Tempat Tidur

Author : Park Jihoon

Lenght : Drabble

Cast : SHINee

Genre : Comedy

Setting : Di suatu hotel di Jepang

Selamat membaca…

$$$

Pada saat debut di Jepang, SHINee tinggal di sebuah hotel yang tergolong mewah dan mereka meminta pada pihak manajemennya untuk tinggal dalam satu kamar. Artinya satu kamar isinya lima orang, karena mereka ingin semakin dekat satu sama lainnya. Ketika mereka tiba di dalam hotel, ada sebuah tempat tidur yang menjadi rebutan diantara mereka. Alasannya, tempat tidur tersebut letaknya yang sangat strategis, dekat dengan jendela dengan view pemandangan yang sangat luar biasa. Pokoknya siapa yang tidur di situ, dijamin akan tidur nyenyak  dunia akhirat.

“Onew-hyung sebagai leader dan yang paling tua harus mengalah,” ujar Key dan membuat Onew tidak berkutik.

Onew keluar dari dunia persaingan perebutan tempat tidur. Sedangkan keempat namja lainnya kembali terlibat persaingan yang sangat ketat, beradu argumen untuk memperebutkan tampat tidur tersebut.

“Sebagai seorang magne, aku harus diprioritaskan dalam hal apapun termasuk memilih tempat tidur,” ujar Taemin sok diplomatis.

“Enak aja…,” tolak Minho. “Yang patut diprioritaskan itu adalah member yang paling berkharisma, karena dengan tidur di tempat tidur tersebut akan membuat kharismaku semakin meningkat.”

“Jangan hyung, kasihan ama tempat tidurnya… entar malah diilerin sama hyung,” ujar Taemin.

“Enggak kok, kali ini aku enggak bakalan ileran.”

“TIDAK PERCAYA,” kata yang lainnya kompak.

“Seharusnya yang paling berhak nempati kasur itu adalah aku,” ujar Key. “Karena aku adalah member yang paling cantik,” Key mengedip-ngedipkan matanya.

PLETAK…

“Enggak ada hubungannya,” ujar Jjong. “Tempat itu harus jadi milik si Bling-bling Jjong, karena aku sebagai leader vokal harus tidur nyenyak dan nyaman supaya suaraku semakin sexy.”

“Ya ampun… suara cempreng aja dibilang sexy,” kata Key tidak sepakat.

“Ya udah kalo gitu kita pilih berdasarkan tinggi badan, jadi siapa yang paling tinggi dia yang berhak atas tempat tidur ini,” usul Minho.

“Dasar si jangkung, lo mau mati ya… ngungkit-ngungkit tinggi badan,” Jjong tersinggung.

“Gimana kalo kita lomba masak dulu…,” usul Key.

“Mau masak dimana hyung?” tanya Taemin. “Kalo menurutku mendingan kita lomba makan eskrim aja, siapa yang paling banyak makannya, dia yang berhak atas tempat tidur ini,” usulnya kemudian.

“Dasar ulat eskrim,” ujar Jjong.

“Pokoknya aku yang berhak tidur di sini,” ujar Key memaksa.

“Enak aja… aku,” kata Jjong.

“AKU…,” ujar Minho.

“Aku, si magne,” Taemin ikut ngotot.

BAK… BIK… BUK… PLAK.. BUAGH… DUGH…, perang bantal pun dimulai…

“Yah kalian kok malah berantem sih,” tiba-tiba Onew yang sedari tadi melihat perdebatan mereka ikut melerai perkelahian tersebut.

“Onew-hyung jangan ikut campur,” Key memperingatkan.

“Aku Cuma mau ngasih saran kok,” ujar Onew.

Keempat namja tersebut langsung menoleh ke arah Onew penuh curiga, jangan-jangan ada ayam di balik batu. Tapi karena tidak ada solusi lagi akhirnya mereka pun menerimanya. Kemudian Onew ikut bergabung dengan mereka, duduk diatas tempat tidur yang menjadi sengketa.

“Apa saran Onew-hyung?” tanya Taemin.

“Bagini…,” Onew memelankan suaranya hingga membuat semuanya tegang. “Aku  ada saran, begini… siapa yang bisa menjawab pertanyaanku paling cepat dia lah yang berhak untuk tidur di tempat tidur ini.”

“Aku setuju,” kata Key sepakat.

“Aku juga, karena aku yakin kalo aku yang bakalan menang,” ujar Minho penuh keyakinan.

“Dengarkan baik-baik ya…,” pinta Onew, keempat namja tersebut  mendekatkan telinga mereka ke arah Onew. “Tebak, ini bunyi apa?”

“Ah… kali ini aku yang menang. Pasti suara donal bebek,” batin Taemin.

Suasana tiba-tiba hening seketika. Tidak ada suara apapun, hingga hembusan nafas mereka yang menggambarkan ketegangan terdengar begitu jelas. Key, Jjong, Minho dan Taemin terlihat begitu sangat sarius, memusatkan konsentrasinya di telinga mereka.

“Satu… dua…,” hitung Onew, membuat suasana semakin tegang.

DHUUUUUUUUUUUUUTTTTTTTTTT…~~~~

DHUUUUUUUUUUUUUTTTTTTTTTT…~~~~

DHUUUUUUUUUUUUUTTTTTTTTTT…~~~~

“KENTUUUUUUTTT…,” teriak Key, Jjong, Minho dan Taemin reflek.

BAK…BIK… BUK… DUAGH…, Empat bantal melayang ke arah Onew. Namun sebelum terjadi penganiayaan yang lebih lanjut, bau semerbak mulai memenuhi udara di dalam kamar hotel, membuat keempat namja SHINee tersebut lari tunggang langgang menyelamatkan diri ke luar kamar.

“Hoeks… hoeks… hoeks…,” Key, Jjong, Minho dan Taemin langsung muntah berjemaah.

“Ya ampun… Onew-hyung makannya apa sih, busuk banget,” ujar Minho sambil memegangi perutnya yang terus berkontraksi.

“Baru kali ini aku mencium bau kentut yang baunya busuk kayak gitu,” sambung Jjong.

Di dalam kamar…

“Akhirnya…, aku bisa menguasai tempat tidur ini tanpa ada yang protes,” ujar Onew penuh kemenangan. “Hahaha… Onew dilawan.”

$$$ END $$$

48 responses to “Tempat Tidur

  1. onew salah kentut.
    seharusnya authornya yang dikentutin.
    kesalahan teknis harap dimaklumi.
    *dikejer-kejer Jihoon*

  2. buwahahahaha, yang lain di kubulin sama Onew oppa xDD
    jihoon oppa mau nanya? Onew oppa di kasih Jihoon oppa makan apa sampe-sampe, baunya busuk mengalahkan bangkai siput *plakkkk* ^^v

  3. huahahahahahahahaha
    manusia kok somplak semua, authornya banget laah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s