Home Alone (Seng Il Chukkae My Leader)

Title : Home Alone (Seng Il Chukkae My Leader)

Author : Park Jihoon (Fauzi Zoo)

Main Cast : Onew SHINee

Support Cas : Taemin SHINee, Key SHINee dan Jonghyun SHINee

Genre : Comedy, Horor, Friendship

Lenght : OneShot

Rating : G

Ket.: Sekedar berpartisipasi

Selamat Membaca…

$$$

Sekitar jam sembilan malam waktu korea selatan, Onew kembali sendirian ke dorm dalam keadaan lemah, letih, lesu dan lunglai. Badannya serasa tidak memiliki tulang sama sekali, alias Onew boneless. Begitu mendekati sofa, dia langsung melemparkan tubuhnya dan menggelepar-menggelepar nggak jelas, mencari posisi yang enak untuk senderan.

Suasana dorm yang begitu sunyi-senyap, hampir mirip kuburan, dan cahaya lampu yang temaran membuatnya kembali rileks. Kekesalan karena tidak ikut di ajak Key C.S (Miho, Jjong dan Tamin), sedikit berkurang.

Flashback

Setelah selesai syuting, Onew dan member SHINee lainnya membereskan barang-barang mereka untuk segera pulang. Setelah selesai, Key mengumpulkan member lainnya kecuali Onew untuk diajak berunding mengenai suatu hal.

“Gimana persiapannya, sudah mantap?” tanya Key sambil bisik-bisik tetangga.

“Mantap…,” Jawab Minho, Jjong dan Taemin kompak sambil mengacungkan jempolnya.

“Apanya yang mantap?” tanya Key memastikan.

“Persiapan konser kita. Kan sebentar lagi kita mau ngadakan konser tunggal. Pas aku lihat tadi persiapannya, beuuuuhhhhh….. mantaaapppp.” Ujar Minho.

PLETAAKKK…, lima jari Key tergambar mulus di jidat Minho.

“Ngapain ngebahas tentang konser. Yang aku tanyain masalah rencana kita mau ngerjain Onew hyung.” Kata Key penuh nada gondok.

“Selamat… selamat… selamat…., untung aku nggak ngejawab.” Batin Taemin penuh ucap syukur. Padahal Taemin sudah mau menjawab hal sama. Maklum Taemin dan Minho selalu sehati.

“Key… jangan kenceng-kenceng ntar kedengaran sama Onew hyung.” kata Jjong.

“Upss..,” Key secara sepontan menutup mulutnya dengan tangan.

Mereka melirik ke arah Onew. Sedangkan Onew masih asyik membaca novelnya.

“Terus gimana?” tanya Key.

“Ooo… masalah itu, ngobrol dong. Semuanya sudah beres.” Ujar Minho.

“Iya Hyung, aku sudah menyiapkan kostum dan peralatan make-up yang kita butuhkan. Dan semuanya tersimpan rapi di tas.” Sambung Taemin.

“Bahkan kita juga sudah mencatat semua kebiasaan Onew hyung yang mungkin berguna untuk menyusun strategi kita. Dan strateginya begini, pst pst pst pst…. Gimana?” kata Jjong menjelaskan rancangan strateginya.

“Waw… daebak.” Kata Key. Minho dan Taemin tersenyum puas.

“Bisik bisik tetangga kini mulai terdengar slalu…,” Tiba-tiba terdengar suara Onew ngedangdut. “Yaaahhh…, kalian merencanakan apa?” tanya Onew.

“Anu hyung…,” kata Taemin.

“Kita mau pergi ke suatu tempat.” Key memotong ucapan Taemin. Jika Taemin dibiarkan ngomong, bisa-bisa semua rencan berantakan.

“Kemana? Aku boleh ikut kan?”

“Shireo…, Onew hyung nggak boleh ikut. Ini kan acaranya anak muda.” Ujar Minho.

“Aku kan juga masih muda, nikah aja belum. Boleh ya!” Onew masih tidak menyerah.

“Iya… boleh lah.” Jawab Taemin, tidak tega melihat wajah memelas Onew.

PLAAAKKK…, tangan Minho bersarang di kepala Taemin dan menyeretnya menjauh dari Onew.

“Kalo Onew hyung ikut, trus siapa yang mau kita kerjain?” kata Minho setelah mereka berada di jarak yang aman dengan Onew.

“Iya juga ya…,” Taemin memasang wajah tampol (tampang polos).

“Ya sudah kalo nggak boleh, aku pulang ke dorm aja.” kata Onew kecewa, karena masih melihat penolakan di wajah Key.

“Onew hyung, jangan sedih gitu dong. Entar sampai ke dorm aku eskrim dech. Kemaren aku beli eskrim banyak loh.” Ujar Taemin, berusaha untuk menghibur Onew.

Flashback End.

Tiba-tiba Onew bangun karena merasa tenggorokannya kering dan haus. Dan, husssss… terpaan angin malam membuat bulu kuduknya merinding, semua bulunya ikut berdiri. Suasana sepi yang tadi membuatnya rileks kini membuat jantungnya ber-dagdigdugder ria.

“Sialan, kenapa aku kok jadi merinding gini. Malam ini kan bukan malam jumat. Tapi, seorang leader nggak boleh takut. Mana ada ceritanya seorang pemimpin nyalinya cuman seupil.” Onew menguatkan dirinya.

BRRAAKKK…

“Copot… copot… eh.. copot…” Onew latah

Tiba-tiba terdengar sebuah benda jatuh dari arah luar dorm. Jantung Onew semakin empot-empotan dibuatnya.

“Siapa tuh?” Onew mengeluarkan suaranya penuh getaran ketakutan.

“Kuuucccciiiinnnngggg…” Terdengar suara jawaban dari luar.

“Kucing? Masak suaranya kucing kayak gitu. Wah jangan-jangan ini maling.” Batin Onew. Kemudian Onew mengambil sebuah tongkat untuk dijadikan sebagai senjata. Namun, sebelum sempai di pintu dia mendengar suara lagi dari luar.

“Meeooonnngggg…”

“Kucing sialan,” umpat Onew. “Apa mungkin tadi aku salah dengar. Tapi suara kucingnya kok cempreng gitu ya, seperti suara Jjong-ie. Ya sudahlah.” Onew kembali meletakkan tongkatnya dan menuju ke dapur.

***Kejadian di luar dorm***

Sesuai dengan strategi, Jjong, Key dan Taemin menuju ke arah dapur untuk melaksanakan tugasnya. Sedangkan Minho langsung menuju ke arah kamar Onew melalui jendela. Semua jendela yang telah dijadikan target dibiarkan terbuka untuk melancarkan rencana mereka.

Namun ketika mereka jalan mengendap-ngendap menuju dapur, Taemin secara tidak sengaja menjatuhkan pot bunga. Dan,

BRRAAKKK…

“Siapa tuh?” terdengar suara Onew dari dalam.

“Kuuucccciiiinnnngggg…” jawab Taemin supaya Onew menyangka dirinya kucing.

PLETAK… PLETAK…

Tangan Jjong dan Key nemplok di kepala Taemin berbarengan. “Pabo…”

“Aww…, mianhe hyung aku kan nggak tahu suara kucing.” Kata Taemin memasang wajah cutenya.

“Meeooonnngggg…” Jjong menyuarakan kucing.

Beberapa menit kemudian, tidak ada orang yang keluar dari dalam dorm. Key, Jjong dan Taemin pun bisa menarik nafas lega.

“Aman…., hampir saja.” ujar Key sambil menghembuskan nafas panjang.

***Kembali ke dalam Dorm***

Onew pergi ke dapur dan mengambil air sebotol dingin dari dalam lemari es. Glek glek glek, segelas air dingin langsung lenyap ke dalam tenggorokannya. Kemudian Onew kembali menuangkan air dingin ke dalam gelasnya yang kosong.

“Bang…”

“Ya…,” jawab Onew tanpa melihat ke arah datangnya suara.

“Minta satenya dong…!!!”

“Aku nggak punya sate.” Kata Onew sambil menuang air.

“Ayolah bang, jangan pelit.”

“Aku…,” Onew tiba-tiba mengentikan ucapannya. “Hah, bukannya aku di dorm ini sendirian. Jadi siapa yang…”

Jantung Onew mulai berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang. Darahnya mengalir kencang dari ujung kepala sampai ujung jempol. Dan keringat dingin mulai mengucur membasahi keningnya.

Onew begitu kuat dicengkram rasa ketakutan. Tangannya gemetaran hingga tidak bisa menuang dengan baik dan menyebabkan air tumpah ke atas meja. Kemudian, Onew memberanikan dirinya untuk melihat ke arah datangnya suara. Dan…

HIHIHIHIHIHIHIHIHIHI….

Dalam sekejap wajah Onew langsung pucat. Jantungnya seperti berhenti berdetak secara tiba-tiba. Mulutnya tak mampu mengeluarkan suara seperti terkunci. Tangan dan kakinya tak bisa digerakkan terasa seperti terbelenggu rantai yang begitu kuat.

Onew melihat sesosok wanita yang mengenakan baju putih dan berambut panjang. Wajahnya bercahaya dan mengerikan. Dari kedua ujung matanya mengeluarkan darah segar sedangkan bola matanya begitu merah, semerah darah. Kulit wajahnya begitu putih pucat, namun pipi sebelah kanannya sobek dan mengeluarkan darah segar.

“SE… SE… SE… SETTTAAAAAAAAAAAANNNNNNNNN!!!” Onew berteriak hingga urat lehernya mau putus.

Onew langsung ngacir menyelamatkan diri menuju kamarnya. Tak peduli lagi dengan tenggoroknnya yang kering. Namun tanpa disadarinya, botol yang berada ditangannya terlepar jauh ke arah sosok wanita mengerikan itu.

BBUUUKKK…

“Aww…,” si hantu yang tak lain dan tak bukan adalah Key, hanya bisa meringis kesakitan.

CEKIKIKIKI… CEKIKIKIKI… CEKIKIKIKI…

Jjong dan Taemin tertawa cekikikan sampai berguling-guling di bawah Key sambil memegang senter. Mereka menahan tawanya agar tidak terdengar oleh Onew.

“Key hyung, makanya jangan suka nakut-nakutin orang. Tuh kena hukum karma…” ujar Taemin masih berusaha menahan tawanya.

“Kamu kan juga ikutan…,” Ujar Key sambil memonyongkan bibirnya.

“Sudah-sudah jangan berantem disini. Kita langsung ke kamarnya Onew hyung, melihat aksi Minho.” Ujar Jjong.

Kemudian meraka pun langsung menuju ke TKP selanjutnya. Key masih mengelus-ngelus jidatnya yang kena lemparan maut Onew.

Di kamar Onew.

Onew yang sudah dilanda ketakutan yang sangat luar biasa langsung ngacir menuju kamarnya, tempat yang dirasa aman. Namun lampu kamarnya masih mati sehingga kegelepan masih menguasai kamarnya.  Tidak dibutuhkan waktu yang terlalu lama bagi Onew untuk menemukan saklar lampu, dan klik.

Lampu kamar menyala begitu terang sehingga setiap benda di dalam kamar itu bisa terlihat dengan jelas. Namun Onew kembali merasakan ketakutan yang sangat luar biasa, karena dia melihat sosok wanita yang mirip dengan sosok yang dilihatnya tadi di dapur.

Wanita itu berdiri di samping lemari dekat jendela dan menatap ke arahnya dengan tatapan begitu tajam. Rambut lurusnya yang panjang sedikit tergerai di terpa  angin yang menyelinap melalui jendela.

HIHIHIHIHIHIHIHIHIHI…., wanita yang mengerikan itu memamerkan giginya yang merah penuh dengan darah.

“SE… SE… SE… SETTTAAAAAAAAAAAANNNNNNNNN!!!” Onew kembali berteriak kencang dan lari menuju ruang tengah. Dan tanpa disadarinya dia kelepasan sesuatu.

DDDDUUUUUUTTTT…

Dalam waktu sekejap ruangan tersebut dipenuhi oleh gas buangan Onew. Sedangkan si sosok wanita yang mengerikan itu, alias Minho juga langsung menyelamatkan dirinya. Dia melompat keluar jendela sambil menyumbat hidungnya.

“Hoeks… hoeks…hoeks…, ampun deh. Onew hyung makan apa kok bau kentutnya seperti bangkai.” Minho masih menahan perutnya yang terus berkontraksi.

“Minho hyung… wae?” tanya Taemin saat tiba di lokasi.

Key dan Jjong kaget melihat kondisi Minho. Jangan-jangan strateginya gagal total. Sedangkan Minho masih belum bisa dimintai penjelasannya karena masih muntah-muntah.

Setelah merasa baikan, akhirnya Minho menceritakan semua kejadiaannya dengan begitu detail. Tak ada satupun yang dikurangi dan ditambahi.

“Sumpah!!! Kentut Onew hyung bau buanget.” Ujar Minho mengakhiri ceritanya.

WAKAKAKAKAKA…WAKAKAKA…. CEKAKA…CEKIKI…

Taemin, Jjong dan Key tertawa sambil guling-guling tidak karuan. Akhirnya Key bisa merasakan ketawa sambil guling-guling setelah tadi diketawain Jjong sama Taemin. Minho hanya melihat teman-temannya dengan wajah cengo.

“Key hyung, kita sudahi aja ya. Aku kasihan sama Onew hyung.” kata Minho.

“Tapi hyung, aku kan belum tampil.” Taemin protes.

“Kamu nggak kasihan apa melihat Onew hyung sangat ketakutan, kalau dia sampai pingsan gimana?” ujar Jjong.

“Iya sih kasiah juga, tapi kan seru.” Taemin memamerkan senyum cutenya.

PLAKK….

“Kalo kamu digituin mau nggak?” tanya Key.

“Yah… jangan hyung.”

“Oke kita akhiri sampe disini saja. Ayo kita masuk ke dorm lewat pintu depan sambil ngasih kejutan sama Onew hyung. Kue ulang tahunnya Taemin yang bawa.” Kata Key.

Sedangkan di kamar tengah, Onew masih diliputi ketakutan yang sangat luar biasa. Dia tertelungkup di sofa dan menutupi wajahnya dengan bantal. Onew tak pernah menyangka dia akan menjumpai sosok mengerikan seperti yang ia lihat di film-tilm.

TOK… TOK… TOK…

Jantung Onew kembali kambang kempis. Dia langsung menutup telinganya erat-erat dengan bantal, bahkan semakin erat.

“Onew hyung, kami pulang.” Terdengar suara Jjong dari luar.

“Akhirnya…,” batin Onew.

Onew begitu senang mendengar suara yang telah lama dikenalnya. Tanpa menunda lagi dia langsung bangung dan membuka pintu.

“SAENGIL CHUKKAHAMNIDA… SAENGIL CHUKKAHAMNIDA… SAENGIL CHUKKAHAMNIDA… SARANGHANEUN ONEW-HYUNG AH… SAENGIL CHUKKAHAMNIDA.”

Minho, Jjong, Key dan Taemin dengan kompak menyanyikan lagu ulang tahun buat sang leader, Onew. Mereka menyanyikan lagunya dengan senyum yang begitu lebar. Namun Onew tertegun ketika melihat mereka dan kaget setengah mati.

“SETTTAAAAAAAAAAAANNNNNNNNN!!!” Onew hampir jatuh pingsan. Tapi dengan cegatan Minho menahan tubuh Onew yang hampir jatuh.

“Onew hyung ini aku Key.” Ujar Key.

Key baru menyadari kalo Onew ketakutan karena melihat dandanan mereka. Namun setelah dijelaskan, akhirnya Onew tidak jadi pingsan.

“Hiks… hiks… hiks…” Onew mulai menitikkan air matanya.

“Wae hyung…, jangan terharu gitu dong. Kami kan ikhlas melakukan ini semuanya.” Taemin kembali memperlihatkan wajah cutenya.

“SIAPA YANG TERHARU….PABOOO… AKU NGOMPOOOOOLLLLLL.”

Dan secara otomatis pandangan semuanya tertuju pada celana Onew.

WAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKA

Semuanya langsung tertawa jumpalitan tanpa bisa ditahan. Jjong merasa sangat puas karena strateginya berjalan dengan mulus. Sedangkan Taemin merasa balas demdam pada hyungnya itu telah terbalaskan.

“Baru kali ini ada seorang leader ketakutan sampai ngompol.” Ujar Key sambil ketawa jumpalitan.

$$$ End $$$

P.S : Buat Minho dan Onew… Seng il Chukkae… terimakasih kau telah lahir ke dunia ini dan telah menghibur K-Pop Lover di seluruh dunia terutama di Indonesia …Gumawo.

10 responses to “Home Alone (Seng Il Chukkae My Leader)

  1. wah,, ni ffnya ke sf3si ya?? O.o

    • kok tahu….???? pura2 bego..>>> padahal super bego.
      ho oh… kalau mau baca silahkan terbang ke sono… soalnya nggak bakalan di publish disini… yah untuk menghormati yang punya party….hehehe….
      Oh ya dyu… sukses untu ujian masuk universitasnya ya… kalo ada pengawasnya yang nanya ttg foto itu… bilang aja.. yah beginilah kehidupanku… super nasis… hehehehehe

    • hhuhuuu.. ngubek2 wp itu butuh waktu yang banyak oppa,,
      soalnya wpnya rame.. *apa hubungannya*
      oke dah nanti aku terbang ke sana..

      what?? fotonya?? O.o
      aaaaaaaaaaaaa lupakan!! *jedotin kepala ke tembok*

  2. kasian si Onyu di takut-takutin .. aturan sekalian aja oppa Minho ditakut-takutin ..
    tapi gpp sih Onew ditakutin , ngakak abisnya klo tau dia ngompol !! WKWKWKWKWKWWLKK

  3. ya terserahlah .. tapi , jangan sodorin kunti .. kasian yeoboku ..
    (Key : tumben baek | Me : bayar goceng | Key : #gubrak) #abaikan

  4. Home Alone bukannya sudah ada Filmnya?Tapi lumayan,kok,buat tambahin ngelawak..Aku paling suka Taemin,Key,sama…eh..Namanya kayaknya yang satu lagi Onew,ya?Mungkin Commentku kepanjangan,maaf,ya..

  5. Waahahahaha!!Apa pula,banyak member SHINee yang masih suka ngompol,Apalagi leadernya!Hahahaaaa!!Malah tambah Lawak!

  6. Jangan marah,ya,SHINee,kalau aku penggemarnya SUJU,Karena aku juga penggemar SHINee,kok..Hahaha..Jangan salah paham,ya..Aku adalah anak kedua tapi bukan aku yang penakut,Tapi Abangku!Ngelawak banget,Hahaha!!

  7. wkkwkwkwkwkwkk no komen dah lucu2 ngakak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s