat-cepat lari ke kamar mandi sebelum muntah di tempat tidur.

Minho terbangun bukan karena mendengarkan suara yang melebihi letusan gunung merapi itu tapi dia mencium bau busuk. Sebagai akibat akumulasi dari gempuran Onew semalam suntuk.

(Di kamar sebelah…)

“Jjong-ie… bangun!!! Aku mendengar lagi suara kompor meleduk.” Ujar key.

Mengingat kejadian semalam, pasti Jjong nggak bakalan bangun.

“Taemin-ah, bangun!!! Kamu nggak mendengar barusan ada kompor meleduk?” Key membangunkan Taemin.

“Key-hyung mengganggu aja.” Ujar Taemin dan berusaha kembali tidur.

“Ooo… kau bilang aku mengganggu ya?” Nada Key seperti ibu yang sedang marah.

“Anio…,” Taemin langsung bangun dan sadar seratus persen. “Ada apa hyung?”

“Barusan aku mendengar kompor meleduk. Kita periksa yuk!”

Mau tidak mau akhirnya Taemin mengikuti permintaan Key. Taemin berjalan di belakang Key. Ketika membuka pinta, mereka melihat Minho lari ke kamar mandi sambil menahan rasa ingin muntah. Dan Kompor meleduk yang di duga Key ternyata tidak ada, karena alarm asap di dapur pun tidak berbunyi. Hal itu baru disadari key.

“Omo… Minho kenapa?” key kaget sambil menatap mulutnya.

“Jangan bilang Minho hyung hamil?” Temin menduga-duga.

“Nggak mungkin, masak baru semalam bisa hamil.” Key mulai mensinetronisasi.

Hoekss….. hoekkks…hoeks…

“Minho hyung kamu kenapa? Hamil?” tanya Taemin dari luar kamar mandi.

Tiba-tiba Minho keluar dari kamar mandi. “Hamil? Siapa…, aku Cuma mencium bau busuk di kamar. Sumpah baunya seperti bau bangkai super.”

“Mwoo…,” ujar Taemin dan Key barengan.

“Coba kita kesana…,” ajak key.

Namun sebelum mereka sampai dikamar, Onew telah bangun dan membuka jendela kamarnya supaya sirkulasi angin mengusir gas hasil buangannya. Rupanya Onew menyadarinya hasil gempurannya semalam ketika dia bangung.

Tumben Minho cepat bangunnya, biasanya kan dia paling akhir kalo disuruh bangun.” Gumam Onew tak menyadari akibat gas beracunnya. “mendingan aku keluar dan menghirup udara pagi.”

Ketika baru membuka pintu, Onew mendapatkan Minho, key dan Taemin berdiri di depan pintu.

“Selamat pagi…,” sapa Onew.

DDDDUUUTTTTTTTTTT…

“hehehe… Mianhe.” Onew hanya nyengir kuda.

Taemin, Key dan Minho langsung kabur menyelamatkan diri….

“KOMPOR MELEDUUUKKKKKK….,” teriak key.

END

38 responses to “Roommates

  1. Ho’oh caps jebol ._. Wkwk senyum taemin itu senyum jerapah loh(?) kaya gini nih > :B < wkwk😄

  2. O.o Onew…. Hahahaha! Lucuu….!!😄 *NgakakGulingGuling*

  3. huaaahahahahahahahahahahahahahehehehehehehehehihihihihihihihihihihihi (???) 🙂🙂
    sumpah author.a hbt bngt bikinnya FF.a *ketawa ngakak….*
    I like It *ngk bsa brhenti ktwa*
    Nice One And Good Job ^^b *msuk RsJ (??*

  4. kekekekekekeke

    sumpah ngakak oppa apalagi pas bag onew ngegempur minho n jjong nyanyi satu album bolak balik#gag cape tu yeobo?

  5. Sumpahh ngankak abis..
    bayangin serangan-serangan onew yg membabi buta..
    hahahaha😄

  6. Jiahahaha…knalpot nya onew soak alias rusak ya😀
    lucu n kocak!

  7. “Kalau mau madi mereka harus mengantri berjam-jam terutama pada saat giliran key mandi, nunggunya bisa berhari-hari.
    AC yang dipasang masih pentium satu, jadi meskipun suhunya diatur sedingin mungkin tetep aja udaranya puanas. Tipi yang dipasang yaitu tipi black and white empat belas inchi merek national. Jadi nggak pernah tuh tipi dihidupkan, sekalinya dihidupkan langsung almarhum. Lemari es enggak ada, mesin cuci nggak ada apa lagi microwave.”
    kasian amat nasibmu para namja-namjaku .. kekekeke
    kayaknya om jihoon , pengalaman nih .. #digetok ..

    ckckckck si Minho emang bener-bener Sleeping Handsome kayaknya dah .. dimana-mana tidur mode:ON .. dasar orang :O

    yg pas taemin nyanyi Ice Cream .. Ice Cream .. Ice Cream .. mengingatkan aku pada lirik lagu F(x) , hehehehe..

    aku bingung mau komen apa lagi .. yg penting ini ff KOCCAK !!!

  8. ngapain ngasih duit ke oppa , ada juga oppa yg ngasih duit ke aku ..
    kalo ngasih duit ke oppa , bingung ilang , tapi males datang … #sarap

  9. Lucuu oppa..😀
    Ayo oppa buat trs ff SHINee kayak gini..
    aq doa’in langgeng ma suzy miss a!!!
    hihihihi…😀

  10. Haha,, xumpah, ngakak beradd,,, apalagi pas bagian KEY bilang “KOMPOR MELEDUK”

    Haha😀 Daebak nih author,, perutku nyampek sakiddd kebanyakan ngakak,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s