[Mistery] Silent – Full Version

Author : Park Jihoon

Main Cast : SHINee

Genre : Misteri, Komedi.

Lenght : OneShot

NB : Mari kali ini kita main tebak-tebakan Oke !!! Sedikit Misteri.

$$$

Onew, sebagai leader SHINee mengumpulkan semua member di ruang tengah dorm, tempat yang sering digunakan untuk rapat non-resmi. Mereka terlihat lelah sekali karena habis pulang syuting sebuah acara variety show. Selain itu, kelelahan karena konser tunggalnya juga masih sangat terlihat di wajah mereka, meskipun mereka sering menutupinya dengan senyuman jika tampil di depan kamera.

“Oke kalo gitu aku akan mengabsen dulu,” penyakit sangtaenya Onew kambuh mendadak.

“Jiah…, Onew-hyung emang di sekolahan pake absen segala.” Taemin protes.

“Becanda…, soalnya aku lihat muka kalian pada kusut, kisut kayak ikan pesut.” Ujar Onew dibarengin dengan senyum sangtaenya.

“Garing ah…,” Key ikut nimbrung.

“Apa Giring…??? Giring Niji kan? aku ngepen banget loh sama dia, apa lagi lagunya yang laskar pelangi. Aku juga ngepen ama rambutnya yang kriting-kriting mirip rambut enstein gimana gitu. Selain itu, kalo beraksi dipanggung…beuuuhhh mantap.” Jjong nyerocos kayak talang bocor.

“Jjong-ie… mau ngelawak? Noh ke OVJ aja temenin  si Sule.” Ujar Key ketus. Jjong langsung diam medadak.

“Oke, stop perkelaminan kalian !!!” Onew berusaha melerai.

“PERKELAHIAN..!!!” Ralat Minho dan Taemin kompak. Kemudian mereka saling menatap heran, ~sing~.

“Iya aku tahu. Oke, langsung aja ke inti yang ingin aku sampaikan.” Onew mulai serius. Yang lainnya pun ikut serius.

Kemudian Onew malanjutkan. “Karena keberhasilan konser tunggal kita, pihak manajemen memberikan kita libur satu hari penuh, besok.”

“Kok cuma satu hari sih hyung?” Taemin protes.

“Iya kok Cuma satu hari. Satu hari bisa buat apa coba? Jalan-jalan ke Indonesia, nggak mungkin.” Key ikut nyablak.

“Iya betul…, mana besok Sekyung juga sibuk. Percuma dong, nggak bisa kencan.” Jjong ikut sok sedih.

“Asyiiiikkk…, besok aku bisa tidur seharian.” Kata Minho dengan senyum kebahagiaan. Saat yang lainnya protes, ternyata ada satu yang berbahagia dengan libur satu hari.

“Dasar tukang molor.” Key mendengus.

“Nggak apa-apa dari pada tukang kolor?” Minho tidak mau kalah.

“Karena itulah aku mengumpulkan kalian. Mungkin kalian ada ide buat bikin acara untuk besok biar liburan kita ini lebih bermakna dari hanya sekedar molor.” Onew melirik ke awah Minho saat mengatakan kata molor.

Shopping yuk!!!” kata Key dengan semangat empat lima.

Yang lainnya hanya tertunduk lesu dan menggeleng kompak.

“Key-hyung, kita lagi capek. Kalau kita Shopping bukannya malah tambah capek. Apalagi kalo nemenin Key-hyung pasti betisku ntar berubah jadi kayak kaki gajah.” Taemin protes.

“Terus?” Onew melirik ke arah Taemin.

“Aku punya ide.” Suara Minho membuat yang lainnya pada kaget.

“Ide apa?” Tanya Onew. Yang lainnya ikut mendekatkan kepalanya ke arah Minho.

“Bagaimana kalo kita mengadakan Liga PS (Sepak bola)? Yang kalah seperti biasa, harus mentraktir kita selama satu minggu. Gimana?”

“Siiippp, aku setuju.” Taemin yang baru belajar PS dari Minho sangat antusias.

“Aku setuju aja deh, toh my chagi sedang sibuk syuting.” Jjong ikut menyetujui.

“Aku juga setuju, aku ingin mengalakan si Minho.” Key tak kalah antusiasnya.

“Oke deh kalo gitu, besok kita mulai acaranya jam sembilan.” Ujar Onew tak bergairah.

“Onew hyung kok nggak semangat sih?” tanya Taemin.

“Yah…, paling dah ketahuan siapa yang bakalan kalah.” Jawab Onew.

“Kok Onew hyung kalah sebelum bertanding. Ayo semangat!!!”

“Buktinya setiap ada liga PS pasti aku yang kalah.”

“Makanya hyung, besok berusaha sekuat mungkin supaya tidak kalah lagi.” Minho memberi semangat.

“Oke, rapat ini aku tutup.” Ujar Onew, tanpa gairah.

Kemudian semuanya kembali menuju kamarnya masing-masing, untuk melepaskan lelah yang menggelayut di tubuh mereka. Beberapa saat kemudian suasana dorm benar-benar sunyi.

$$$

Sesuai dengan kesepakatan pada malam sebelumnya, para member SHINee telah berkumpul di ruang tengah di depan tipi yang segede gadang untuk bertanding Liga PS. Meskipun hanya liga PS, namun mereka telah melengkapi dirinya dengan atribut bola negara kesayangannya masing-masing, bahkan pipi mereka di gambar berdera korea. Dan Key juga telah menyiapkan makanan ringan sebagai camilan buat yang sedang menunggu giliran untuk bertanding.

“Ayo kita undi dulu. Pertandingan kali ini memakai negara-negara eropa sebagai team. Dan kita memakai sistem seperti biasanya yaitu full kompetesi. Siapa yang nilai poinnya paling rendah, itulah yang kalah. Sebagai hukumannya harus mentraktir yang menang selama satu minggu full.” Ujar Minho saat mau memulai pertandingan.

Beberapa saat kemudian, hasil undiannya telah diketahui. Keseluruhannya ada sepuluh pertandingan. Pertandingan pertama Minho lawan Onew. Kedua Key sama Jjong, ketiga Taemin sama Onew. Hingga pertandingan terakhir yaitu antara Key dan Taemin.

Kemudian pertandingan pertama pun dimulai yaitu antara Minho dan Onew. Onew terlihat tidak semangat, karena belum apa-apa dia langsung bertemu dengan sang juara bertahan. Sedangkan Minho mulai memamerkan senyum kemenangannya.

“Onew-hyung, ayo semangat!!! HWAITING!!!” Taemin berteriak dari atas sofa.

“Tamin-ah, jangan kencang-kencang ntar bisa dilaporin ke pak RT sama tetangga sebelah.” Ujar Key sambil menikmati camilan.

“Mianhe…,” jawab Taemin.

Minho dan Onew mulai memainkan sticknya masing-masing. Minho memakai Spanyol sebagai teamnya dan Onew memakai Inggris. Saat permainan berlangsung dua menit, Minho langsung mencekat gol.

“GOOOLLLLLL…,” Taeriak Minho sambil mutar-mutar di tempat duduknya.

“Aih… lebay banget sih.” Onew hanya bisa menggerutu lesu.

Beberapa saat kemudian pertandingan selesai, dengan kemenangan untuk Minho 5-0 tanpa balas. Minho senyam-senyum menebarkan pesonanya sedangkan Onew tertunduk lemas meratapi nasibnya satu minggu ke depan.

“Onew-hyung, semangat dong! Kan masih ada pertandingan yang lainnya. Nih, sudah aku masakin ayam goreng.” Ujar Key sambil menyodorkan sekotak ayam goreng.

“Wah…, Key kamu emang teman yang selalu bisa mengerti aku.” Onew terlihat bersemangat kembali.

“Oke, setelah makan jangan lupa bayar ya!”

“Ah…, sialan.” Gerutu Onew sambil melahap ayamnya.

Kemudian pertandingan kedua pun dilanjutkan, antara Jjong dan Key. Level permainan keduanya bisa dibilang hampir sama. Onew dan Taemin langsung memberikan dukungannya pada Key.

“Victory… victory… vintory… Kim Kibum, Victory… victory… vintory… Kim Kibum!!!” Onew dan Taemin kompak menyanyikan yel-yel buat Key.

“Jonghyun… Jonghyun… Jonghyun…,” Minho berteriak-teriak sendirian.

“Huuuuuu….,” Onew dan Taemin kompak meneriakin Minho.

Suasana semakin panas, padahal pertandingan belum dimulai. Key memilih Belanda sebagai teamnya, sedangkan Jjong memilih Itali.

“Siap-siap Jjong-ie…, tiga kosong.” Ujar Key penuh percaya diri.

“Nggak mungkin. Kita lihat saja.” Jjong tidak terima.

Kemudian pertandingan dimulai, Key dengan percaya diri langsung menggerbrak pertahanan Jjong. Sedangkan Jjong sedikit kaget dengan permainan Key yang tidak seperti biasanya. Jjong berusaha bertahan mati-matian, sampek jempolnya pegel.

“Bagus, Key-hyung. Ayo habisin si Jjong-hyung, karena telah selingkuh dengan Sekyung-nuna.” Ujar Taemin penuh nafsu.

“Ayho..khey, banthai sajha.. jhangan khasih amphun.” Kata Onew dengan mulut penuh dengan ayam.

Minho hanya bisa gigit jari, karena Jjong dalam kondisi yang terdesak. “Jjong, ayo semangat!! Awas kalo kalah entar aku laporin sama Sekyung-nuna biar kamu dipecat jadi pacarnya.”

Mendengar kalimat Minho, Jjong kembali semangat karena takut dilaporin beneran sama Minho.

SSSSSSTTTTTTTTTTTTTTTT…, tiba-tiba terdengar suara dengan gelombang infrasonik. Tidak ada seorang pun yang mendengarnya kecuali yang mengeluarkan suara tersebut.

Pertandingan antara Key dan Jjong berlangsung ketat, belum ada yang mencetak gol. Tiba-tiba konsentrasi Key terpecah, hidungnya yang tajam mencimun sesuatu yang amat busuk.

“Hefst…hefst…hefst…,” hindung Key mengendus-ngendus, memastikan bau yang ditangkap hidungnya. “Hoeks…,” tiba-tiba perut Key berkontraksi.

“Gooollllll…,” Jjong berhasil mencetak gol saat konsentrasi Key berantakan.

“Siapa yang kentut?” Tanya Key sambil menyumbat hidungnya.

Mendengar pertanyaan Key, kontan semuanya memusatkan konsentrasinya pada hidung. Dalam hitungan detik, “Hoeks.” Semuanya  lari menyelamatkan diri.

“Loh, kok kalian pada lari semua. Jadi siapa yang kentut?” Tanya Key heran saat mengetahui semunya ikut menyelamatkan diri.

“Taemin kali, ayo ngaku!” Tuduh Onew tanpa bukti.

“Enak aja, kentutku nggak bakalan bau busuk kayak gitu. Minho-hyung kali, diakan sering kentut saat tidur.” Tamien tidak terima dengan tuduhan Onew dan melemparnya pada Minho.

“Apa lo bilang?” Minho langsung naik pitam. “Kentutku nggak mungkin busuk seperti itu. Masak orang berkarisma kayak aku kentutnya bau, apa kata dunia? Si Jjong-hyung noh, dia kan punya motif untuk merusak konsetrasi Key-hyung agar bisa mencetak gol.”

“Aihhh, lo jangan menuduh orang sembarangan. Yodong-yadong (?) begini aku masih punya sportifitas yang tinggi.” Jjong tidak terima. “Onew-hyung tuh yang sering makan ayam goreng.”

Onew nggak terima ayamnya dijadikan alasan. “Enak aja, bau ayam goreng itu harum tahu, baunya menggugah selera. Nggak mungkin orang yang makan ayam goreng itu kentutnya bau. Sekali lagi kamu menyalahkan ayamku, awas ya!!!

“Aduh, Kok saling menyalahkan gini?” ujar Key bingung. “Udah-ah nggak usah dibahas lagi. Toh baunya sudah hilang.” Ujar Key sebelum ada pertikaian berdarah. Dan kemudian mereka kembali melanjutkan pertandingan.

Someone POV

Aduh, kenapa perutku rada-rada aneh gini ya? Tidak seperti biasanya. Apa ada sesuatu yang salah dengan perutku ini, atau ada yang salah dengan apa yang aku makan? Perasaan, normal-normal saja. Tapi untunglah suaranya tidak terdengar.

Hehehe… rasakanlah pembalasanku. Emang enak mencium bau neraka? Ternyata aktingku benar-benar sempurna, tidak ada yang bisa menuduhku. Kalau tahu begini mendingan aku menjadi actor saja, dari pada jadi  penyanyi. Dengan aktingku yang brilian ini, aku pasti akan mendapatkan piala oscar.

Tapi aku harus hati-hati, kalo ketahuan bisa mampus aku dikeroyok massa. Apalagi disini ada yang penciumannya tajam, seperti ajing saja. Namun hal itu tidak akan bisa membuktikan aku sebagai pelakunya selama aktingku sempurna. Hehehe…

End POV

“Ayo kita lanjutkan lagi!” Ajak Key. Namun jauh dalam lubuk hati Key masih penasaran dengan pelaku yang tadi mengeluarkan bau busuk.

“Ayo…,” jawab Jjong semangat. “Aku unggul ya, satu kosong.” Katanya kemudian.

“Jiah…, yang tadi itu nggak dihitung. Kan aku terkena musibah.” Key tidak terima.

“Iya aku juga nggak setuju,” Onew mendukung Key.

“Kita juga sama-sama kenak kok, suruh siapa hidung Key-hyung lebih tajam.” Minho membela Jjong.

“Ya udah enggak apa-apa…, aku pasti bisa membalasnya.” Key akhirnya mengalah. “Awas ya! Entar kalo ketahuan siapa pelakunya, jangan harap bisa hidup.” Batin Key.

Kemudian pertandingan dilanjutakan. Key berusaha mati-matian untuk membalas kecolongan gol sebelumnya, namun pertahanan Jjong terlalu kuat. Setelah unggul 1-0, Jjong berusaha mati-matian untuk bertahan. Dia hanya mengandalkan serangan balik.

“Victory… victory… vintory… Kim Kibum, Victory… victory… vintory… Kim Kibum!!!” Taemin dan Onew kembali menyemangatin Key.

Tiba-tiba,

SSSSSSTTTTTTTTTTTTTTTT…, Suara infrasonik itu terdengar kembali.

Key terus menyerang, tak memberi peluang sedikitpun pada Jjong untuk menyerang. Memaksa Jjong untuk bertahan mati-matian. Kemudian pemain Key sudah bisa menerobos ke wilayah pinalti dan… sayang tendangannya jauh dari gawang. Tiba-tiba Key kembali mencium bau busuk, menyebabkan konsentrasinya buyar kembali.

“Gooolllll…., dua kosong.” Ujar Jjong hesteris.

“Siapa yang kentut lagi?” tanya Key berang.

Semuanya kembali memusatkan pada hidungnya dan “Hoeks.” Semuanya menyelamatkan diri.

“Siapa yang kentut? Ayo ngaku!” Key mulai hilang kesabaran.

“Minho kali,? Onew kembali menuduh tanpa bukti.

“Anio… enak aja. Tuh, si Taemin.” Minho melemparkan ke Taemin.

“Ani…,” Taemin menggeleng kepala. “Jjong-hyung…,” ujar Taemin pelan.

“Sialan…, kenapa harus aku? Onew-hyung tuh.” Jjong melirik ke Onew.

“Enak aja, kamu kan memiliki motif yang lebih kuat dari yang lainnya. Biar kamu bia menang  kan dari Key?” Onew mulai mengeluarkan analisanya.

“Aiiihh, kalian main lempar aja. Kalo kalian nggak ada yang mau ngaku, lihat aja kalo katahuan. Kalian pasti akan mati.” Ancam Key. Namun tetap tidak ada yang mau ngaku.

Semuanya terdiam dan hanya melemparkan pandangan satu sama lain. Semuanya bungkam.

“Aiihhh…, Aktingku emang sempurna.” Seseorang bergumam dalam hatinya.

Ketika bau tersebut telah dinetralisir oleh alam, akhirnya mereka kembali melanjutkan pertandingannya. Key kembali menelan kekesalan karena harus kebobolan dua gol akibat ulah seseorang yang tidak bertanggung jawab. “Awas kalo sampe ketiga kalinya,” gumam Key geram.

Tiba-tiba di otak Key terlintas suatu rencana untuk mengungkap pelakunya. “Hehehe…, kali ini kamu tidak akan berhasil lolos.” Key tersenyum penuh kemenangan saat membayangkan pelakunya tertangkap.

>>>> Ini kelanjutannya.

Permainan kembali dilanjutkan, dan Key berhasil memperkecil skor menjadi 1-2. Taemin dan Onew kembali bersemangat untuk memberikan dukungan pada Key. Taemin dan Onew juga berusaha sekuat mungkin mengacaukan konsentrasi Jjong.

“Sebantar,” Ujar Key dan mem-pause game yang lagi berlangsung. “Aku mencium bau busuk lagi.”

Semuanya langsung memusatkan konsentrasi pada hidungnya masing-masing.

“Ini pasti perbuatan Minho-ah.” Onew kembali melancarkan tuduhannya.

“Anio…,” sangkal Minho. “Aku….”

“Onew-hyung, kamu pelakunya kan?”  Ujar Key, sebelum Minho memberi alasan.

“A.. a… apa yang kamu katakan?” Jawab Onew gelagapan. “Mana mungkin aku pelakunya?”

“Sebenarnya tadi aku tidak mencium bau apa-apa. Aku hanya ingin menjebak pelaku yang mengeluarkan gas busuk tadi.”

“Terus kenapa kamu menuduh aku?” tanya Onew tidak terima.

Jjong, Minho dan Taemin hanya menyimak pembicaraan dan sangkalan antara Key dan Onew.

“Biasanya pelaku itu selalu berusaha untuk menuduh orang lain sebelum dirinya menjadi tertuduh. Alias mencari kambing hitam. Dari tadi aku perhatikan, setiap ada kejadian Onew hyung yang selalu menuduh seseorang terlebih dahulu.”

“Yeee…, aku kan cuman menebak. Siapa tahu benar.” Onew masih berkilah. “Terus apa buktinya?”

Mendengar pertanyaan Onew, Key tidak berkutik. Key juga mengetahui kalo dirinya memang tidak memiliki bukti yang sangat kuat. Key terdiam.

“Hehehe…, hampir saja terbongkar. Aku memang harus memuji bakat aktingku yang sangat luar biasa ini.” Suara batin seseorang. Tiba-tiba dia merasakan sesuatu yang aneh dengan perutnya, ada dorongan yang kuat untuk keluar. “Aduh… jangan sekarang. Jaaaaa….!”

DUUUUUTTTTTTTT…..

“ONEW-HYUNG….!!!” Teriak ke empat namja itu. “JADI KAMU PELAKUNYA KAN???” Ujar Key dengan tatapan ingin membunuh. Jjong, Key dan Taemin juga tak kalah berangnnya.

“Anio…, cuman kali ini kok.” Onew masih berusaha mengelak.

BAK… BIK… BUK…. PLAK… BRAK… BRUK… DUAAARRRR….

Semua alasan Onew sudah tidak bisa diterima. KDRT pun sudah tidak bisa dielakkan lagi.

“Ampun…,” ujar Onew memelas.

“Ampun? Setelah aku kebobolan dua kali? Terima ini…!” Ujar Key.

BUK……. NGIIINNNNGGGGG………. CLING.

Onew melayang kelangit ke tujuh dan menjadi bintang. >>> (Author kebanyakan nonton pokemon)

“Dasar tukang kentut,” ujar Key kesal.

END

Ayo Siapa yang bisa menebak pelakunya dengan benar??? Acungkan jempol… eh… telunjuk!!!

Selamat bagi yang telah berhasil menebaknya…. hadiahnya jangan minta ke aku OK!!! hahahaha…

GUMAWO.

136 responses to “[Mistery] Silent – Full Version

  1. yah…*pdhl aq and Onew ketawa girang*
    wehhh…
    makin baik nih…:)

  2. aku malah nebak Key di awal cerita, di akhir cerita nebak si Onew-lah. Dari POV-nya ketahuan😀

  3. aku kirain si jong biar dia bisa menang..
    hahahaha

  4. kok hadiahnya kentut onyu sikh???
    NGGAAKKK MMMAAUUUU.. bau..
    kenapa hadiahnya nggak onyu aja? (PLLAKK).
    Nice FF~

  5. kalo hadiahnya onyu..
    aku kasih 1.0000000000000000000 juta miliar deh….
    kekekekekekekeke (kebanyakan 0 nya).
    *readersarap*

  6. Memang Oppa Suka Nonton Pokemon Gitu?
    Keanak anakkan bgt.. (PLLAKK *digampar Jihoon Oppa*)
    oh ya , aku kira dari awal Oppa itu cewek lhoo.. soalnya namanya Jihoon
    namanya kaya cewek.
    kekekekekeekke.. kenapa sih FF Oppa ini slalu ada kentut kentut gitu?
    terutama si onew…
    hhehehehe…

  7. haiii aku reader baruu

    ceritannya sungguh menghibuuuuur ,,,,hahha

    aku kira minho yang kentuut …tahunya Onew…hhehe

  8. hahahahaha
    ga tau mw komen apa#ditimpukin…
    gokil gokil….
    hehehehe

  9. Hahaha..aku kira si Ojong,,haha
    GOKIL!!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s