UFOz Village (Minho Vers.)

Author : Park Jihoon

Main Cast : SHINee

Fans : Kim Jing Su (Punya Gladiz Cassiopeia); Oh Hyun Young (Punya Minmaltese); Jang Ryeogeum  (Punya Rakun-ie); Shin Mi Sun (Punya shin_dini); Park Mi Young (Punya b4by zirienz); Lee Tae Sung (Punya taeminnieondubu); Park Han Mi (Punya Tannew); Song Hyerim (Punya ilmacuccha); Lee JinYoung (Punya Lee JinYoung ): Yoon Min-A (Punya Chacha_D’Lily); Yumi (Punya jymyuyumi); Choi Myung Ah (Punya Myungie); Jung Hyerin (Punya nyunyuu);  Thata 하늘 Yesung (Punya  thata 하늘 yesung); Kim Sooyun (Punya arinkpoplover); Choi Min’ah (Punya NyonyaMinho); Kwon Sang Mi (Punya sinthaeyon); Choi Minri (Punya fiiadino2115); Choi Minra (Punya YuMinho); Kim Minrin (Punya meirin); Kim Rae Kyo (Punya kim rae kyo); Shin HanA (Punya hanA); Song Hwa (Punya song hwa); Han Jae Rin (Punya Rin♥Hyun); Park Rae Sup (Punya magnaeshinee); Park Jihoon dan Lee Seungren (Punya Park Jihoon)

Genre : Komedi

Lenght : OneShot

Note : Berhubung lagi males ngambil setting di dalam dorm SHINee terus, akhirnya aku berpikir dan menemukan Bali. Semoga kalian Suka.

Selamat Reading…

$$$

Suasana Bandara internasional Ngurah Rai Bali terlihat begitu ramai seperti biasanya. Turis dari manca negara maupun domestik terlihat hilir mudik di dalam dan di luar bandara. Suara deru pesawat saat landing dan take off membuat polusi suara yang memekakan telinga. Cahaya jingga matahari sore membuat nuansa Bali banar-benar eksotis.

“BALI… BALI… BALI… BALI…,” Teriak Jjong, Onew, Key dan Taemin sambil menirukan gaya tari kecak.

Sedangkan personil yang satunya, Minho, hanya menatap keempat temannya dengan tatapan dongkol. Ingin rasanya dia menyumpal mulut temannya itu satu-satu dengan pasir pantai kuta. Muka Minho selalu dilipat saat berpapasan dengan orang lainya, maupun saat berpapasan dengan petugas bandara. Dan anehnya, semua orang tidak ada yang menyadari kalo kelima namja itu adalah idol korea yang begitu terkenal ke seluruh dunia.

“Minho-hyung, muka mu nggak usah dilipat gitu! Orang disini toh enggak mengenalin kita kok, Jadi kita bisa liburan dengan tenang. Kalo muka hyung dilipat mulu, entar kegantengannya bisa luntur loh.” Ujar Taemin saat keluar bandara.

“Bodoh amat,” jawab Minho dengan nada ketus.

“Minho-ah, sudahlah enggak usah dipermasalahkan lagi. Sekarang saatnya kita liburan, saatnya bersenang-senang.” Onew ikut khawatir dengan sikap Minho.

Minho hanya diam.

“Betul kata Onew-hyung, saatnya kita untuk bersenang-senang. Ikhlaskan aja, entar kalau kita dapat liburan lagi ke Indonesia kita akan ikuti kemauan kamu.” Jjong ikut menghibur Minho.

Minho kembali diam. Bola matanya mulai melirik ke arah Key.

Merasa di lirik sama Minho, Key membuang muka. “Udahlah, jangan sampe liburan kita rusak cuma gara-gara satu orang.” Ujar Key tak kalah ketusnya.

Perkataan Key membuat muka Minho tambah berlipat, semakin kusut. Onew, sebagai leader semakin sulit untuk membuat suasana kembali nyaman sebagai suatu grup. Jjong dan Taemin hanya membisu, takut membuat suasana semakin keruh. Dan kesunyian kembali menyelimuti mereka.

Beberapa saat kemudian sebuah mobil alfard hitam datang untuk menjemput mereka ke penginapan. Mereka langsung bergegas, membawa masing-masing barang bawaannya. Key dan Minho masih saling diam, tidak saling sapa. Setelah semuanya beres, mobil hitam itu langsung menyusuri jalanan kota meninggalkan bandara.

Flash Back

“YEEE…. kita dapat liburan ke Indonesia.” Onew melambai-lambaikan sebuah surat di tengah-tengah member lainnya yang sedang tanding PS.

“Jinjja hyung?” Key merebut surat dari tangan Onew.

Minho, Jjong dan Taemin juga begitu antusias saat melihat selembar surat dari manajemennya itu. Raut wajah mereka menggambarkan kebahagiaan yang sama saat mereka berada di atas panggung untuk menghibur semua orang.

“Tapi kita harus memilih antara Bali dan Jakarta.” Ujar Onew saat semuanya masih membaca surat tersebut.

“Bali, hyung.”Key begitu antusias saat menyebutkan nama Bali.

“Anio… Jakarta lebih bagus.” Minho tidak menyetujui pilihan Key.

“Jjong…, Taemin…,” Onew meminta pendapat.

“Kalau aku sih ikut aja.” Kata Jjong.

“Aku juga sama, yang penting bisa refreshing.” Ujar Taemin.

“Kalian emang nggak bisa dimintai pendapat, dasar bunglon.”

“Heheheh…,” Jjong dan Taemin hanya memamerkan giginya.

“Terus gimana ini? Bali apa Jakarta?” Tanya Onew memastikan.

“BALI…,” teriak Key.

“Enak aja… JAKARTA.” Minho tidak terima.

Tatapan lucifer Key mengarah tajam pada Minho, namun Smirk Minho berhasil menangkal tatapan lucifer Key. Jjong dan Taemin langsung merasakan adanya aura pertempuran yang sengit. Onew dilanda kebingungan untuk menentukan pilihan. “Kenapa sih pihak manajemen  harus ngasih pilihan sama kita. Kok tidak langsung ditentukan aja tempatnya, kalo kayak gini kan jadinya ribet.” Gerutu Onew dalam hati.

“Ya udah begini aja. Key kan maunya ke Bali, sedangkan Minho maunya ke Jakarta. Coba jelaskan alasan kalian, siapa tahu salah satu dari kalian ada yang mau mengalah. Ini namanya musyawarah. Kalo masih belum sepakat, terpaksa kita akan melakukan voting.” Onew menawarkan jalan keluar.

“Ide yang bagus,” Jjong mengacungkan jempolnya untuk Onew.

“Baiklah…, alasanku pengen ke Bali.” Key sempat menghentikan ucapannya, berusaha untuk berpikir. “Bali terkenal dengan keindahan panorama alamnya, kebudayaannya…”

“Ah… standar,” ujar Minho lirih namun cukup untuk bisa di dengar Key.

“Selain itu…,” Key melanjutkan alasannya. “Kalau berdasarkan jadwal yang diberikan pihak manajemen maka pada hari pertama saat kita berada di Bali aku bisa bertemu dengan my sexy food, Farah Quinn. Kebetulan pada waktu itu dia akan ada acara di Bali. Jadi, selain bertemu dia aku bisa minta resep menu baru darinya. Dan aku juga ingin mempelajari resep masakan Bali yang terkenal itu, yaitu ayam betutu langsung dari tempat aslinya.”

Mendengar Key menyebutkan resep ayam betutu, air liur Onew langsung muncrat dan mengenai Taemin. “Hehehe… mianhe Taemin-ah,” Onew hanya cengengesan saat melihat Taemin mencium bekas iler yang telah dilapnya.

“Heemmm, bau jigong Onew-hyung busuk.” Ucap Taemin lirih di telinga Jjong.

“Trus alasan Minho apa?” Onew melanjutkan pembicaraannya.

“Alasanku, selain kota jakarta sebagai ibu kota negara disitu juga ada semacam kota tua dan tempat-tempat hiburan lainnya. Dan pada hari keduanya, aku… maksudnya kita bisa nonton pertandingan bola secara Live di gelora bung karno, disitu my favorit player Irfan Bachdim akan bertanding.”

“Jiaaahhh… orang aneh, Irfan Bachdim dijadiin idola. Mendingan pemain kita tuh yang main di Inggris Park Jihoon.” Ujar Key.

“Park Jisung… Key-hyung. Kalo Park Jihoon itu orangnya somplak.” Taemin meralat ucapan Key.

“Ho oh…, Pak Jisung.” Key meralat Ucapannya.

“Key-hyung juga, ke Bali hanya ingin ketemu sama si Sexy Food padahal masih sexy-an bantalku bisa nampung iler banyak.” Minho saking emosinya tidak menyadari telah membuka aibnya sendiri. “Kalo mau belajar masak, mendingan belajar sama Kim Tak Gook, lebih keren.”

“Apa lo bilang, berani menghina my Sexy Food,” Key mulai tersulut emosinya.

“Key-hyung duluan yang menghina Irfan Bachdim,” Minho ikut tersulut emosinya.

“Udah-udah jangan berkelamin disini, kayak anak kecil aja.” Ujar Onew.

“Hyung, bukan berkelamin tapi berkelahi.” Jjong berbisik di telinga Onew.

“Itu dia yang aku maksud.”

Key dan Minho masih terlibat perang dingin. Tatapan yang saling menusuk dilontarkan satu sama lain untuk membuat lawannya menyerah tanpa syarat. Suasana panas membuat Taemin mengeluarkan eskrim favoritnya untuk mendingikan tenggorokannya.

“Dasar kayak anak kecil aja, srruuuutttt…” gumam Taemin saat menjilati eskrimnya.

“Oke, kalau begitu kita voting aja.” Ujar Onew.

“SETUJU.” Jawab Key dan Minho kompak.

“Taemin ah, kamu milih mana, Jakarta apa Bali?”

Taemin langsung menghentikan aktifitas menjilat eskrimnya. Dia terlihat berpikir keras hingga lumeran eskrim di ujung bibirnya jatuh. “Aku harus milih kemana ya? Kalo milih Jakarta, bisa-bisa aku akan mengalami KDRT dari Key-hyung. Tapi kalo aku milih Bali, aku akan menghianati 2min couple. Aduh aku jadi bingung gini.” Semakin lama berpikir Taemin semakin bingung. Tanpa disadarinya eskrimnya meleleh dan berjatuhan ke lantai.

“Aku memilih Ja…,”

“Kalo di Bali ada tari Bali yaitu pendet dan kecak yang telah terkenal ke suluruh dunia. Kalau disatukan dengan tarian modern, pasti akan menjadi tarian yang mengagumkan.” Key melontarkan siasatnya.

“Jinjja hyung, kalo begitu aku memilih Bali.” Taemin memutuskan pilihannya tanpa berpikir lagi.

“Yes!” Key mengepalkan tangannya.

“Yaaa…, Taemin-ah kau menghianati 2min couple.” Ujar Minho kecewa.

“Mianhe Minho-hyung…,” Taemin menyesal. “Hiks… hiks.. hiks…,” tiba-tiba suara isak tangis Taemin terdengar.

“Wae?” Tanya Key. “Jangan sedih hanya karena Minho bilang kamu telah menghianati 2min couple. Kalau dia enggak mau jadi couple lagi denganmu kita bikin couple baru aja yaitu KeyMin.”

“Anio…, bukan masalah itu. Eskrimku… eskrimku habis meleleh.” Kini Taemin langsung mewek.

“Cup..cup..cup, tenang jangan nangis! Entar aku beliin yang baru.” Ujar key menunjukkan sisi keibuannya (?).

“Syukurin, itulah karmanya bagi seorang penghianat.” Ujar Minho kesal.

“Oke selanjutnya Jjong.” Kata Onew.

“Pastinyalah aku kan tipe cowok setia sama couple JongKey. Aku pilih Bali.” Jjong menetukan pilihannya dengan keyakinan penuh.

“Gumawo Jjong-ie, meskipun kemaren kau mencampakkan aku demi Sekyung.”

“Terus… aku.” Kata Onew. “Aku memilih, Bali. Karena Bali memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa seperti pulau Jaeju. Dan cita-citaku dari dulu emang pengen pergi ke Bali.”

“Bilang aja Onew-hyung milih Bali karena Key-hyung mau masak ayam betutu kan? Nggak usah cari-cari alasan yang lain.” Kata Minho.

“Hehehehe…,” Onew hanya cengengesan.”Oke kalau begitu kita putuskan, berhubung sekornya empat suara untuk Bali dan satu suara untuk Jakarta, liburan SHINee kali ini ke Bali.” Onew memberi keputusan.

“YEEEE….BALIII, MY SEXY FOOD…. I’M COMINGGGGG.” Key kegirangan sambil berputar-putar membuat rambut mangkoknya melambai-lambai penuh kemenangan.

“Ohhh… Irfan Bachdim,” Minho hanya tertunduk lesu.

Flash Back END

Hari pertama SHINee di Bali, cuaca di pagi hari bergitu cerah. Matahari di musim hujan bersinar begitu cerah, memancarkan kehangatan. Udara segar, bebas polusi terbang bebas menyelinap di sela-sela kusen jendela hingga mengisi paru-paru dengan kesegaran. Embun pagi menghilang, tak tahan dengan sinar pagi yang begitu hangat.

Di dalam Hotel tempat menginap SHINee selama liburan juga telah sepi, para penghuninya telah keluar, tidak ingin melewatkan ke Indahan pulau dewata di pagi hari. Tapi, tunggu! Ternyata satu personel tertinggal, dialah Minho. Sebenarya bukan tertinggal, tapi inilah bentuk protes Minho karena tidak jadi pergi ke Jakarta. Sepanjang pagi Minho hanya berbalut selimut ,namun matanya susah untuk diajak tidur karena pikirannya melayang ke Jakarta.

“Oh… Irfan Bachdim-hyung, mianhe… meskipun aku sekarang berada di Indonesia tapi aku tidak bisa bertemu dan menyaksikan pertandinganmu.” Gumam Minho.

Kemudian di benak Minho muncul wajah Key dan yang lainnya tertawa dengan penuh kesenangan menikmati liburannya. Sedangkan dirinya, nelangsa sendirian di dalam kamar hotel. Tiba-tiba kebencian hadir dalam hati Minho, ditiupkan oleh sang iblis lucifer.

“Akan ku balas kalian. Sekarang bersenang senanglah, sebelum nama kalian tercemar.” Ucap Minho saat bangkit dari tempat tidurnya.

Kemudian Minho Bangkit dari tempat tidurnya dan mengambil netbooknya yang tersipan di dalam tasnya. Minho langsung duduk di depan meja yang teletak di balkon kamar Hotel. Tak lupa sebelumnya dia memesan makanan lengkap dengan minumannya pada pihak Hotel.

“Hehehe… saatnya pembalasan dimulai.” Ujar Minho saat semuanya telah lengkap.

Minho langsung membuka akun UFOz Village SHINee dan senyum sadisnya langsung terkembang lebar. “Key-hyung, Onew-hyung, Jjong-hyung, dan kamu Taemin-ah…. kalian boleh bersenang-senang di luar sana. Aku akan bersenang-senang di sini.”

Kemudian Minho langsung berselancar di UFOz Village SHINee.

“Waaahhh kenapa pertanyaan buatku banyak yang beriler. Pasti ini fansnya  pada sarap kelas kakap.” Batin Minho saat melihat pertanyaan-pertanyaan untuknya. “Tapi aku harus menjawabnya.”

Park Mi Young : [To Minho] Oppa, sejak kapan sudah ileran? Apakah udah merupakan garis keturunan?

Minho : Aigoo… aku enggak ileran kok. Cuman hilaf aja pas lagi tidur.

Choi Myung Ah : [To Minho] Minho-a, apa kau pernah kalah dalam produksi iler dengan member shinee yang lain?

Minho : Pernah, kalah sama Onew-hyung dan Taemin.

Choi Minri : [To Minho] Oppa, kenapa oppa tidak mencoba membuka pabrik iler maupun les privat untuk menghasilkan iler dengan baik?

Minho :  Tidak akan pernah, karena kamu pasti yang daftar pertama kali, kekeke.

Choi Minra : [To Minho] Oppa, kita main tinggi-tinggian badan yuk!? Trus kita adu lomba siapa yang paling lama tidur dan memproduksi iler terbanyak!!

Minho : Ah, kamu pasti kalah. Aku jago dalam semua hal, termasuk produksi iler. >>> Minho lagi hilaf.

Park Han Mi : [To Minho] Oppa, bisa gak ilermu yang licin-manis-menggemaskan itu memenuhi danau toba? Oh ya Oppa, mimpi apa waktu lagi tidur?

Minho : Aku mimpiin kamu, makanya aku ileran. Ilerku nggak sampe sedanau toba, cuman lebih banyak dari lumpur lapindo. >>>> Minho kembali hilaf.

Lee JinYoung [To Minho] Oppa, ada salam dari Hajoon. Katanya pabrik ilermu membuatnya tambah cinta sama oppa. Oh ya! Oppa salamin sama Onew ya, bilang kalo tidak mau nikah ntar ayamnya mau aku bantai habis-habisan.

Minho : Semuanya yang ada padaku emang berkharisma. Bilang aja sendiri, dia leader yang tidak adil.

Kim Jing Su : [To Minho] Oppa, jakun Oppa ada berapa sih? Ada dua ya?

Minho : Kok kamu tahu? kan satu untukku dan satunya untukmu.

Oh Hyun Young : [To Minho] Apakah aku wanita idaman Oppa ? Kalau Oppa menjawab tidak aku akan membeli seratus weker untuk membangunkan Oppa !!!

Minho : Tentu tidak. NB : weakernya beliin yang bagus ya… entar aku jual lagi. Kan lumayan buat beli bantal baru. Hehehehe.

Jang Ryeogeum : [To Minho] Oppa bisakah karismamu melelehkan semua es krim Taemin?

Minho :  Tentu saja, jangankan hanya eskrim Taemin. Hati kamu bisa aku lelehkan juga.

Jang Ryeogeum : [To Minho] Oppa berikan beberapa ruas tulangmu padaku agar aku bisa setinggi SooYoung eonni, jebal…!!!

Minho : Jangan…, bagaimana kalo hatiku saja.

Shin Mi Sun : [To Minho] Oppa, ayo ngaku dengan jujur. Sebenarnya berapa panjang kaki oppa?

Minho : Panjangnya cukup buat nyolong jambu tetangga.

Song Hyerim : [To Minho] Oppa, kenapa karismatik mu tak menyentuh hatiku sih? Anehnya aku malah tertancap sama b(e)ling b(e)ling-nya si Jjong, karismatikmu tidak mempan Oppa.

Minho : Jiaaahhhh… selamat kamu termasuk manusia yang tidak normal. Hahaha.

Jung Hyerin [To Minho] Oppa, bibirmu itu membuatku klepek2 loh apalagi pas oppa menggigit bibir bawahmu awww ! Sexy ! Hahaha.

Minho : Bagaimana kalo gigit yang lainya, kekeke.

Thata 하늘 Yesung : [To Minho] Minho-a, tubuhmu semakin lama semakin seksoy berkotak2 saja. Siapa yang ngajari kamu fitnes?

Minho : Ada dong, rahasia.

Kim Sooyun : [To Minho] Oppa, coba deh gak tidur sehari aja, bisa gak?

Minho : Bisa, asal kamu ada di sisiku.

Choi Min’ah : [To Minho] Oppa, wajahmu tampan sekali, kau adalah cinta seumur hidupku. Ayo kita menikah.

Minho : Maaf aku masih belum cukup umur.

Kwon Sang Mi : [To Minho] Oppa, bagaimana kalau kita main winning eleven, jika kamu kalah kamu harus menikahiku!! Hehehe.

Minho : Oke, kalo kamu kalah. Kamu yang menikahiku.>>>Minho lagi stress.

Kim Minrin : [To minho] Ya! jangkung! aku tau kau ini playboy cap gondrong, oleh karena itu uhmmm.. gombalin aku dong!!!

Minho : Mianhe, aku bukan tipe cowok gombal. Aku tipe cowok yang kharismatik.

Kim Rae Kyo : [To Minho] Oppa bagi tinggimu ke yeobo ku dong (jjong) kasian dia udah kurus pendek lagi.

Minho : Hahahaha… Jjong nggak bakalan tinggi. Udah terima nasib aja.

Shin HanA : [To Minho] Oppa.. kalo di suruh milih antara Krystal, Yuri, Eunseo, dan Miyeon eonnie atau tidur seharian full produksi iler, pilih yg mana??

Minho : Pasti dong, tidur. Tapi nggak produksi iler.

Song Hwa : [To Minho] Oppa katakan oppa gak suka sama yuri dan lebih suka ama aku hahaaha.

Minho : Baiklah “oppa gak suka sama yuri dan lebih suka ama aku hahaaha.”

Park Rae Sup : [To Minho] Minho-a kamu kan sangat suka tantangan, Bagaimana kalo kita bungee jumping bebas (tanpa tali pelindung) berani ga?

Minho : Berani, ayo kamu duluan yang lompat.

“Akhirnya selesai juga. Ternyanta ngasih jawaban di UFOz Village bisa ngilangin stress ya. Apalagi banyak pertanyaan fans yang stress juga.” Guman minho.

Kemudian Minho beralih pada pertanyaan untuk member lainnya.

Oh Hyun Young : [To Onew] Yang mana lebih kamu takuti Oppa, ayam oppa dimakan orang lain atau diomelin Key Eomma ?

Minho : Onew-hyung lebih takut ayamnya dimakan orang lain. Dia tergolong Chikini-vora kelas kakap.

Park Mi Young : [To Onew] Jika ayam punah, apa yg akan oppa lakukan?

Minho : Stress tingkat akut.

Lee Tae Sung : [To onew] Apa yang akan oppa lakukan jika setiap ayam yang oppa makan akan menghantui Oppa?

Minho : Memanggil Ki Jokobodo untuk berburu hantu ayam dan memakannya kembali.

Yoon Min-A : [To Onew] Oppa,aku mau berkolaborasi untuk menyusun rencana. Gimana kalo oppa nyuruh Minho nikah sama aku. Terus Oppa aku kasi ayam sebanyak ilernya Minho oppa. *kedip-kedip gaje*.Hehehehe~~

Minho : Hahaha… Onew-hyung nggak akan berani.

Thata 하늘 Yesung : [To Onew] Hyung! di website bersamaku, hyung menang kontes pria berwajah bunga loh. Terima gak?

Minho : Bohong, wajah kayak tahu jamuran dibilang berwajah bunga.

Choi Min’ah : [To Onew] Kalo aku jadi ayam, apakah oppa akan memakanku?

Minho : Pasti.

Song Hwa : [To Onew] seandainya tinggal 1ekor ayam di dunia ini dan yang punya itu aku, apa oppa mau ngelakuin apa aja yang aku minta?

Minho : Pasti itu.

Kim Minrin : [To Onew] My precious dubu, aku sudah menjual habis peternakan ayam mu, tolong jangan ceraikan aku.

Minho : Tidak akan diceraikan, cuma dimutilasi dikit.

“Pertanyaan untuk Onew-hyung udah aku jawab. Saatnya pindah ke yang lainnya.” Gumaw Minho. “Jiaahh pertanyaan untuk Jjong dikit banget, mirip dengan tinggi badannya. Wkwkwkwkwk.”

Oh Hyun Young : [To Jonghyun] Apa Oppa pernah menularkan virus ke-yadongan Oppa ke member lainnya ?

Minho : Sering. Korbannya Onew-hyung, Taemin dan Key-hyung.

Choi Myung Ah : [To Jonghyun] Oppa, aku dengar sekyung melakukan KDRT padamu, apa itu benar?

Minho : Sangat benar, Jjong kan termasuk golongan SUSIS.

Park Jihoon : [To Jonghyun] Hyung, aku punya video baru loh. Mau ikut nonton enggak?

Minho : Jiaaahhh… sama-sama otak somplak.

Kemudian Minho, beralih pertanyaan untuk Taemin. “Ini dia pertanyaan untuk penghianat 2min couple.”

Oh Hyun Young : [To Taemin] Kenapa Key Eomma sering memarahimu Oppa?

Minho : Bandel.

Choi Myung Ah : [To Taemin] Taemin-ie, nuuna baru saja membeli banyak sekali es krim magnum. apa kau mau? kalau kau mau, kau harus tinggal dengan nuuna.

Minho : Dia kan ulatnya eskrim, pasti mau.

Thata 하늘 Yesung [To Taemin] Umur kita sama loh, kamu mau gak jadi kembaranku?

Minho : Hati-hati bisa nyesel.

Kim Sooyun : [To Taemin] Hei, nak! Kemarin aku baru beli magnum sekulkas!! Mau mampir gaaaaaak?? Sekalian aja ajak member SHINee yang lain.

Minho : Hati-hati, dia akan merampok rumahmu.

Kim Minrin : [To Taemin] Anakku, Key-oppa mencubitmu berapa kali dalam sehari? ayo ceritakan pada umma.

Minho : Tiga kali sehari sehabis makan

Setelah selesai dari pertanyaan untuk Taemin, akhirnya Minho tiba di pertanyaan untuk Key. Emosi Minho kembali memuncak ketika melihat nama Key. “Key-hyung, gara-gara kamu aku enggak bisa ketemu sama Irfan Bachdim.” Batin Minho kembali bergemuruh.

Oh Hyun Young : [To Key] Oppa, aku takut dengan oppa.

Minho : Pasti itu. Siapa dulu… Mak Lampir.

Lee Seungren : [To Key] Hyung, ajarin aku tatapan lucifer dong!

Minho : Tatapan Lucifer…? Yang benar itu tatapan Mak Lampir.

Yumi : [To Key] Oppa, kita kembaran baju loohhhhh. Itu… baju yang oppa pake di 1st concert SHINee. Aku punya loh, hahaha… asik Kita kembaran. Soulmate.

Minho : Maklum itu baju pasaran, jadi banyak yang punya.

Kim Sooyun : [To Key] Oppa, ajari aku masaaak!! Selama ini aku hanya bisa masak telor gosooong!! -_-”

Minho : Key tidak bisa masak. Nyuci berasa aja enggak becus.

Song Hwa : [To Key] Oppa seandainya disuruh milih tinggal dirumah tanpa dapur atau minum jus wortel, oppa milih yang mana?

Minho : Dia adalah hantu dapur, pasti milih minum jus wortel.

Han Jae Rin : [To Key] Oppa, kapan2 temenin belanja yuk, kan selera fashion oppa bagus tuh.

Minho : Jiaahhhh, rambut pitak sebelah aja dibilang selara fashionnya bagus.

Setelah selesai memberi jawaban pertanyaan Fans untuk Key, hati Minho tiba-tiba merasa damai. Minho seperti telah melakukan balas dendam karena Key telah menggagalkannya untuk bertemu dengan idola barunya, Irfan Bachdim.

“Sekarang aku benar-benar puas.” Batin Minho.

Entah sudah berapa jam Minho menghabiskan waktunya di depan netbook sambil melahap makanan yang dipesannya. Angin laut yang berhembus semilir tiba-tiba membuatnya ngantuk. Kemudian Minho memutuskan untuk merebahkan kepalanya sejenak.

$$$

“Kami pulang…!!!”

Suara Jjong dan Taemin membuat Minho terbangun dari tidurnya. Setelah kesadarannya setengah pulih, Minho kaget saat melihat mejanya sudah banjir dengan ilernya sendiri. “Kenapa aku begitu hilaf ketika tidur?” Batin Minho.

“Minho-hyung, aku bawa makanan nih.” Kata taemin saat menemui Minho di balkon.

“Ne…,” jawab Minho masih setengah sadar dan kembali mengelap ilernya.

“Minho-hyung! Onew-hyung dan Key-hyung ingin bicara denganmu.”

“Tentang apa? Aku kira Onew-hyung udah nggak perduli lagi denganku.”

“Udah temuin aja Onew-hyung, biar aku yang membereskan ini.”

Akhirnya Minho menurutin nasehat Taemin. Tidak ada bayangan sama sekali di benak Minho tentang apa yang ingin dibicarakan oleh Onew dan Key.

Saat tiba di kamar, Minho melihat wajah Onew dan Key dihias dengan senyuman. Hati minho tiba-tiba bergolak kembali karena mereka bersenang-senang, sedangkan dirinya dilanda kekecewaan.

“Duduk sini!” Pinta Onew.

Minho menuruti permintaan Onew tanpa sepatah katapun yang keluar dari mulutnya. Minho mogok biacara.

“Minho-ah, Mianhe karena telah membuat liburanmu berantakan.” Ujar Key. “Aku dan Onew-hyung telah memutuskan kalo besok pagi kita akan terbang ke Jakarta. Pertandingan bolanya kan sore hari, jadi masih ada kesempatan kita untuk nonton. Kami juga telah mendapatkan tiketnya.”

“Ini dia tiketnya…,” Onew mengibas-ngibaskan kertas tiket di depan wajah Minho.

Wajah Minho langsung diliputi kesadaran seratus persen. Bayangan tentang pertemuannya dengan Irfan Bachdim langsung membanjiri pikirannya.

“Jinjja, hyung.” Minho merampas tiket di tangan Onew. “Hyung, aku juga minta maaf karena telah bersikap kekanak-kanakan.” Ucap Minho penuh dengan kebahagiaan.

Onew, Key dan Jjong ikut senang saat melihat wajah minho dipenuhi dengan senyuman.

“YAAAA…. KENAPA AKU DISEBUT SEBAGAI ULAT ESKRIM.” Teriak Taemin.

Jjong, Key dan Onew langsung menuju ke tempat Taemin.

“Taemin-ah, ada apa?” tanya Onew.

“Nih lihat!!! Minho-hyung bilang kalo aku ulat eskrim.” Ujar Taemin sambil menunjuk ke arah layar Netbook.

“Mwo… CHIKINI-VORA?” Emosi Onew tersulut.

“Emang Onew-hyung tahu artinya?” Tanya Taemin.

“Anio…, tapi saat melihat kata itu emosiku langsung terbakar.”

“SUSIS…????” Jjong ikut emosi.

“APA INI… MAK LAMPIR???” Rambut Key langsung botak setengah.

“MINHO…!!!!” Onew, Key, Jjong, dan Taemin langsung kalap.

Minho langsung menyelamatkan diri saat mendengar jeritan keempat sahabatnya, kabur. Minho langsung ambil langkah seribu menuju lantai bawah.

“Minho-hyung kabur…,” kata Taemin.

“KEJAAAARRRRR…!!!” Suara Key lantang seperti jendral perang.

Kerusuhan langsung melanda seluruh hotel, penyebabnya kelima namja dari korea ini. Minho terus berlari menyalamatkan diri dari kejaran keempat namja yang bringas, terutama yang kepalanya botak setengah (Baca : Key). Para penghuni hotel lainnya hanya menggelengkan kepala saat melihat tingkah laku kelima namja tersebut.

BUK…. PRANG…..

Tiba-tiba Minho menabrak seorang pelayan Hotel saat hendak melewati kolam renang. Dengan cegatan keempat namja yang terlanjur bringas langsung mengelilinginya dengan aura pembunuh kelas kakap.

“Mianhe…!!!”

BAK…BIK….BUK…DDUAGHH….BRAK…DUAR…

“Ampun, aku nggak bakalan ngulangin lagi.” Minho memelas.

Kemudian keempat namja itu memegang kaki dan tangan Minho tanpa menghiraukan ibaannya. Mereka mengangkat tubuh Minho dan,

BYUUURRRRRRRRRRRRRRRR……

Minho dilempar ke dalam kolam renang.

“Enak aja ngatain aku Mak Lampir, kalo Nyi Pelet masih mending, Cantik.” Key masih emosi.

END.

Akhirnya komplit juga SHINee, hahahahaha… Apakah mau pindah ke Suju??? Lihat otak authornya dulu ya… hehhehehe

66 responses to “UFOz Village (Minho Vers.)

  1. HAHAHAHAHA…ngakak baca UFOz Village Minho!😄
    ternyata dibalik karismanya dy pny sifat EVIL jg,wkwkwkwkwk…
    ngbayangin muka bahagia minho pas dpt tiket nnton bola psti lucu.. ^^

  2. hahahaha gini aj ya komenya bingung udah cape ngakak xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s