Mr. Sangtae 2

Author : Park Jihoon

Cast : SHINee

Cameo : Krytal, Sulli

Genre : Comedy

Note : Bagaimana jika Mr. Sangtae ikut shooping bersama?

$$$

Saat matahari bersinar agak tinggian dikit, lebih tinggi dari Jjong pastinya, atau sekitar jam 9 pagi, dorm SHINee mendadak heboh tingkat akut. Lebih heboh dari pasar impres. Onew, sebagai seorang leader langsung mengeluarkan senjata rahasianya yaitu toa ajaib yang baru dipinjam dari pak RT kemaren sore.

“BANGUUUUUUNNNNNN…!!!”

“BANGUUUUUUNNNNNN…!!!”

“BANGUUUUUUNNNNNN…!!!”

Onew berteriak heboh sambil goyang koprol plus goyang patah-patah, maklum penyakit sangtaenya belakangan ini sering kambuh. Lengkingan suara yang keluar dari toa membuat telinga siapapun bisa budek permanen, bahkan kucing tetangga yang bunting di luar nikah langsung brojol mendadak. Keempat namja SHIINee, Jjong-Key-Minho-Taemin, terpaksa keluar dari kamarnya dengan tampilan yang ‘enggak banget’.

Jjong keluar kamar dengan rambut mirip landak habis kesetrum listrik dengan jari telunjuk tenggelam sempurna dalam lobang hidungnya. Sesekali telunjuknya bergoyang ‘ringdingdong’ hingga mengeluarkan barang berharganya yang lebih berharga dari emas dan permata, upil yang berkilauan. Key berjalan keluar dari kamarnya dengan stylist ala ‘syahrini banget’ kecuali rambut pirangnya yang mirip sarang tawon kena badai topan el nino. Minho, seperti biasa, liuk-liuk aliran ilernya saat tidur masih membekas sempurna, bahkan dia sempat mengeluarkan slogan khasnya “sruuuuppppttt, yah hampir jatuh deh, hehehe.” Taemin, sang magne, keluar dengan rambut pirangnya yang mirip sarang kecoak ditinggal mudik. Atau bisa disebut mirip dengan rambut jamur yang jamuran.

“Oh migot, jika para Shawol melihat tampilan kalian kayak gini aku yakin mereka pasti ilfil. Tapi enggak apa-apa deh karena ini membuktikan bahwa di SHINee hanya sang Leader lah yang paling gantheng, hehehe.” Ujar Onew sedikit shock saat melihat tampilan para membernya.

“Onew hyung, obatnya udah diminum?” tanya Key dengan nada langsung menusuk ke ulu hati yang terdalam.

Senyum yang sempat mengembang di bibir Onew langsung lenyap seketika. “Key, lu kira aku sakit?”

“Yah sapa tahu? karena hyung sepagi ini udah bicara ngelantur.”

“Aku bicara jujur kok, lihat tuh wajah kalian… sungguh mengenaskan, mirip pembokat yang jadi korban penganiayaan majikannya.” Onew menunjuk ke arah member yang lainnya satu-satu. “Sedangkan aku, aku kan habis mandi… jadi yang pasti wajahku terlihat lebih berkilau, hehehe.”

“Iya… kami juga tahu hyung habis mandi karena hyung hanya menggunakan CD doang tuh, atau jangan-jangan mau pamer CD baru ya?” Key menunjuk ke bagian terlarang Onew.

Onew terlihat kaget dan shock. “Ya ampun, aku lupa kalo belum pake celana.” Onew langsung melindungi daerah pribadinya dengan kedua tangannya. “Kalo bagini, bisa-bisa keganthengan ku bisa luntur,” gumamnya.

“Dasar Mr. Sangtae,” gumam yang lainnya.

“Oh ya, kalian jangan tidur lagi! Hari ini kita akan Shoping,” Onew mengingatkan.

“Ne.”

“EMAAAAAKKKKKKK…, CELANA KU KETINGGALAN,” Onew lari ke kamarnya ala monyet kena ambeyen.

“DASAR KELAKUAN SI Mr. SANGTAE, SYALALALALALALA..~~~~” Tariak Key-Jjong-Minho-Taemin ala paduan suara.

$$$

Beberapa saat kemudian semua member SHINee telah berada di dalam mobil, dengan Jjong yang berada di bagian kemudi alias jadi sopir. Kali ini mereka sepakat untuk tidak membawa sopir yang sering mengantar mereka, bahkan sang manajenya  pun tidak diperbolehkan ikut. Key, sang pengagas, memang merencanakan acara shoping kali ini untuk kalangan member SHINee, alasannya supaya hubungan mereka jauh lebih baik lagi.

“Umma, sebelum belanja kita sarapan dulu ya!” pinta Taemin.

“Pasti dong, kita kan belum sarapan. Tadi aku tidak sempat masak, ketiduran.”

“Umma…, aku mau makan ayam goreng,” pinta Onew dengan suara manja ala Taemin.

PLETAK

“Umma??? Sejak kapan aku melahirkan Onew-hyung?”

“Umma tiri…, kenapa kamu kejam pada diriku,” Onew mulai lebay.

“Yang boleh manggil umma hanya Taemin seorang,” Key melirik Taemin.

“Yah, kalian bertiga berisik aja. Ganggu konsentrasiku tahu, kalo nabrak gimana?” ujar Jjong yang dari tadi merasa diacuhkan.

“Kalo nabrak, kamu yang akan aku bunuh,” sahut Key sadis.

Jjong langsung keder, tidak berani menjawab ucapan Key.

“Key…, dari tadi kamu marah mulu. Jangan-jangan lagi dapet ya?” bisik Onew di telinga Key.

Wajah Key langsung merah membara. Kedongkolan di dalam hatinya mulai memuncak, rasanya Key ingin melempar sang leader SHINee itu ke luar mobil, tapi hati kecilnya berkata “sabar Key, ingat Onew itu adalah leader SHINee meskipun sangtaenya tidak ketulungan. Kalo dia tidak ada, siapa yang akan makan masakan yang kamu masak?” Key kemudian mulai menurunkan emosinya dengan membayangkan momen-momen yang menyanangkan.

Grooookkk… Grrrooookkk… Groookkkkk…

Tiba-tiba suara dengkuran nan syahdu terdengar, suara dengkuran yang tidak asing lagi di telinga keempat namja tersebut. Key, Taemin dan Onew langsung melihat kearah Minho yang sedang asyik molor di kursi belakang. Sebelum berangkat, Minho memang telah memasan kursi belakang tersebut dan keempat namja SHINee lainnya mengizinkannya tanpa sedikitpun ada kecurigaan. Minho tidur dengan begitu nyenyaknya, seperti tidur di tempat tidur yang paling empuk sedunia. Key, Onew dan Taemin saling tatap dengan melempar kode-kode rahasia, dan dalam waktu singkat sebuah konspirasi tercipta.

“DASARRRRR…. TUKANG MOLOOOOORRRRRRR,” tariak Key, Taemin dan Onew.

“APA TUKANG KOLOR? Mana? Aku mau beli yang gambar power rangers.” Minho langsung bangun saat mendengar teriakan ketiga namja jail tersebut dan langsung nyerocos tanpa bisa direm.

WKWKWKWKWKWKWK…, ketiga namja plus Jjong ngakak mendadak, apalagi waktu melihat muka polos Minho yang begitu mengidam-ngidamkan Kolor power rangers. Bahkan Jjong sampai memukul-mukul stir mobil saking gelinya waktu mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Minho.

“Ah… sialan, aku dikerjain lagi,” gumam Minho saat melihat semua member SHINee ngakak enggak ketulungan.

Perjalan kembali berlanjut. Kantuk Minho hilang seketika sejak kejadian barusan yang menimpanya, bahkan dia tidak berani sender-senderan lagi, takut tertidur dan kembali dikerjai. Jjong mengendarai mobil dengan lincah dan cekatan, meskipun terkadang matanya jelalatan saat melihat pemandangan yang menurutnya mubazir untuk dilewatkan, yaitu yeoja cantik.

Tak berselang lama, mereka kemudian tiba di salah satu pusat perbelanjaan di kota Seoul. Jjong langsung melajukan mobilnya ke tempat parkir yang tersedia di gedung tersebut. Dan mereka langsung menuju ke sebuah tempat makanan cepat saji untuk sarapan.

Anak-anak SHINee menempati tempat yang cukup privat di tempat makan tersebut, untuk menghindari hal-hal yang tidak mereka inginkan. Sebelumnya mereka pernah datang ke suatu rumah makan biasa, tapi disana mereka bukannya makan, malah melayani fans yang menyadari keberadaan mereka, mulai dari foto bareng, tanda-tangan dan yang lainnya.

Mereka langsung menempati meja yang kosong, kebetulan di ruang yang rada tertutup itu tidak banyak orang di dalamnya, sehingga mereka bisa lebih leluasa. Kemudian mereka menentukan perwakilan yang akan memasan dan mengambil makanannya. Namun tidak ada seorangpun yang bersedia menjadi sukarelawan.

“Onew-hyung aja yang pesan makanan kita, dia kan leader SHINee yang gantheng,” rayu Key.

“Andwe…, masak leader jadi tukang suruh-suruh. Mirip pembokat aja,” tolak Onew.

“Ayolah hyung,” pinta Taemin dengan aegyeo yang bisa meluluhkan hati Onew.

“Oke, baiklah.”

Akhirnya Onew luluh dan beranjak dari tempat duduknya.

“Oh ya, mana uangnya?” pinta Onew.

“Pake uang hyung aja dulu, entar kita ganti.” Ujar Key.

“Iya hyung, masak hyung enggak bawa uang. Bohong banget,” timpali Jjong.

“Enggak bisa, aku enggak mau dikibuli ketiga kalinya. Kalian bilang seperti itu tapi pas waktu aku tagih entar kalian bilang, ‘loh bukannya yang kemaren itu hyung yang traktir.’ Andwae… pokoknya sekarang mana uangnya kalo mau makan, kalo enggak ada uang ya enggak ada makanan.”

Akhirnya Jjong, Key, Minho dan Taemin mengeluarkan uangnya sendiri. Rencana yang disusun oleh JongKey couple tidak mempan untuk ketiga kalinya.

“Nih hyung, pesan seperti biasanya ya!” ujar Key saat menyerahkan uangnya.

“Nah, kalo beginikan bagus.”

Kemudian Onew langsung menuju ke tempat pemesanan.

“Jjong, sepertinya kita harus cari cara lain untuk ngibuli Onew-hyung,” bisik Key.

“Ne…,”

Di tempat pemesanan, Onew melihat menu-menu makanan yang disediakan. Tiba-tiba di dalam otaknya muncul ide yang sangat brilian, ide yang tak pernah ada sebelumnya. Dengan senyum yang mengembang, dia bergumam, “hehehe… terimalah pembalasanku kali ini.”

Tak berselang lama. Onew pun datang dengan makanan yang dipesannya. Onew tersenyum lebar saat tiba di tempat duduknya, namun keempat namja SHINee lainnya hanya bisa tertegun menganga lebar mirip ikan yang kekurangan air.

“Pesanan datang!!!” ujar Onew.

“Hyung, kenapa ayam semuanya?” tanya Key heran.

“Iya…, biasanya kan aku pesan pasta,” Kata Jonghyun.

“Nasi juga enggak ada,” ujar Minho.

“Masak kita makan ayam doang?” Taemin cemberut.

“Kalian tadi bilang apa? ‘hyung pesan seperti biasanya ya,’ kalo aku pesan seperti biasanya ya ayam ini.”

Key-Jjong-Minho dan Taemin males untuk mendebat sang leader, karena ujung-ujungnya mereka tidak akan menang. Yang ada cuma emosi, dan bikin penyakit darah tinggi kumat.

“Ya udah, kalo kalian tidak mau biar ayamnya aku yang makan.”

“Enak aja, ini kan pake uangku,” Minho ngambil ayam yang hendak diambil balik oleh Onew.

“Wahhh… jangan-jangan ini emang rencana Onew-hyung supaya dapat makan ayam gratis. Hehehe… maaf ya hyung, ayamnya tidak akan aku serahkan ama onew-hyung.” ujar Key.

“Ah sialan… rencana pertama gagal, rencana kedua harus dijalankan,” batin Onew.

Akhirnya semuanya bisa menerima menu makan yang dipesan Onew secara sepihak. Onew melahap ayamnya dengan bringas, dan yang lainnya hanya menonton Onew dengan heran. Setiap Onew makan ayam, pasti akan membuat keempat membernya kagum dan bergumam “Dasar maniak ayam.” Ketika yang lainnya hendak menyantap ayamnya, tiba-tiba terjadi ‘kecelakaan.’

HATCHHHIIIIII….

Onew bersin dengan kerasnya, dan membuat semua isi yang ada di mulutnya berterbangan. Ada yang hinggap di wajah Key, Jjong, Minho dan Taemin, bahkan ayam goreng yang berada di depan member SHINee lainnya juga tidak luput dari tebaran bersin Onew.

“HYUNGGGGG….,” teriak Key.

“Mianhe…,” ujar Onew, berusaha mengelap wajah Key yang berlumuran ayam plus jigong Onew.

“Waaahhh.. ayamnya!” seru Jjong saat melihat ayam gorengnya di lumuri butiran ayam plus jigong Onew.

“Mianhe,” ujar Onew sekali lagi.

“Ya ampun, jigong Onew-Hyung ternyata lebih busuk dari iler ku,” ujar Minho saat membersihkan wajahnya dengan tisue.

“Huwaaaa…., Onew hyung mencemari wajahku yang cute,” Taemin histeris.

“Ya udah, kalian bersihkan diri dulu di toilet. Dan pesan makanan lagi…, biar makanan ini aku yang makan. Kalau dibuang kan mubazir,” ujar Onew pura-pura perhatian.

“Jangan-jangan ini rencana Onew-hyung ya?” duga Key.

“Anioo…, jangan berprasangka buruk. Ayo cepatan bersihkan dirimu dulu…,entar kita kesiangan belanjanya.”

Jjong, Key, Taemin dan Minho kemudian langsung menuju ke toilet, mereka tidak ingin wajahnya terinfeksi jigong Onew dan menimbulkan jerawat.

“Akhirnya… rencanaku berhasil, makan ayam gratis, hehehe.” Gumam Onew dengan senyum penuh kemenangan.

$$$

Beberapa saat kemudian mereka keluar dari tempat makan tersebut. Onew, satu-satunya member SHINee yang makan paling kenyang, lima porsi ayam goreng. Dan hal itu membuat yang lainnya hanya menggerutu tidak jelas. Namun kejadian tersebut tidak berlangsung lama, karena mereka langsung hanyut dalam susana shooping yang menyenangkan saat memasuki tempat perbelanjaan tersebut.

Kelima namja SHINee tersebut memutuskan hanya berberlanja untuk kebutuhan pribadi, misalnya pakaian, tas, sepatu, topi dan yang lainnya, intinya tidak digunakan untuk panggung maupun acara syuting lainnya. Kemudian mereka memasuki sebuah toko yang cukup mewah dengan merek-merek yang terkenal.

Mereka langsung mencari barang-barang yang mereka inginkan, dan Key sering menjadi konsultan untuk setiap barang yang hendak dibeli oleh member lainnya. Key, sang Diva SHINee memang jago dalam hal fashion. Namun tidak sama dengan Jjong, dia lebih suka berbelanja di tempat yang pelayannya cantik-cantik.

“Mbak, ini harganya berapa ya?” tanya Jjong pada sang pelayan yang berwajah cantik.

Si pelayan tersebut menanggapi pertanyaan Jjong dengan senyuman termanisnya, mungkin dia menyadari bahwa namja yang sedang bertanya padanya itu adalah salah satu member SHINee.

“Ini loh harganya Pak, sudah tertera disini,” si pelayan menunjuki label yang tergantung di pakaian.

“Jangan panggil Pak dong! Berasa udah punya anak lima lusin,” pinta Jjong.

“Hehehehe, ne.. mianhe,” si pelayan makin tersenyum manis.

“Kalo kamu senyum gitu, malah tambah manis,” rayuan Jjong mulai beraksi.

Entah apa yang dirasakan si pelayan tersebut, yang pasti senyumannya tidak pernah luntur dari bibirnya.

“Noona…, hati-hati sama orang ini. Dia memang orang tergombal di seluruh korea ini, bahkan kemaren ada kucing tetangga yang digombalin dan besoknya langsung bunting.” Tiba-tiba suara Taemin muncul dari belakang Jjong.

Senyum si pelayan langsung lenyap.

“Anioo… itu bohong,” sanggah Jjong. “Taeminah… awas kau!!!”

Taemin langsung ngibrit sebelum Jjong menganiayanya.

Acara Shooping selalu membawa para member SHINee ke dalam sebuah ikatan persahabatan yang lebih erat. Canda dan gurauan yang terjadi, membuat hubungan itu semakin lengket. Mereka keluar masuk beberapa toko, mulai dari toko pakaian, tas dan sepatu.

Saat memasuki sebuah toko pakaian, mereka bertemu dengan krystal dan Sulli yang juga sedang Shooping. Para member SHINee begitu senang bertemu dengan salah satu temannya di SM di luar pekerjaannya sebagai artis.

“Annyeong, senang banget bertemu oppa disini,” sapa Sulli.

Setelah cukup berbincang-bincang, akhirnya mereka berpencar untuk mencari barang-barang yang diminatinya. Minho, sebagai member SHINee yang selalu dipasangkan dengan krystal, dengan senang hati selalu mengikuti Sulli dan Krystal layaknya bodyguard. Sedangkan Key, Jjong dan Taemin bersama-sama mencari pakaian, dan sang lader, Onew, keluyuran entah kemana, seperti anak yang hilang saja.

“Hyung, sepertinya baju ini bagus ya?” tanya Taemin pada Key yang berada di sebelahnya.

“Ho oh, bagus.”

“Key, coba lihat deh Minho! Mentang-mentang ketemu ama ceweknya, kita malah ditinggalin,” seru Jjong.

“Wae? Kamu cemburu? Kalo cemburu, pacarin aja Minho sekalian.”

“Yeahhh… emang ike cowok apa-aan?” seru Jjong ala cewek abal-abal.

“Min.., Sulli juga cantik ya?” Tanya Jjong.

“Cantik…,” jawab Taemin singkat.

“Jiah…, jawabannya singkat banget. Jangan-jangan kamu tidak normal ya?”

“Enak aja tidak normal, tapi aku tidak kayak Jjong-hyung yang selalu mengobral cinta pada cewek cantik.”

PLETAK

“Sialan lu…,” sungut Jjong.

Mereka terlihat khusuk melihat pakaian satu demi satu, mencari yang cocok di mata. Key masih bersama dengan Taemin dan Jjong, sedangkan Minho masih setia mengawal kedua yoeja Fx yang cantik tersebut.

Tiba-tiba…

“MINHO-AH… KE SINI SEBENTAR…!!!” teriak Onew dari salah satu sudut toko pakaian tersebut.

Suara Onew yang cempreng membuat Minho mengalihkan perhatiannya dari kedua yeoja cantik itu. Key, Jjong dan Taemin pun ikut mencari sumber suara sang leader.

Dari tempat Onew berdiri, dia terus memberi kode dengan lambaian tangannya supaya Minho cepat-cepat menghampirinya. Namun Minho dari kejahuan juga memberikan isyarat dengan lambaian tangan bahwa dia tidak mau. Key, Jjong dan Taemin langsung memiliki firasat buruk saat mengetahui tempat Onew berdiri yaitu  area pakaian dalam di pajang.

“Semoga sangtae Onew-hyung tidak kumat,” Doa’ Key-Jjong dan Taemin.

“MINHO… KE SINI SEBENTAR, DI SINI ADA KOLOR POWER RANGERS… KATANYA TADI MAU BELI? DI SINI BANYAK MODELNYA NIH… BAHKAN WARNANYA JUGA MACEM-MACEM. EH ADA YANG WARNA PINK JUGA…,” Teriak Onew sambil melambaikan kolor warna pink yang ada ditangannya. Dan kolor itu pun berhasil berkibar, layaknya bendera yang berkibar gagah perkasa.

Suara dan tingkah Onew membuat perhatian pungunjung lainnya tertuju padanya. Bahkan mereka langsung ngakak ditempat sambil guling-guling di lantai.

WKWKWKWKWKWKWK… Jjong, Key dan Taemin ikut ngakak koprol.

Minho langsung mengheningkan cipta, malu setengah mati, rasanya lebih baik mati dari pada malu tujuh turunan seperti itu. Krystal dan Sulli, melihat ke arah wajah Minho yang merah seperti kepiting rebus dengan menahan tawa tingkat akut.

“Oppa suka kolor power rangers ya?” tanya Sulli, dan membuat jantung Minho seperti ditikam pisau beracun.

“Onew-hyung, dasar sangtae… dasar sangtae… dasar sangtae… awas kalo nyampek dorm!!!” umpat Minho dalam hati.

Key, Jjong dan Taemin kemudian melafalkan mantranya, “kami enggak kenal Onew-hyung sangtae… enggak kenal… enggak kenal… enggak kenal….”

“Hyung keluar yuk!!! Di sini bahaya… sangtaenya Onew hyung kumat,” pinta Taemin.

“Keluar yuk….!” Jjong setuju

Belum sempat Jjong, Taemin, dan Key sampai di pintu keluar, suara Onew kembali terdengar.

“TAEMIN-AH… MAU KEMANA??? KOLOR SPONGEBOB JUGA BANYAK NIH…,”

“Kabuuuuuuuuurrrrrrr…!” Seru taemin pada Jjong dan Key.

“Taemin…. tungguuuuuuu,” Minho juga ikut kabur meninggalkan Krystal dan Sulli yang langsung ngakak saat Minho tidak ada.

Tiba-tiba di dalam toko tersebut hanya tinggal Onew seorang, semua pelayan dan pengunjung lainnya pingsan karena overdosis ngakak.

“MWO… semua orang pada kemana? Kenapa Key, Jjong, Taemin dan Minho pada kabur… padahal disini kan banyak barang-barang yang mereka inginkan?” Onew clingak-clinguk sambil garuk-garuk pantat.

$$$ END $$$

Jihoon is Back… mian buat Z-Per…. *Bow*

64 responses to “Mr. Sangtae 2

  1. kkkk~ hadoooh.. ini ff…😄
    “he! apa itu? kok ngguyu-ngguyu gak jelas!!”
    “hahaha.. ga.. pa.. hahaha.. gafafa maaa…” #curcol -_-

    thor, biasanya kan adanya “Garuk Garuk Kepala” tapi knp jadi garuk garuk pantat? blum minum kombantrin kali ya? -_-a

  2. Koplaaakk! Demi apa deh…..onew ini -_- gemes rasanya, hehehe

  3. Wadoh! Gara” kolor ngakak” dh!
    Good good!

  4. promosi kolor bang..
    hahahhahahaha
    aku pun rasanya mau terjun dari tebing lyat sangtae onew kumat..dasar mr.sangtae

  5. wakakakakaaak xD
    jadi intinya satu : jangan pernah ajak onew belanja :v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s