Kiat-Kiat Sukses Ujian

Author : Park Jihoon

Main Cast : SHINee

Genre : (???),  Comedy

Warning !!! Don’t try this at School…, Author tidak bertanggung jawab jika kalian memaksa untuk melakukan semua ide gila bin ajaib ini. Sekali lagi… Author melarang keras para reader untuk mencoba setiap poin dalam tulisan ini. Ingat… ingat… ingat… TING.

Sehubungan dengan diselenggarakannya ujian akhir-akhir ini di segala instansi pendidikan di Indonesia, eh salah, maksudnya di Korea sono (Author ngarang). Dan ujian itu membuat otak para siswa jadi kriting… ting…ting, bahkan ada sebagian yang otaknya menjadi gimbal, mirip rambutnya mbah Surip (mbah Surip : Siapa yang memanggil namaku? ***suara mbah Furip dari alam kubur***; Author : ampun mbah… ***author langsung menciut***). Hal itu membuat author sedih (sampe nangis jumpalitan…?) sehingga author memutar otak (sampai berpusing-pusing) untuk mencari berbagai macam solusi untuk membantu para siswa. Hasilnya, author menemukan kiat-kiat sukses untuk berhasil dalam ujian.

Kalian pasti mau tahu kan? Iya kan…? Jangan bohong…, kalian pasti pengin tahu. betul tidak. Okelah kalo gitu, sebagai author yang baik hati dan gantheng (Penghuni WP langsung jekpot semuanya) aku akan menyampaikan kiat-kiat sukses ujian. CEKIDOT!!!

Pertama : Niat yang benar untuk mengikuti ujian. Jadi kalo mau ujian niatkanlah sungguh-sungguh. Jangan sampe besok ujian, malemnya malah bikin ep-ep.

Di asrama SHINee,

Semua member SHINee sedang sibuk mempersiapkan ujian yang akan mereka ikuti besok. Mereka menerapkan sistem SKS alias sistem kebut semalam. Maklumlah mereka termasuk artis-artis yang sibuknya minta ampun. Onew, Key, Jjong, Minho dan Taemin berada dalam sekolah dan kelas yang sama (author kembali ngarang) sehingga mata palajaran buat ujian besok pun sama.

Onew, sang leader sedang sibuk di dalam kamarnya mencari bahan-bahan ujiannya, buku, laptop, dan DVD(?). Kemudian dia langsung menuju ke tepat belajar favoritnya. Tempat yang ia anggap paling uenak di seluruh dunia untuk belajar yaitu di depan tipi.

“Aku berniat untuk mengikuti ujian besok. Semoga berhasil dan mendapatkan nilai yang sempurna. Amin.” Ucap Onew lirih sebelum membuka bukunya.

Semenit pertama Onew membuka buku, dia terlihat begitu serius membacanya. Dalam hitungan detik, satu lembar buku berhasil dilahapnya. Dua menit kemudian, rambut onew sudah mulai keriting-keriting bombay. Satu menit berikutnya, kepala onew mulai mengeluarkan asap tebal mirip wedhus gembel. Dan satu menit kemudian, DUUUUSSSSS…., otak Onew meledus.

“SORRY… FULL CAPACITY” >>> tulisan ini tertulis di jidat Onew.

Yah, Otak Onew hanya ampu bertahan selama lima menit. Onew langsung menyerah, menutup bukunya dan langsung beralih ke DVD.  Melihat cover DVDnya aja otak Onew langsung fresh kembali. (Tebak ayo DVD apaan? Author tidak akan menyebutkannya… silahkan mainkan imajinasimu). Dan, klik… layar tipi langsung menyala. Onew langsung mengambil posisi yang enak sambil senyum-senyum penuh makna.

“Yah, Hyung. Bukannya besok kita ujian, kok malah nonton DVD kayak gituan?” tanya Key saat melintasi ruang tipi dan mendapatkan hyungnya lagi senyum-senyum ampe kriting.

“Wae… Emang nggak boleh?” Onew sedikit kesal karena merasa terganggu.

“Boleh sih. Tapi kan besok ujian. Emang hyung sudah belajar?”

“Udah barusan, lima menit. Otakku nggak sanggup kalo lebih dari lima menit. Yang pentingkan tadi aku dah niat dengan sepenuh hati kok untuk ngikutin ujian besok. Emang kamu sendiri udah belajar key?”

“hehehe… kalo aku sih gampang.” Ujar key sambil memamerkan giginya.

“Wahh… emang kamu selalu daebak.” Onew mengangkat kedua jempolnya. “Bahkan kamu tambah daebak lagi kalo sedang masak, trus masak ayam.”

“Bilang aja hyung minta dimasakin ayam. Nggak usah pake nyanjung segala.” Key bersungut-sungut ria.

“Hehehe…,” Onew hanya cengingisan akal busuknya ketahuan.

“Oke lah hyung, aku masakin. sekalian untuk menghilangkan stresku.” Ujar key.

“Key…,” Kata Onew saat Key mau menuju ke dapur.

“Kamu keserempet bus ya?”

“Mwo…! Ani… wae…?” Key kaget dengan pertanyaan onew yang tiba-tiba aneh.

“Tuh… rambutmu botak sebelah. Bukannya itu bekas keserempet bus.” Kata Onew sambil menunjuk ke rambut botak Key.

GUBRAK…

Key langsung nyelonong ke dapur tanpa menghiraukan pertanyaan Onew. Sesampainya di dapur, Key langsung mengambil satu ekor ayam dari lemari es dan memotong-motongnya dengan ganas dan brutal. Key mambayangkan ayam itu adalah Onew.***ternyata imajinasi Key menakutkan***

Kedua : Persiapkanlah ujian dengan matang

Di kamar Minho,

Terlihat tiga manusia sedang sibuk menyiapkan ujian untuk besok, mereka adalah Minho, Jjong dan Taemin. Taemin terlihat begitu khusuk mempelajari setiap lembar demi lembar buku pelajarannya, bahkan nomer halamannya juga ikut dihapalkan. Sedangkan Minho dan Jjong sibuk menyalin catatan yang dianggap penting ke dalam sebuah kertas ajaib.

“Yah… Minho-ah, kamu nyatet yang bagian belakang aja.” ujar Jjong sambil menunjukkan halaman yang dimaksud.

“Ani… hyung, aku nggak ngerti. Mendingan hyung aja yang nyatet bagian itu.”

“Kita nggak harus mengerti, besok kita kan mau nyontek.”

Mendengar kata mencontek, telinga Taemin bergerak-gerak gak jelas. Sinyalnya begitu jelas.

“Hyung…, kalian mau mencontek? Kok aku nggak diajak.”

Jjong dan Minho saling menatap penuh takzim. Baru kali ini taemin mau ikut gabung dalam rancana busuknya.

“Bentar…,” ujar Minho. Kemudian Minho menempelkan punggung tangannya di dahi taemin. “Jidat kamu nggak panas  kok.”

“Maksud hyung?”

“Yah… tumben aja, kamu kan belum pernah ikut kita dalam konspirasi rahasia seperti ini. Masak nggak ada hujan nggak ada angin kamu malah mau ikut.” Jjong membantu Minho menjelaskan.

“Sekali-kali kan boleh hyung. Masak aku jadi orang polos terus. Aku kan juga ingin merasakan jadi orang busuk seperi Jjo-hyung dan Minho-hyung. hehehe…,” ujar taemin dengan nyengir kudanya.

“Mwo… busuk?” Minho dan Jjong kompak.

PLETAK… PLETOK…

“Awwww… sakit hyung. Kenapa sih hyung hobi banget nge-jitakin kepalaku, apalagi si Onew hyung.” taemin bersungut-sungut sambil mengelus-ngelus bekas jitakan Jjong dan Minho.

(“Hatchhiiiiii…., siapa yang ngomongin aku ya. Pasti karena aku terlalu ganteng.” Batin Onew yang lagi menyantap paha ayam, karya Key, di ruang tipi.)

“Karena isi kepalamu itu yang sedikit bermasalah.” Ujar Minho.

“Yah…, kenapa kalian berantem. bukannya belajar.” Kata Key yang telah berdiri di ambang pintu.

Semua mata langsung tertuju pada sosok Key.

“Mwo…?” Key mulai tidak enak menerima tatapan yang aneh.

“Key… sejak kapan kamu nangkring disitu. Mirip jelangkung aja, datang tak dijemput pulang tak diantar.” Ujar Jjong.

“Enak aja mirip Jelangkung.” Key tidak terima.

“Aigooo…udah dech nggak usah bahas jelangkung lagi. Aku masih trauma.” Minho mengacak-ngacak rambutnya sendiri yang mendadak terasa gatal.

Taemin hanya tersenyum-senyum gaje mendengar ucapan Minho. “Trus… aku boleh ikut ya…?” Taemin mulai merengek.

Minho dan Jjong menganggukkan kepala. Tidak kuat melihat wajah memelas Taemin.

“Asyiiiikkkk…, aku nggak usah belajar.” Senyum taemin mengembang lebar.

“Kalian ngapain?” Key penasaran dan mulai ikut bergabung.

“Ini Hyung, kami lagi melakukan persiapan untuk ujian besok. Bikin kertas contekan.” Ujar taemin polos.

“Aigooo… bukannya kalian belajar yang benar, malah bikin contekan. Apa jadinya negara kita kalo semua siswa kayak kalian. Rasanya percuma leluhur kita berjuang mati-matian… bla…bla…bla…” Key mulai berkhotbah. Sedangkan Taemin dan minho menundukkan kepala penuh hikmad.

“Key… kamu mau ikutan juga nggak?” Ujar Jjong setelah key menyelesaikan khotbahnya.

“PASTI DONG…,” Jawab key dengan semangat empat lima.

GUBRAK…, Taemin dan Minho langsung nyungsep sempurna.

Ketiga : Ada pepatah yang menyatakan bahwa “posisi menentukan prestasi”

Di sekolah SHINing Internasional Skul (SIS).

Semua siswa SIS dilanda kecemasan yang begitu hebat hingga tidak ada satupun diantara mereka yang terlihat menyunggingkan sebuah senyuman. Mereka terlihat seperti zombi yang sedang membawa buku, mengahapal pelajaran.

Namun hal itu tidak berlaku bagi siswa SIS yang ini, mereka adalah Onew, Jjong, Key, Minho dan Taemin. Mereka malah tebar-tebar pesona di depan para siswa zombi itu sambil menyanyikan lucifer. Yah… begitulah kalau persiapan yang mereka lakukan sangat maksimal (?).

“Onew hyung, kok kamu ikutan senyam-senyum segala. Bukannya hyung nggak ikut dalam konspirasi kita.” Ujar Jjong yang melihat onew masih tebar-tebar pesona.

“Enggak ikut juga nggak apa-apa. Tadi malem aku telah menemukan cara yang sangat jitu dari DVD yang aku tonton. Hehehe…,” Onew mengeluarkan tawa iblisnya.

“Bagidong….!!!” Pinta Key.

“Oke… kita bikin kesepakatan. Kita lakukan konspirasi ganda, gimana?”

“Maksudnya?” Taemin masih belum nyantol.

“Kalian kan punya rencana kospirasi sendiri dan aku punya rencana sendiri. Nah rancana kita digabungkan untuk memperoleh nilai sempurna, gimana? Aku yakin pasti berhasil sempurna.”

“Oke kita setuju.” Jjong, Minho, Key dan Taemin langsung bersorak-sorak gembira.

Hahahahahaha…., ditambah dengan tawa iblis Onew.

Di ruang kelas.

Saat suasana ujian, tempat duduk siswa biasanya diatur ulang oleh pihak sekolah untuk mencegah kospirasi busuk para siswanya. Meskipun cara tersebut tak selamanya berhasil seratus persen, tapi dapat menurunkan tingkat “kriminalitas” secara signifikan.

“Waaaaa…. kenapa aku duduk disini.” Key langsung histeris ketika melihat tempat duduknya jauh dari teman-teman konspirasinya.

Tapi tidak dengan yang lainnya, mereka senyum-seyum penuh kebahagiaan. Jjong duduk sebagai sentral (maksudnya dibagian tengah). Disebelah kanannya minho, sebelah kirinya taemin, sebelah belakangnya Onew dan di depannya Jihoon. Lah key dimana? Key berada di depannya Jihoon.

“Jihoon-ah, kamu pindah kesini.” Key mengeluarkan suara lucifernya.

Jihoon langsung keder, nyalinya ciut hingga mirip upil. “Mianhe key, aku takut dimarahin Park soensengnim.” Kata Jihoon patah-patah, mirip goyangannya Anisa Bahar.

Keempat temannya hanya memperhatikan Key dengan senyum-senyum penuh kemenangan. Karena mereka tahu akhir dari adegan yang mereka lihat.

“Baiklah, kalo kamu lebih takut sama park soensengnim,” ujar Key. “Jangan salahkan aku kalo…”

“Iya Key, aku akan pindah.” Ujar Jihoon lemah dengan menundukkan kepalanya.

“Key… selamat datang. Posisi kita tlah sempurna.” Jjong mengulurkan tangannya.

Key langsung menjabat tangan Jjong. Taemin, Minho dan Onew juga ikut mengulurkan tangannya.

“KONSPIRASI GANDA SIAP BERAKSI….,” Ujar mereka kompak.

Keempat : Kalo mau mencontek lakukanlah seprofesional mungkin

Beberapa menit kemudian bel masuk pun meraung-raung di seantero SIS. Semua siswa langsung menempati kursi panas masing-masing, tak terkecuali dengan para SHINee member. Dan Park Soensengnim pun telah menempati kursi dinginnya di depan kelas, sebagai pengawas ujian.

Meskipun Park soensengnim terkenal sebagai guru yang paling disiplin sebagai pengawas, namun bagi Jjong C.S. tak akan pernah memperngaruhi konspirasinya. Dan terbukti, beberapa kali konspirasi Jjong lolos sensor.

“Oke, kumpulkan tas kalian di depan kelas!” pinta Park Soensengnim sebelum membagikan kertas ujian.

Jjong, Minho, Taemin dan Key langsung menaruh tasnya di depan kelas dengan percaya diri. Onew, masih sedikit bingung antara melanjutkan niatnya atau tidak. Dan akhirnya Onew mengambil sebuah buku di dalam tasnya dan menaruhnya di kolong bangku, untuk contekan. Setelah itu dia langsung mengumpulkan tasnya sebelum Park soensengnim menyadari gelagatnya yang mencurigakan.

Setelah semua tas nangkring di depan kelas, Park Soensengnim langsung membagikan kertas ujian ke masing-masing bangku. Jjong menerima kertas soal dengan senyum bling-bling ria. Key melihat kertas soalnya dengan senyuman lucifer. Minho melihat setiap nomer soal dengan senyuman penuh karisma. Taemin terlihat begitu sumringah karena nilai seratus telah berada di tangannya. Sedangkan Onew tanpa ekspresi, namun dalam hatinya Onew tertawa penuh kemenangan.

“Kalian memiliki waktu seratus dua puluh menit untuk mengerjakan semua soal dan jika ada yang selesai sebelum waktunya, diperbolehkan untuk meninggalkan ruangan ujian.” Ujar Park Soensengnim setelah selesai membagikan kertas soal.

“Park Soensengnim!” taemin mengankat tangannya.

“Ya Taemin-ssi.”

“Bolehkan saya minta izin?” Semua siwa dibuat bingung dengan pertanyaan taemin. Ujian baru dimulai kok langsung minta izin.

“Izin apa?” Tanya park soensengnim yang tak kalah bingungnya dengan siswa yang lainnya.

“Saya mau minta izin untuk mencontek. Saya sudah semalaman bekerja kerasa untuk membuat contekan sampai tidur jam tiga pagi.” Ujar taemin dengan wajah penuh harap.

GUBRAKKKK…

Jjong, Minho dan Key langsung terjungkal dari kursinya, sedangakan Park soensengnim langsung membentur-benturkan kepalanya ke tembok di depan kelas. Para siswa di ruangan itu hanya melihat taemin dengan tatapan cengo.

Dasar tidak profesional,” gumam onew dalam hati.

“Taemin-ssi, selama ujian dilarang mencontek dengan alasan apapun. Ayo kumpulkan kertas contekanmu di meja saya.” Park soensengnim menunjuk ke arah mejanya.

“Ne… Soensengnim.” Taemin langsung mengumpulkan kertas contekannya di meja park seonsengnim. Dan kembali ke bangkunya dengan wajah ditekuk, lesu.

Jjong, Key dan Minho langsung berkeringat dingin mendengar pengakuan taemin yang tak terduga. Di luar perkiraan mereka.

“Jjong-hyung, Key-hyung, Minho-hyung… kata Park soensengnim nggak boleh nyontek loh.” Ujar Taemin saat tiba kembali di kursinya.

GUBRAK… GUBRAK… GUBRAK…

Jjong, Key dan Minho kembali terjengkang dari kursinya. Suara Taemin tidak terlalu keras, namun cukup untuk di dengar oleh semua penghuni kelas termasuk park soensengnim.

Jjong hanya bisa pasrah, dalam hatinya dia bersumpah tidak akan pernah mengajak taemin masuk lagi ke dalam konspirasinya. Senyuman lucifer key langsung melenyap seketika. Dan karisma minho langsung luntur.

“Jonghyun-ssi…, Key-ssi…, Minho-ssi…!!!” Park Soensengnim melayangkan tatapan mata elangnya.

“Ne… soensengnim.” Jawab Jjong, key dan Minho kompak.

Tanpa harus diminta lagi Jjong, Key dan Minho langsung mengumpulkan kertas contekannya di meja Park seonsengnim. Kegagalan ujian langsung membayang di wajah mereka berempat. Tapi tidak bagi Onew.

Kelima : Lakukanlah kerjasama yang baik dan saling menguntungkan.

Setelah kejadian yang tak terduga dari taemin, akhirnya ujian pun dimulai. Semua siswa terlihat stress ketika melihat soal yang tak bisa mereka kerjakan. Sedangan Jjong, Key, Minho dan Taemin stress ketika melihat setiap soal, karena tidak ada satupun yang mereka bisa kerjakan. Sedangkan Onew terlihat sangat sibuk dengan contekannya yang lolos sensor dari Park soensengnim.

Sebagai laeder yang baik hati, onew juga menyalurkan bantuan jawaban ke member yang lainnya. Onew menyampaikan jawabannya melalui Jjong, sebagai center dan disebarkan ke ketiga member yang lainnya. Kerjasama yang bagus kan?

Jjong pun juga tidak tinggal diam, dia menghalangi tatapan elang park soensengnin dengan tubuhnya sehingga Onew bebas untuk melakukan aksinya. Sesekali Jjong memberikan kode ketika Park Soensengnim sedang menatap ke arah mereka.

“Jjong-ie, bahumu seksoy kalo dilihat dari belakang. Mirip dengan dada ayam, rasanya pengen aku emut. Hehehe,” bisik Onew ke Jjong.

PLETAK…, Bolpen Jjong melayang ke arah Onew.

“Jangan berpikiran yang aneh-aneh, cepat cari jawabannya.” Jjong hanya bersungut-sungut. Padahal di dalam hatinya di merasa senang karena ada yang menyadari keseksoyan bahunya.

“Kalian jangan ribut, saya mau ke toilet dulu.” Ujar Park Soensengnim. Dan beliau langsung meninggakan ruang kelas.

“Asyiiikkkk….,” batin Onew berteriak penuh kemenangan.

Melihat Park Soensengnim lenyap dari ruang kelas, Onew merasa jauh lebih leluasa menjalankan aksinya. Bahkan secara terang-terangan di menaruh bukunya di atas bangku. Dan Jjong tidak harus melingdungin Onew lagi.

“Onew-hyung, kata Park Soensengnim…”

“Diam..,” onew membentak Taemin sebelum sempat menyelesaikan kalimatnya.

“Onew-ssi…”

“Diam…!!!” Onew mulai kesal.

“Bukan aku kok…,” jawab Taemin.

Nah lo, siapa coba? Ketika Onew melihat kearah datangnya suara, Onew mendapati kepala Park Soensengnim telah nangkring di jendela. Ternyata park soensengnim mengawasi ujian dari luar kelas melalui jendela. Dan anehnya tidak ada yang menyadari keberadaan Park soensengnim.

“Onew-ssi… apa itu?”

“Buku… Park soensengnim.” Jawab Onew lirih.

“Kok tidak dikumpulkan di depan kelas.”

“Soensengnim bilang tadi cuma tasnya saja yang dikumpulkan. Ehhmmm… tadinya aku mau kumpulkan, tapi lupa.” Onew mulai mencari alasan.

“Taruh di meja saya, Sekarang!!!”

“Ne… soensengnim.” Jawab Onew lunglai.

Beberapa saat kemudian ujian selesai, dan wajah ke lima member SHINee benar-benar kusut mirip benang kusut, mirip cucian yang belum di setrika. Ujian kali ini benar-benar gagal, tidak sesuai dengan bayangan mereka sebelumnya.

“Ahhh… pasti kita ikut ujian perbaikan nih.” Ujar Jjong lesu, dan diaminin oleh member yang lainnya. Amin.

END.

49 responses to “Kiat-Kiat Sukses Ujian

  1. somplak banget ya nih ff haha
    rasanya mau bunuh si taemin, gara-gara dia konspirasinya jadi gagal😛

  2. taemin!!!!!
    Merusak acara konspirasinya garagara poloss,,,

  3. satu kata yg tiba-tiba aku benci
    POLOS
    d_ _b daebak bgt kepolosan taem oppa, gak ada yg nandingin

  4. >.< polos bgt bwahahahahaha lucu2😀
    klo ujian sama shinee dijamin ga naek bwahahahhahahaha

  5. sherleyesther

    Aku klo ujian mandarin pake cara di FF ini berhasil! Akhirnya aku dapat nilai 82 Hahahahahaha !!! Thanx buat tipsnya jihoon ahjussi!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s