5 Prisoner (Part-5)

Author : Park Jihoon

Main Cast :

Onew SHINee  as Prince Onew (North Kingdom)

Minho SHINee as Prince Miho (West Kingdom)

Key SHINee as Prince Key (South Kingdom)

Taemin SHINee as Prince Taemin (East Kingdom)

Jonghyun SHINee as Peramal Jonghyun

Other Cast : Seungren, Jihoon (Almarhum), Jisoon (Almarhum) dan Dark Sooman.

Genre : Fiksi Fantasi

Lenght : Chapter (Trilogi)

Disclaimer : Semuanya punyaku (kecuali SHINee) >>> Maruk.com

Note : Nama – nama naga

1.       Dark Sooman : Ra’zac, tergolong Black Dragon.>>> blm muncul

2.       Peramal Jonghyun : Eragon, Naga jantan dengan sisik berwarna hitam (Bukan Black Dragon)

3.       Prince Onew : Dubu, naga jantan dengan sisik-sisik putih seperti salju.

4.       Price Key : Lucifer, sering dipanggil Luci. Naga betina dengan warna sisik biru safir.

5.       Prince Taemin : Mushoo, naga jantan dengan sisik warna merah ruby.

6.       Prince Minho : Flacha, naga betina dengan sisik merah ruby.

Selamat Membaca…

$$$

“Kamu siap melawan tujuh naga, Eragon?”

“Hahaha… ini benar-benar bisa membuatku bersenang-senang setelah lama tidak melakukan apa-apa.” Jawab Eragon.

Kini peramal Jonghyun berhadap-hadapan langsung dengan ketujuh prajurit tingkat atas. Mereka terdiam, saling menunggu pergerakan masing-masing. Seutas senyum kesenangan terlukis di bibir Eragon. Sedangkan ketujuh naga prajurit tingkat atas, jenis black dragon,  sorot matanya penuh dengan kewaspadaan tingkat tinggi. Hasil latihan selama bertahun-tahun.

“Saatnya menguji ketajaman blinger,” Peramal Jonghyun menatap pedangnya mantap.

Masih tidak ada pergerakan. Susana terlihat begitu tegang, hanya hempasan angin dari kepakan sayap naga yang ribut.

“Eragon, Sekarang!”

Peramal Jonghyun mengawali serangannya. Dengan kecepatan tinggi, Eragon terbang ke arah ketujuh prajurit tingkat atas. Eragon mengeluarkan semburan apinya dan membuat ketujuh prajurit tingkat atas berhamburan ke segala penjuru, berusaha menghindari serangan Eragon.

Eragon terus menyerang salah satu perjurit tingkat atas yang telah dijadikan targetnya, tanpa memberi kesempatan untuk menyerang balik. Saat naga sang prajurit tingkat atas itu terdesak, dia berusaha menyerang Eragon dengan semburan apinya, tapi Eragon dengan cepat mencengkram tubuhnya dan menancapkan giginya di leher naganya sehingga semburan apinya terarah ke atas.

Peramal Jonghyun bersalto ke udara sebelum cengkraman Eragon terlepas. Dalam waktu sekejap Peramal Jonghyun telah berada di punggung naga prajurit tinggkat atas dan berhadapan langsung dengannya. Sedangkan Eragon langsung mengejar sasaran yang lainnya.

“Sialan!”

Prajurit tingkat atas tersebut terkejut dengan agresifitas peramal Jonghyun. Serangan tiba-tiba dari peramal Jonghyun membuatnya tidak siap untuk menerima serangan. Dengan cekatan peramal Jonghyun mengayunkan blinger kearahnya, namun prajurit itu berhasil menangkisnya meskipun hanya mengandalkan gerak refleks.

“Gerak refleks mu bagus juga, namun hal itu tidak akan cukup untuk menangkis Blingers.”

Peramal Jonghyun komat-kamit, membaca mantra sihirnya, dan dalam waktu sekejab Blinger diliputi semacam aliran listrik. Aliran listrik ribuan volt itu mengalir ke tubuh prajurit melalui pedangnya yang menempel dengan blinger dan membuat pedangnya terjatuh. Tangannya tiba-tiba kaku. Tubuhnya terdorong beberapa langkah ke belakang. Dan dengan mudahnya blinger kembali diayunkan, membuat kepala prajurit tersebut tingkat atas itu terjun ke tanah diikuti oleh tubuh dan jasad naganya. Satu prajurit tumbang.

Tubuh peramal Jonghyun melayang di Udara, namun dalam waktu singkat Eragon telah menyambarnya. Peramal Jonghyun mendarat di punggung Eragon.

“Jonghyun-ssi, reflek bertarungmu masih lumayan bagus. Meskipun sudah lama mendekam di penjara terkutuk itu.” Puji Eragon.

“Kamu juga.”

Saat Peramal Jonghyun tengah asik menikmati kemenangnnya dengan Eragon, tiba-tiba dua orang prajurit menyerang secara bersamaan dari dua arah yang berlawanan. Jarak yang terlalu dekat membuat peramal Jonghyun tidak bisa menghindar.Semburan api itu datang dengan cepat.

DHUUAAAARRRRRR……

Kedua serangan itu menimbulkan ledakan yang besar saat bertabrakan. Ledakan tersebut membuat beberapa prajurit yang lainnya harus menutup mata mereka dengan lengannya untuk melindungi dari cahaya api yang terlalu kuat.

“Hehehe…, mampus kau.” Ujar salah satu prajurit yang memberikan serangan.

Keenam prajurit memusatkan penglihantannya pada tempat dimana peramal Jonghyun menerima serangan secara telak, tapi tak ada jasad yang jatuh. Asap tebal mulai terkikis oleh angin secara perlahan-lahan. Tiba-tiba terlihat peramal Jonghyun dengan naganya, Eragon, berada dalam sebuah pelindung yang yang tak kasat mata. Peramal Jonghyun merentangkan kedua tangannya dan menatap ke enam prajurit tingkat atas dengan tatapan penuh amarah.

Keenam prajurit tingkat atas kaget dan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Seharusnya dengan serangan sedekat tadi, siapapun tidak akan sempat untuk melindungin dirinya bahkkan dengan pelindung sihir sekalipun.

Wusss….

Dalam waktu singkat Eragon telah berada di tengah-tengah ke enam prajurit itu. Dengan cepat peramal Jonghyun mengayunkan blinger kearah prajurit-prajurit tersebut. Tiga prajurit jatuh dengan tubuh mereka terbelah menjadi dua bagian bersama naganya, sedangkan yang lainnya masih bisa menyelamatkan diri. Namun tak berselang lama, dua prajurit lagi meregang nyawa dengan kondisi tubuh yang sama.

BRUAARRRR…

Satu prajurit yang tersisa masih memberikan perlawanan, dia seperti tidak memiliki rasa takut sama sekali. Meskipun teman-temannya telah meregang nyawa duluan. Peramal Jonghyun hanya mengacungkan blinger ke arah datangnya serangan, dan serangan itu diserap semuanya oleh blinger.

“BLINGERS IMPACT…!!!”

Peramal Jonghyung mengayunkan blinger ke arah prajurit yang jaraknya cukup jauh. Dari mata pedang blinger keluar serangan api seperti yang diserapnya tadi, tapi dengan kekuatan dan kecepatan dua kali lipat. Prajurit tersebut tidak bisa menghindar. Dia terkena serangan Blinger impcat secara telak, tapi masih bisa bergerak meskipun semua kulit mukanya telah terkelupas. Sedangkan kulit tubuhnya terlindungi oleh baju perangnya. Dia berusaha untuk melarikan diri.

SRETTTT…

Peramal Jonghyun tidak memberi kesempatan untuk terbang lebih jauh. Blinger berhasil membuat tubuh prajurit tersebut dan naganya terbelah menjadi dua.

“Ahh… ternyata pertarungan ini membuatku kehabisan banyak tenaga.”

Peramal Jonghyun menyeka butiran keringat di dahinya dengan punggung tangannya. Menarik nafas panjang-panjang hingga paru-parunya terasa penuh dengan udara dan kemudian menghembuskannya seketika.

“Eragon, Ayo kita ke tempat perlindungan sementara. Kita tunggu keempat prince Kingdom di sana, semoga mereka bisa menyusul kita. Kamu bisa kan memandu naga-naga mereka ketempat perlindungan?”

“Siap Jonghyun-ssi.”

Kemudian Eragon terbang menyongsong arah matahari terbenam.

“Eragon…, akhirnya pedang biru safir itu menemukan tuannya.” Ujar peramal Jonghyun pada Eragon.

$$$

“Lawan mu adalah aku.”

Prince Key mengacungkan pedangnya yang berwarna biru safir ke arah Seungren. Lucifer mengamati Seungren dan naganya, Beckon, dengan waspada untuk menganalisa kekuatannya. Karena Beckon termasuk salah satu jenis black dragon yang kekuatannya tidak bisa diremehkan.

“Cih…, rupanya kamu masih belum kapok. Padahal aku telah bermurah hati dengan menyisakan kamu sebagai satu-satunya orang yang masih hidup dari South Kingdom. Tapi hari ini aku tidak akan sungkan lagi untuk memusnahkan semuanya hingga tidak tersisa.”

Ucapan Seungren membuat amarah Prince Key kembali memuncak. Kehancuran South Kingdom dan kematian orang-orang yang disayanginya kembali hadir dalam pelupuk matanya.

“Key, kendalikan emosi mu. Dia memang sengaja memancing emosimu. Ingat, jika emosi menguasai dirimu, bukan kemenangan yang akan kamu dapat tapi kekalahan untuk kedua kalinya. Dan kekalahan kali ini mungkin akan lebih menyakitkan dari sebelumnya.”

Amarah dalam hati Prince Key bisa dirasakan sepenuhnya oleh Lucifer, naga tunggangannya. Lucifer memiliki kewajiban untuk membantu penunggangnya tidak hanya untuk melepaskan kekuatannya namun juga untuk mengendalikan emosinya.

“Hahahaha…, manusia South Kingdom memang manusia lemah. Pantas untuk mati.”

“KAMU YANG PANTAS UNTUK MATI!!!”

Amarah Prince Key tidak bisa di bendung lagi. Dengan cepat dia mengayunkan pedang biru safirnya ke arah Seungren hingga mengeluarkan sebuah sayatan api yang sangat kuat. Emosi Prince Key mereda seketika bersamaan dengan serangannya. Dan sayatan api yang lebih tajam dari sebuah pedang itu dengan cepat mengarah ke tubuh Seungren.

TRANG…

Seungren berhasil menangkis dengan pedangnya. Namun serangan itu berhasil membuat jubah Seungren sobek terkena sayatan api yang terbelah akibat tangkisan pedangnya. Prince Key tersenyum saat melihat serangannya berhasil membuat Seungren sedikit terkejut. Kemudian Seungren melepas jubahnya dan meleparkannya ke udara sehingga jubah hitam itu melayang terjun menuju tanah.

“Key, sepertinya aku kenal dengan kekuatan pedang biru safir itu.”

“Jinjja?”

“Ehmm…, kalau sesuai dengan dugaanku. Pedang itu terbuat dari sisik naga biru yang dulu pernah melegenda dengan kekuatannya yang mengalahkan seluruh kelompok naga. Tapi pedang itu seharusnya cuma ada satu di dunia ini, bukan dua. Apa mungkin pedang yang ada di prince Onew itu hanya tiruannya yang dibuat peramal Jonghyun untuk mengaburkan para pemburu pedang. Tapi, bagaimana bisa pedang ini berada di tangan peramal Jonghyun?” Lucifer berusaha mengingat memori dalam otaknya.

“Baguslah kalau pedang ini memang padang seperti yang kamu duga. Aku pasti bisa membunuh Seungren dengan mudah.” Prince Key menatap pedangnya dengan takjub.

“Tapi… jika pedang itu tidak bisa dikuasai, dia akan menguasai mu dan akan mengambil jiwa mu.”

“Aku akan memberikan jiwa ku, asalkan aku bisa memenggal kepala Seungren.” Ujar prince Key mantap.

Kekhawatiran yang sempat hinggap di hati Lucifer sirna seketika saat mendengar ucapan Prince Key yang penuh percaya diri.  Lucifer kembali memusatkan konsentrasinya.

“Kali ini, aku pastikan tidak ada yang tersisa dari Nort Kingdom.”

Seungren mengayunkan pedangnya di udara, sehingga membuat otot-otot lengannya saling beradu. Tubuh Seungren kini hanya mengenakan baju perang yang menutup bagian dadanya. Bekas luka bakar di tangan kanannya saat bertarung dengan peramal Jonghyun dulu terlihat dari telapak tangannya hingga ke siku. Selain itu beberapa bekas sayatan pedang juga terlihat di kedua bahunya.

“Beckon, semburan api!!!”

Seungren bersama Beckon mulai menyerang duluan. Semburan api Beckon dibalas dengan semburan api Lucifer hingga menimbulkan ledakan yang sangat besar. Hembusan angin yang ditimbulkan dari ledakan itu membuat tubuh Lucifer terhempas beberapa meter ke belakang.

Tanpa di duga, Seungren muncul dari balik api bekas ledakan yang masih menggumpal. Pedang Seungren langsung terhunus pada Prince Key. Namun dengan sigap, Prince Key bisa menangkis semua serangan yang dilancarkan Seungren. Lucifer beberapa kali memberikan serangan apinya untuk manjauhkan Seungren dari prince Key, agar penunggangnya bisa melakukan serangan balik.

Pertarungan pedang di atas naga semakin sengit. Seungren terus menyerang Prince Key secara membabi buta, tidak memberikan kesempatan untuk melakukan serangan balik. Semburan api Lucifer dan Beckon juga tak kalah sengitnya hingga menimbulkan beberapa kali ledakan di udara.

“Apa kamu hanya bisa menghindar? Dasar manusia lemah.”

Seungren kembali mengejar Prince Key, namun beberapa sayatan api dari pedang biru safir Prince Key membuat Seungren harus menghindar. Seungren tidak ingin sayatan pedang itu menyayat kulitnya setelah tadi membuat jubah hitamnya sobek.

“Kenapa dengan pedang ini, semakin lama kok semakin berat. Setiap gerakan yang aku lakukan membuatnya tambah berat. Apa mungkin pedang ini mau mengambil jiwa ku? Jangan harap, sebelum aku bisa membunuh Seungren.” Batin Prince Key.

Prince Key merasakan suatu keanehan dengan pedang biru safirnya. Meskipun pedang itu meningkatkan kekuatannya hingga dua kali lipat, tapi semakin sering diayunkan pedang itu semakin berat. Kini Prince Key harus mengeluarkan kekuatan lebih untuk mengayunkan pedangnya, hingga membuat otot lengannya terbentuk.

“Beckon, semburan api!”

Seungren kembali menyerang Lucifer, namun serang itu dibalas langsung dengan semburan api juga. Dan menyebabkan ledakan di udara.  Beckon dan Seungren tidak  mengendurkan serangannya. Tiba-tiba Beckon berada di hadapan Lucifer dan cakar mereka saling beradu, ritual pertarungan antar naga pun dimulai.

Kedua cakar Beckon dan Lucifer saling mencengkram kuat, kemudian mereka menghentikan kepakan sayapnya sehingga tubuh mereka terjun bebas menuju tanah. Tubuh kedua naga itu berputar-putar cepat dan tidak ada satupun yang mau melepaskan cengkramannya. Jika ada yang melepaskan cengkramannya sebelum tubuhnya menyentuh tanah, maka dialah yang kalah.

Pertarungan ritual naga yang dilakukan Lucifer dan Beckon membuat para penunggangnya tidak bisa menjaga keseimbangan di punggung naganya masing-masing. Seungren dan Prince Key harus berpegangan kuat pada sisik-sisik Beckon dan Lucifer jika tidak ingin terhempas.

Kedua tubuh naga tersebut terjun bebas dengan kecepatan tinggi. Dan,

BUUUMMM…

Kedua tubuh naga itu menghantam tanah lapang diatas sebuah bukit. Prince Key dan Seungren melompat dari tubuh naganya sebelum tubuh itu bertumbukan dengan tanah. Tidak ada cedera sedikit pun yang dialami Lucifer maupun Beckon, mereka langsung terbang ke angkasa dan mulai kembali pertarungannya. Sedangkan prince Key dan Seungren saling menghunus pedang di tanah lapang yang berada di atas bukit tersebut.

Di udara, Lucifer dan Beckon telibat pertarungan sengit. Semburan api yang dibalas dengan semburan api beberapa kali menyebabkan ledakan yang sangat dahsyat. Bahkan ritual pertarungan naga beberapa kali diulanginya, dan tidak ada satupun yang mau menyerah.

Sedangkan di bawah, Prince Key dan Seungren terlibat adu pedang. Pedang biru safir yang dipakai Prince Key semakin membuatnya kewalahan, karena pedang itu semakin berat. Sehingga membuat wajah Prince Key bercucuran keringat. Seungren dengan kemampuan pedangnya yang bagus terus menyerang prince Key dengan mudah.

“BLACK TORNADO FLAMES!!!”

Seungren mengeluarkan api berwarna hitam yang mirip sebuah tornado dari pedangnya. Serang itu dengan cepat menuju ke tubuh prince Key saat berusaha mengangkat pedangnya yang semakin berat. Namun Price Key berusaha menangkis serangan itu dengan pedang biru safirnya. Kedua tangannya memegang pedang itu, dengan seluruh kekuatannya berusaha mengahalau black tornado flames. Dan,

DHUARRRR…

Serang Seungren menghantam sebuah bongkahan batu besar di sebelah prince Key. Batu itu hancur menjadi debu dan beterbangan dihempas angin.

Tubuh Prince Key terlempar ke sebuah jurang yang dalamnya ratusan meter. Prince Key berusaha memanggil Lucifer yang sedang sengit bertarung dengan Beckon. Tubuh prince Key melayang di udara. Dan hal itu dimanfaatkan oleh Seungren untuk menyerang.

“BLACK TORNADO FLAMES!!!”

Kini tubuh prince Key tidak bisa menghindar. Pedangnya juga terlalu berat untuk di gerakkan tanpa menggunakan tumpuan kakinya. Api tornado itu tepat mengarah ke kepala prince key. Namun dengan kekuatan yang tersisa Price key mengayunkan pedangnya dan membuat tubuhnya bisa mengelak dari serangan itu. Serang itu lewat hanya beberapa senti di sebelah kanan pipi prince Key, mengakibatkan rambut sebelah kanannya yang terbang di udara terbakar habis.

“Key, kamu tidak apa-apa?” Tanya Lucifer saat prince Key mendarat di punggungnya.

Prince Key meraba pelipis kanannya, tempat rambutnya yang terbakar. Emosinya kembali memuncak, tapi pedangnya juga semakin berat.

“Sialan pedang ini semakin berat.” Umpatnya.

DHUAARRRRR…

Serangan Seungren datang dengan tiba-tiba, dan Prince Key hanya bisa menahan serangan itu dengan pedang biru safirnya di depan dadanya. Serang itu membuat tubuhnya jatuh tidak sadarkan diri di atas punggung Lucifer.

“KEY…!!!”

Lucifer panik dan berusaha membawa tubuh Key pergi menjauh dari Seungren. Terlambat, Seungren dengan pedang di tangannya telah berada di atas punggung Lucifer dan siap menguhunuskan pedangnya pada tubuh Prince Key yang tidak sadarkan diri.

“PRINCE KEY…..BANGUN!!!”

$$$

“Dimana ini ? Siapa kamu?”

“Hahaha…, kamu tanya siapa aku? Lancang! Kamu telah menggunakan jasad ku tapi tidak tahu siapa aku.”

Di depan Prince Key berdiri se sosok naga jantan yang otot-otot tubuhnya terlihat begitu kokoh. Warna sisik tubuhnya mirip dengan Lucifer yaitu biru safir tapi jauh lebih mengkilap. Prince Key melihat ke sekelilingnya tapi tak ada sebuah benda pun yang dikenalnya, hanya berupa kumpulan asap putih kebiru-biruan.

“Siapa kamu? Bukan kah seharusnya aku sedang bertarung…,” Prince Key menghentikan kalimatnya, ada sesuatu di dalam benaknya yang menyadarkan dia akan sesuatu. “Jangan-jangan kamu… adalah arwah dari pedang biru safir? Naga biru yang sisiknya dijadikan pedang.”

“Hahahahaha…. akhirnya kamu menyadari juga. Yah aku adalah Blue Dragon.”

“Kenapa kamu menolak untuk aku gunakan? Tubuhmu semakin berat saat aku gunakan.” Tanya prince Key.

“Kamu terlalu lemah.”

“Apa? Aku tidak lemah. Berikanlah aku kekuatanmu! Akan aku buktikan kalo aku kuat.”

“Jaminannya apa?”

“Jiwaku.”

“Oke, aku akan pinjamkan kekuatanku. Jika kamu bisa menggunakannya, kamu akan memiliki kekuatanku untuk selamanya. Tapi jika kamu tidak bisa, jiwamu akan aku ambil.”

“Setuju.”

$$$

“Matilah kau!”

Seungren mulai menghunuskan pedangnya ke tubuh prince Key. Tiba-tiba, pedang biru safir yang berada di dada prince Key mengeluarkan cahaya biru yang sangat terang membuat tubuh Seungren terpental dari punggung Lucifer.

Prince Key membuka matanya, merasakan kekuatan yang berlipat-lipat di dalam tubuhnya. Kemudian dia bangkit, dan mengangkat kembali pedangnya. Kini pedangnya terasa sangat ringan seperti udara, sangat ringan.

“Gumawo, Blue Dragon. Aku akan buktikan kalo aku sangat kuat.” Batin Prince Key.

Seungren sangat terkejut saat melihat cahaya biru yang keluar dari pedang biru safir. Pedang itulah yang dulu sempat hendak di rebut dari gurunya, peramal Jonghyun.

“Luci, ayo kita selesaikan sekarang.”

Lucifer terlihat bersemangat. Kekuatannya kembali meningkat seperti mendapatkan suntikan tenaga dari prince Key.

Dengan kecepatan tinggi, Lucifer terbang ke arah Beckon dan menyerang dengan semburan apinya yang dahsyat. Beckon juga tidak mau kalah juga mengeluarkan semburan apinya, sehingga kembali terjadi ledakan yang jauh lebih besar. Seungren dengan sergap berusaha menerbos gumpalan api dan menyerang prince Key. Namun setelah menerobos gumpalan api, Seungren tidak menemukan sosok Prince Key.

“TERIMALAH INI…. ALMIGHTY FLAMES!!!”

Prince Key melayang di udara, tepat di atas Seungren. Pedang biru safirnya berubah menjadi sebuah pedang cahaya biru yang berukuran besar, sekitar dua meter. Pedang itu terasa sangat ringan, sehingga tidak mengganggu gerakan prince Key.

Seungren tidak dapat menghindar. Prince Key mengayukan pedangnya kearah tubuh Seungren dengan sekali tebasan. Seungren berusaha untuk menangkisnya, namun pedang itu tidak bisa di tangkis karena pedang itu benar-benar seperti cahaya. Namun saat menyetuh tubuh Seungren cahaya itu menjadi lebih tajam seratus kali dari pedang biasa. Dan dalam waktu sekejap tubuh Seungren dan naganya terbelah menjadi dua dan melayang jatuh.

“Ini benar-benar pedang Blue Dragon yang ada dalam legenda.” Ujar Prince Key saat mendarat di punggung Lucifer.

Prince Key hanya sepintas melihat tubuh Seungren jatuh dan menghilang di balik hutan di bawah sana. Dan ia kembali melihat ke pedangnya yang berubah kembali seperti biasanya.

“Key, kamu telah dipilih oleh Blue Dragon untuk menggunakan pedang itu. Selamat.”

Prince Key senang mendengar punjian dari Licifer, naganya. Dendam pada Seungren telah terbalaskan.

“Eragon menghubungiku. Katanya kita harus menyusulnya ke sebuah tempat persembunyian di arah matahari terbenam. Dan Prince yang lainnya juga telah menuju ke sana.” Lucifer memberi tahu pesan yang baru diterimanya dari Eragon.

“Ayo kita kesana. Banyak yang ingin aku tanyakan pada peramal Jonghyun.” Prince key terlihat bersemangat.

“Kamu terlihat semakin tampan dengan kepala botak sebelah seperti itu,hehehe.” Lucifer tersenyum.

“Omo…,” Prince Key meraba bekas serangan Seungren.

Padahal sebelumnya sempat lupa karena terlalu bahagia mendapatkan pedang Blue Dragon.

“Sialan!!”

$$$

Di Dark Kingdom

“Sialan semua tahanan berhasil melarikan diri,” gerutu Dark Sooman.

Singgasananya yang terlihat mewah tak membuatnya nyaman untuk duduk dengan tenang. Sejak mendengar berita tentang lolosnya peramal Jonghyun, Dark Sooman terlihat sangat khawatir.

“Tanda kehidupan Seungren juga hilang.” Batinnya.

“Maaf yang mulia, Kelima Jendaral Black-M telah tiba.” Kata seorang prajurit penjaga.

“Persilahkan masuk!!!”

“Kami menghadap yang mulia.”

Di hadapan Dark Sooman telah berdiri lima orang jendral yang dikenal dengan sebutan Jendral Balck-M. Kelima jendral itu memiliki tubuh seorang kesatria, tubuh yang sempurna. Baju perang yang dikenakannya membuat tubuhnya terlihat semakin kekar. Wajahnya kaku dan tegas serta memancarkan aura kegelapan.

“Peramal Jonghyun dan keempat prince Kingdom berhasil melarikan diri dari penjara kastil naga. Kemungkinan tujuan mereka selanjutnya adalah pulau naga untuk mencari SHINee sword. Aku ingin kalian menghabisi mereka sebelum menemukan pedang itu.”

“Siap yang mulia.”

Kelima jendral itu kembali membungkuk hormat dan meninggalkan ruang kerajaan.

$$$

Keempat prince Kingdom berkumpul dengan peramal Jonghyun di tempat persembunyian setelah matahari menghilang di peraduannya. Kelima naga, dipandu Erago, mengambil tempat persembunyian yang berbeda.

“Tempat ini telah aku lindungi dengan pelindung sihir, jadi Dark Sooman tidak akan meyadari keberadaan kita. Kalian juga dilarang melakukan telepati dengan naga-naga kalian karena hal itu akan membuat dark Sooman mengetahui tempat persembunyian ini.”

Peramal Jonghyun menjelaskan pada keempat Prince. Semuanya terlihat patuh, tanpa ada pertanyaan.

“Untuk sekarang kalian harus minum ramuan ini, untuk mengembalikan stamina kalian. Setelah itu kita istirahat.” Peramal Jonghyun melanjutkan.

“Tapi… ada yang ingin aku tanyakan.” Prince Key menyela.

“Simpan saja pertanyaanmu sampai kita tiba di persembunyian yang sebenarnya. Besok kita akan melakukan perjalanan panjang satu hari penuh, untuk itu stamina kalian harus terjaga dengan baik.  Kemungkinan juga ada prajurit Dark Sooman yang akan menghadang  di perjalanan.”

“Kita mau kemana?” Tanya Prince Onew.

“Ketempat pemukiman para pemberontak di pegunungan Andalus. Ayo minum ramuan ini dan cepat istirahat. ” Peramal Jonghyun mengisaratkan pada ke empat Prince untuk tidak bertanya kembali.

Meskipun banyak pertanyaan yang menggelayut di benak masing-masing prince terutama prince Key, namun mereka meyimpannya untuk sementara. Mereka terlihat bagitu lelah setelah mengalami pertempuran yang panjang. Saatnya untuk mengembalikan kekuatan dan staminanya kembali.

$$$

END

Next >>>> SHINee Sword

Ini adalah Trilogi… 5Prosoner >>> SHINee Sword >>> Kill Dark Sooman

52 responses to “5 Prisoner (Part-5)

  1. ceritanya keren oppa mian baru komen di part 5 hehehe , kelanjutan dr ini shinee sword ya? aaah ga sabar pgn cpt tau kelanjutanya hehe

    • enggak apa-apa, kalo disini udah enggak wajib komen kok… yang penting bisa happy…tapi kalo di FFindo (aku kan jadi author juga disana), Kalo FFku komennya dikit… dibawah 25… aku enggak post lagi kelanjutannya di sana… kasihan takut hanya jadi sampah..kekekek
      kalo disini bebas kok..
      gumawo

  2. Jihoon (almarhum kok masih ditulis?) ahahaha…

    lhoo, ini trilogy tah????? endingnya emang gantung gini??
    Pertanyaan apa sih yang mau ditanyain Key? Ngebayangin pertarungannya kayak nonton dragon ball :3

    • yahhhh… kan biar readernya nggak lupa kalo dulu juga pernah tampil…#PLAK
      salah satu pertanyaannya…
      kenapa si peramal Jonghyun itu memiliki pedang blue Dragon…??? itu pedangkan hampir dikatakan legenda dan keberadaannya tidak diketahui…
      gumawo ya…
      jihoonya kebanyakan nonton kartun…entar aku perbaruhin di tulisan selanjutnya..
      gumawo

  3. seru koooooook ^^ gumawo juga uda menyuguhkan FF yang keren ini… *pelampiasan ngga baca komik sebulan gara2 duit cekak* ahaha

  4. Huuaahhhhhh!!!!!!!
    key oppa emank tmbah cakep ugh klo botak sbelah… keykeykeykeykey
    huahhhhh!!!!!!!
    chukae yah oppa,, udah dapet pedang biru safir’y….. hhe

    o-key lah, saya tunggu yg SHINee Sword’y….
    Annyeonghi ghesyeyo….!!!!!!

  5. Ayooo chinguuu…
    sambungannya….
    ceritanya rame brasa baca novel….
    pa lgi klo di bikin filmnya ya…
    kekekke

  6. huaaahhh KEREN BANGET…!!!!
    Key Oppa keren….
    trnyata botak sbelahnya itu gra” seungren tohh..
    hahaha….*plak..
    tpi mskipun botak key ku tetep ganteng kok…

    lanjutanny di SHINee Sword y oppa?
    d tunggu y…..

  7. baiklah oppa,,aku tunggu kelanjutan yang sHinee swords,…..

  8. hwaaaaaaaaaaa ini kelanjutan’ny ad ga oppa????
    aq muter2 d ffindo ga ad kelanjutan’ny T.T
    yg part 5 aj aq nemu dsni😦
    pengeeen lanjutan’ny…😀

  9. dinar titik asmarani

    part 6nya mana nih? ditunggu loh ^0^

  10. sherleyesther

    OK!! Let’s Go lanjut ke SHINee Sword! Keren cerita juga ceritanya..🙂
    Komennya tak bisa panjang2,soalnya keburu komennya ada yg sama..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s