Sherlock – Part1

Title : Sherlock

Author : Park Jihoon

Cast : SHINee

Genre : Misteri Somplak

Lenght : 2Shot

Disclaimer : FF ini terinspirasi dari MV SHINee yang berjudul sama yaitu Sherlock.

Selamat Membaca

$$$

Di salah satu sudut sekolah Shawol International School (SIS), lima namja kinyis-kinyis yang tergabung dalam kelompok detektiv sekolah, Shelock, terlihat sibuk di dalam ruang sekretariatnya. Sherlock dibentuk oleh lima namja yang memiliki kelebihan khusus dibandingkan orang-orang pada umumnya. Leader Sherlock dipegang oleh namja yang memiliki IQ di atas 200 dan doyan makan ayam hingga dijuluki si maniak ayam, dia bernama Onew. Meskipun IQ yang dimilikinya sangat tinggi, namun tingkah lakunya sering terlihat absurb di mata kebanyakan orang alias sangtae. Dan sifat sangtaenya tersebut sering kambuh hingga membuatnya terlihat seperti salah satu penghuni rumah sakit jiwa. Member kedua adalah namja yang sangat maniak terhadap teknologi, namanya Jonghyun. Teknologi sudah seperti nyawa kedua baginya, bahkan dia akan merasa sangat galau jika satu hari saja tidak membuka facebook dan twitter untuk update status. Member ketiga adalah namja yang memiliki ingatan fotografis bernama Key. Dengan ingatan fotografis tersebut, Key tidak akan pernah lupa dengan kejadian-kejadian yang pernah dilihat atau didengarnya, walau pun hanya sekali. Jadi jangan pernah sekali-kali ngutang sama Key, karena dia tidak akan pernah lupa terhadap hutang tersebut, sampai anda melunasinya. Member keempat adalah namja yang memiliki kemampuan fotografi luar biasa, namanya Minho. Terlahir dari ayah yang berprofesi sebagai tukang foto keliling membuatnya telah mengenal dunia fotografi sejak kecil. Bahkan hasil jepretannya sering dipajang dalam pameran-pameran sekolah. Dan member kelima bernama Taemin, member yang paling muda tersebut memiliki kemampuan bisa mengerti bahasa anjing. Entah dia dapat dari mana kekuatan itu, yang pasti setiap anjing menggonggong dia pasti tahu artinya. Jadi kalau anjing menggonggong “guk… guk… guk…” langsung tanya sama Taemin apa arti gonggongan tersebut, OK!.

Kelompok detektiv sekolah, Sherlock, telah berhasil menyelesaikan banyak kasus, mulai dari kasus besar seperti pembunuhan hingga kasus kecil seperti pencurian celana dalam. Dan tidak jarang mereka diminta bantuan oleh pihak kepolisian setempat untuk membantu dalam penyelesaian kasus yang sulit terpecahkan. Kelompok detektiv Sherlock tersebut memiliki nama yang cukup baik di kalangan kepolisian, sehingga bantuan apapun yang akan mereka minta, pihak kepolisian pasti akan membatu tanpa ada banyak pertanyaan.

Hampir satu minggu terakhir ini tidak ada kasus yang mereka tangani, hingga mereka terlihat sebagai pengacara alias pengangguran banyak acara. Minho terlihat tengah asik duduk sambil memilah-milah foto hasil jepretannya sambil tersenyum-senyum mesum penuh arti. Key terlihat menggelosor di atas sofa, sedangkan sang leader onew terlihat sibuk meningkatkan IQnya dengan menyelesaikan soal-soal teka-teki silang di sebelah Key.

“Waw fotonya luar biasa,” ujar Jonghyun yang tiba-tiba berdiri di belakang Minho sambil ikut menyaksikan foto-foto hasil Jepretannya.

“Siapa dulu dong, Minho.”

“Iya tahu, tidak sia-sia Appa mu jadi tukang foto keliling berpuluh-puluh tahun.”

“Yah… perkerjaan Appaku jangan kau ungkit-ungkit mulu kenapa.”

“Iya… iya…, sensi amat. Lagi datang bulan ya?” tanya Jonghyun bergurau.

Minho memang tidak suka profesi appanya dikait-kaitkan dengan kemampuannya yang luar biasa, karena dia ingin semua orang mengakui kemampuannya sebagai hasil kerja kerasnya bukan karena keturunan. Meskipun tidak jarang orang-orang selalu mengaitkan kemampuan anak dengan kedua orang tuanya, tak terkecuali Minho. Jonghyun terlihat berbinar-binar di belakang Minho melihat foto-foto pesanannya yang luar biasa.

“Kalian sedang ngapain sih?” tanya Onew, penasaran dengan senyum mesum kedua membernya  tersebut. Onew pun melihat foto-foto yang berserakan di atas meja, dan alangkah terkejutnya karena foto-foto tersebut di dominasi oleh foto yeoja dengan pakaian bikini dan berlatar belakang pantai. “Ya ampun…, dasar fotografer mesum. Kalo pihak kepolisan tahu tetang perilaku negatif mu ini, nama Sherlock bakalan dicoret dari daftar prioritas kepolisian.”

“Hehehe…, tenang hyung semuanya aman kok. Ini pun hanya pekerjaan sampingan.” Ujar Minho tanpa mengalihkan perhatian dari foto-foto tersebut.

“Pekerjaan sampingan?”

“Iya…, kemaren Jjongie minta foto-foto yeoja berbikini untuk dimuat di blog pribadinya dengan imbalan duit satu juta won. Kan sayang kalau disia-siakan.”

Jonghyun langsung senyum-senyum mesum saat dilihat Onew. Tidak ada penjelasan yang keluar dari mulut Jonghyun, tapi senyumannya itu telah menjelaskan semuanya. Onew hanya menggeleng pasrah dengan kelakuan negatif kedua membernya tersebut.

“Jjongie, apapun yang kamu lakukan jangan sampai melanggar hukum, kamu harus ingat itu.” kata Onew mengingatkan.

“Siap bos!”

“Oh ya, aku boleh minta foto yang itu?” Onew menunjuk ke arah foto yang paling hot.

GUBRAK

Jonghyun dan Onew kemudian membiarkan Minho bekerja sendirian dengan foto-fotonya, memilih dan memilah. Onew kemudian kembali tenggelam dalam TTS yang belum diselesaikannya, sedangkan Jonghyun sibuk dengan netbook kesayangannya, update status.

“Hallo semuanya,” Sapa Taemin saat masuk ruangan dengan membawa ajing kesayangannya yang diberi nama PJ, anjing jenis pitbull.

“Hai PJ…,” ujar Key.

“Guk… guk… guk…”

“Yah… umma, yang menyapa kalian kan aku bukan PJ. Kenapa PJ yang umma sapa duluan,” protes Taemin, karena merasa anjingnya lebih mendapatkan perhatian.

“Terserah aku dong,” Key tidak mau kalah. Taemin hanya melengos kesal.

“Hai… PJ,” sapa Jonghyun.

“Oke deh, aku dicuekin. Enggak apa-apa…, “ Taemin langsung ngambek kayak bebek datang bulan.

“Hahaha…, dasar anak kecil, masih suka ngambek,” Kata Onew.

Keempat member Sherlock memang suka menjaili Taemin, member yang paling muda. Bahkan terkadang sampai Taemin termewek-mewek. Tapi Minho adalah member yang paling jarang menjahilinya sehingga Taemin terlihat dekat dengannya. Selain itu, Minho merupakan tempat Taemin selalu mengadu setiap kali member yang lain menjahilinya.

“Hyung-deul, aku mau mengumumkan sesuatu nih,” ujar Taemin, kemudian ikut duduk di sofa bersama ketiga member lainnya, Jongyun-Onew-Key.

Perhatian semuanya langsung tertuju pada Taemin. Bahkan Jonghyun, rela menunda update statusnya yang tinggal di ‘enter’ saja hanya untuk mendengarkan pengumuman Taemin.

“Pengumuman apaan? Apa ada kasus baru?” tanya Onew.

“Tidak…,” jawab Taemin. “Aku hanya mau mengumumkan kalo PJ sudah berganti nama.”

“Sejak kapan?” tanya Key.

“Sebenarnya PJ sudah minta ganti nama sejak dulu, tapi baru tadi dia menemukan nama yang cocok.” Kata Taemin.

“Namanya siapa?” Onew penasaran.

“Namanya… Bling-Bling.”

“Andwae… aku tidak setuju,” Jonghyun langsung menolak meskipun tidak diminta persetujuannya.

“Yah… itu bukan aku yang memilihkan namanya, tapi Bling-Bling sendiri kok yang memilih.” Kata Taemin sambil mengelus-ngelus kepala Bling-Bling.

“Guk… guk… guk….”

“Tuh… katanya dia memilih nama Bling-Bling karena nge-fans berat sama Jjong-hyung.” kata Taemin menerjemahkan gonggongan anjingnya.

“Wow…, ternyata Jonghyun tidak hanya memiliki fans dari golongan manusia saja bahkan anjing pun ngefans berat,” ujar Onew.

Semua member langsung tertawa hingga membuat ruangan itu mendadak ramai seperti pasar. Wajah Jonghyun langsung memerah karena malu, entah dia malu karena tahu memiliki fans dari golongan anjing atau malu karena merasa disamakan dengan anjing, karena nama Bling-Bling yang selalu melekat dengan namanya harus dibagi dengan seekor anjing.

 “Kalau menurutku sih, anjing ini cocok kok dengan nama Bling-Bling karena memiliki kesamaan dengan Jjongie yaitu sama-sama pendekar.” Ujar Key.

“Pendekar yang artinya sama dengan super hero?” tanya Minho sambil memilah-milah kembali fotonya.

“Wah… kalau begitu aku setuju, secara aku juga termasuk pendekar di kalangan yeoja-yeoja cantik,” ujar Jonghyun dengan senyum khasnya, senyum mesum.

“Anio… pendekar yang aku maksud bukan pendekar super hero, tapi pendekar itu kependekan dari pendek dan kekar.” Ralat key

WKWKWKWKWKWWKWK…

Semuanya langsung ngakak berjemaah. Jonghyun mati kutu, tidak bisa berkutik. Key kalau ngomong memang selalu menusuk ke ulu hati terdalam, dan tidak pandang bulu, hingga membuat lawan bicaranya mati kutu.

“Yah… Key, kenapa kamu mengungkit-ngungkit masalah fisik.”

“Tapi benerkan? Tuh lihat tubuh Bling-Bling,” Key menunjuk Anjing di bawah kaki Taemin. “Tinggi badannya kan pendek tapi badannya kekar, mirip dengan badan kamu Jjongie.”

WKWKWKWK…

Jonghyun kembali tidak berkutik.

“Hallo… Bling-Bling,” Sapa Minho-Key-Onew serempak.

“Guk… guk…. guukkk….” wajah Bling-Bling terlihat berbinar.

“Ampun dah, kenapa aku selalu apes,” batin Jonghyun pasrah.

Tok… Tok… Tok…

Tiba-tiba terdengar seseorang mengetuk pintu ruang sekretariat, sehingga membuat perhatian kelima namja yang ada di dalamnya tertuju pada pintu tersebut. Tanpa diminta, Taemin langsung beranjak dari tempat duduknya dan menuju ke arah pintu. Bling-Bling berjalan di depan Taemin dengan semangat karena mencium sebuah kasus baru.

“Pelan-pelan…,” ujar Taemin saat berusaha mengimbangi langkah Bling-Bling.
Saat membuka pintu, Taemin sedikit terkejut karena tidak ada seorang pun yang berdiri di belakang pintu. Dari kejauhan terlihat beberapa siswa yang sedang berjalan hilir mudik, namun tak ada seorang pun yang berda di sekitar pintu sekretariat Sherlock. Taemin kembali mengedarkan pandangannya untuk memastikan memang tidak ada seorang pun di sekitar pintu.

“Guk… guk… guk….”

Bling-Bling menggonggong ke arah sebuah aplop coklat besar yang tergeletak di depan pintu. Taemin kemudian langsung mengambilnya dan memeriksa bagian luar amplop tersebut dengan teliti. Tidak ada yang mencurigakan dari amplop tersebut selain tidak tercantum nama si pengirim. Selain itu, amplop tersebut juga masih tersegel rapi, dan segelnya berbentuk mawar merah berkelopak sembilan dengan huruf ‘J’ di tengahnya.

“Siapa?” tanya Onew saat melihat Taemin membawa sebuah aplop.

“Tidak ada siapa-siapa,” jawab Taemin. “Aku hanya menemukan amplop ini tergeletak di depan pintu.” Taemin meletakkan aplop tersebut di atas meja.

“Aneh,” gumam Key. “Jangan bilang ada hantu penasaran lagi yang datang ke sini kemudian meletakkan amplop tersebut di depan pintu untuk meminta bantuan kita, seperti kasus hantu sekolah satu tahun yang lalu.”

“Yah… Key, jangan ngomongin hantu-hantuan lagi! Kau membuat ku merinding,” protes Minho.

“Hahaha… dasar, badan aja gede tapi nyali hanya seupil,” ujar Jonghyun.

“Biar aku periksa dulu,” kata Key sambil mengeluarkan peralatan detektivnya.

Minho langsung beraksi dengan kameranya saat Key masih mempersiapkan segala peralatannya. Key menggunakan sarung tangan yang biasa ia pakai, agar sidik jarinya tidak mengoroti amplop tersebut. Keempat member lainnya menyaksikan Key dengan seksama. Sesekali membantu Key memberikan peralatan yang dimintanya. Beberapa menit kemudian Key selesai memeriksa bagian luar amplop tersebut.

“Aneh…,” katanya lirih. “Tidak ada satu pun sidik jari yang tertinggal di amplop ini kecuali sidik jari Taemin yang tertinggal saat mengambilnya tadi.”

“Mungkin saja orang yang mengirim amplop ini menggunakan sarung tangan,” ujar Jjong.

“Mungkin saja, tapi hal itu diluar kebiasaan orang pada umumnya. Untuk sementara pemikiran Jonghyun boleh kita terima, karena di amplop tersebut juga tidak tertera nama si pengirim. Jadi, kemungkinan si pengirim ingin menyembunyikan identitasnya sehingga dia sangat berhati-hati, termasuk dengan masalah sidik jari.” kata Onew. “Tapi kalau dilihat dari warna amplop ini yang telah memudar, sepertinya telah berumur puluhan tahun.”

“Gukk.. Guk.. Guk…”

“Kata Bling-Bling, saat tadi membuka pintu dia tidak mencium bau keberadaan manusia lainnya bahkan di amplop itu juga tidak terdeteksi bau manusia.” Kata Taemin mengartikan gonggongan Bling-Bling.

“Sepertinya ini benar-benar kiriman dari hantu,” gumam Key.

“Key… kamu membuatku merinding nih. Jangan sebut lagi kata hantu,” Minho mulai merasakan sesuatu yang tidak enak.

“Coba kita lihat isinya,” pinta Onew.

Kemudian Key membuka segel amplop dengan hati-hati agar tidak rusak. Semuanya memperhatikan setiap pergerakan tangan Key saat membuka amplop dengan seksama. Tidak ada satupun yang mengeluarkan suara hingga suara hembusan nafas mereka terdengar begitu jelas. Perasaan penasaran kian membuncah, menyelimuti hati kelima namja tersebut.

Setelah amplop terbuka, Key mengeluarkan semua isi yang ada di dalamnya. Semuanya di letakkan dan di tata di atas meja. Amplop tersebut berisi beberapa foto sebuah batu berlian yang berbentuk bunga mawar berkelopak sembilan dan berwarna merah, semerah darah. Selain foto, ada juga tiga lembar surat usang.

“Berlian yang ada di dalam foto tersebut sama dengan segel amplop ini,” ujar Key.

“Iya, benar.”

“Dan surat ini…?” ujar Onew saat memegang surat tersebut.

Perhatian semuanya langsung tertuju pada surat usang yang ada di tangan Onew. Mereka memeriksa secara seksama keanehan dan kejanggalan yang mungkin ada pada surat tersebut.

“Ini surat kuno biasa,” kata Minho.

“Coba kalian perhatikan kata-kata di dalam surat ini,” pinta Onew. Semuanya langsung mengikuti apa yang dikatakan sang leader, “Ini memang terlihat seperti surat biasa, tapi kalau kita perhatikan baik-baik… lihat ini…! Ada beberapa kata yang agak buram, seperti diarsir dengan kasar. Jika kita gabungkan kata-kata yang diarsir kasar ini akan membentuk sebuah kaliamat….”

“Tolong selamatkan Blood Diamond….”

“Blood Diamond?” tanya Key.

“Sepetinya nama berlian yang ada di dalam foto itu adalah Blood Diamond, karena warnanya yang merah terang seperti darah,” jawab Onew.

“Terus kenapa kita diminta untuk menyelamatkan berlian tersebut? Apakah ada yang mau mencurinya?” tanya Minho.

“Mungkin saja,” kata Taemin.

“Tapi kita tidak mengetahui keberadaan Blood Diamond, bagaimana kita bisa menyelamatkannya. Sejak aku kecil pun tidak pernah mendengar keberadaan Blood Diamond di kota ini.” Ujar Key sambil mengingat-ngingat.

“Hyung… lihat ini!!!” pinta Jonghyun pada Onew. “Tadi aku coba memasukkan kata Blood Diamond dan juga gambarnya ke dalam situs pencari khusus yang aku buat sendiri, dan hasilnya…” Jjong menunjukkan layar netbooknya. “Yang aku temukan adalah Rose Diamond yang memiliki bentuk dan warna yang sama dengan Blood Diamond. Ini sedikit aneh, karena tidak ada satu pun artikel yang menjelaskan tentang Blood Diamond. Tapi artikel yang menjelaskan Rose Diamond malah banyak.”

Onew melihat ke foto yang ada di layar netbook Jonghyun dengan seksama. Sesekali pandangannya beralih ke foto-foto yang tergeletak di atas meja, berusaha membandingkan. Seperti permainan game mencari perbedaan diatara dua gambar yang sama. Dahi Onew berkerut penuh penasaran karena kesamaan antara Rose Diamond dengan Blood Diamond.

“Tidak diragukan lagi, rose diamon yang ada di dalam layar netbook itu adalah Blood Diamond,” ujar Onew menarik kesimpulan.

“Aku juga setuju,” angguk Key pelan.

“Tapi… bisa saja kedua berlian itu adalah dua benda yang berbeda tapi memiliki kemiripin yang tinggi,” kata Minho.

“Tidak mungkin,” sanggah Onew. “Rose diamon dan Blood Diamond adalah nama untuk satu berlian yang sama. Menurut analisa ku, berlian itu awalnya bernama Blood Diamond, nama itu kemungkinan diambil karena berlian tersebut memiliki warna merah yang menyerupai darah. Akan tetapi nama Blood Diamond tersebut dianggap terlalu bersifat mistis, karena dulu darah dianggap sesuatu yang berhubungan dengan sebuah pengorbanan dengan nyawa. Sehingga nama Blood Diamond dianggap kurang cocok dengan berlian tersebut yang terlihat cantik. Dan nama itu kemudian diganti dengan nama Rose Diamond, diambil dari bentuknya yang menyerupai bunga mawar. Sejak saat itulah orang-orang lebih memilih nama Rose Diamond dibandingkan dengan Blood Diamond.”

“Aku merasa begitu hyung, karena aku juga tidak bisa melihat perbedaan dari kedua berlian tersebut,” sambung Key.

“Terus, berlian tersebut sekarang berada di mana?” tanya Taemin.

“Dulu aku pernah membaca artikel tentang Rose Diamond yang hilang secara misterius saat hendak mau dipindahkan dari museum Princess Jesica ke museum nasional. Tepatnya lima puluh tahun yang lalu. Dan sampai sekarang pun tidak ada yang berhasil menemukannya, meskipun pihak museum telah mengerahkan detektiv-detektiv terkenal dari seluruh penjuru negeri,” Jawab Key.

“Museum Princess Jesica…? bukannya museum itu besok akan di hancurkan,” kata Taemin.

“Apa…? benarkah?” tiba-tiba di kepala Onew potongan-potongan fakta dan kejadian mulai tersambung dengan sebuah benang merah.

“Yup. Karena kondisi bangunan yang sudah tua dan masalah keuangan, museum itu akan dihancurkan dan kemudian akan dibagun sebuah apartemen mewah di tempat tersebut.”

“Kalau seperti itu, kemungkinan Rose Diamond atau Blood Diamond itu masih ada di museum Princess Jesica,” ujar Onew.

“Bagaimana mungkin?” tanya Minho.

“Pertama kita anggap surat ini benar-benar dari hantu, karena tidak ada pengirim yang jelas. Dan aku berkeyakinan bahwa hantu itu adalah hantu pemilik dari Rose Diamond yaitu Princess Jesica. Dulu, arwah dari Princess Jesica tidak mau berlian itu dipindahkan ketempat lain, sehingga lima puluh tahun yang lalu arwah Princess Jesica menyembunyikan berlian tersebut di dalam museum. Disembunyikan di tempat yang sangat rahasia di museum tersebut, sehingga tidak ada seorang pun yang bisa menemukannya. Sekarang museum tersebut akan dihancurkan, sehingga arwah Princess Jesica meminta kita untuk menemukan kembali Rose Diamond tersebut. Karena jika tidak, Rose Diamond akan hilang bersama dengan reruntuhan gedung tersebut.”

“Masuk akal juga,” gumam Jonghyun.

“Kalau begitu kita harus bertindak cepat.”

“Baik hyung, aku akan segera menghubungi kapten Ji untuk meminta akses masuk ke museum Princess Jesica malam ini,” kata Taemin.

Taemin kemudian mengajak anjingnya, Bling-Bling, untuk segera menghubungi kapten Ji. Kapten Ji adalah kepala polisi dari divisi kriminal dan investigasi kepolisian kota. Semua anggota Sherlock memang memiliki hubungan yang baik dengan kapten Ji, baik dalam perkerjaan maupun di luar pekerjaan. Selagi Taemin menghubungi kapten Ji, keempat member sherlock lainnya menyiapkan semua peralatan untuk pencarian Rose Diamond.

“Onew-hyung, aku tidak ikut. Boleh kan?” pinta Minho.

“Mwo…?”

“Bukannya aku takut dengan hantu. Tapi…,” Minho bingung mencari alasan yang tepat.

“Boleh saja,” jawab Key. “Kalo kamu tidak ikut, paling hantu Princess Jesica akan menghantui mu seumur hidup karena tidak mau membantunya. Terus kamu akan diajak ke alamnya, untuk bertemu dengan hantu-hantu yang lainnya.”

“Yah… Key, kau mau menakut-nakuti ku?” Bulu kuduk Minho langsung merinding.

“Enggak mungkinlah hantu Princess Jesica bakalan menghantuhi Minho-hyung seumur hidup,” kata Taemin saat kembali dan kemudian duduk di sebelah Onew. Bling-Bling dengan patuh duduk di dekat kaki Taemin. Minho sedikit bernafas lega saat mendengar pembelaan Taemin. Kemudian Taemin melanjutkan, “Paling juga Minho-hyung bakalan diajak nikah oleh hantu Princess Jesica.”

PLETAK

“Saialan lu, aku kirain mau membantu ku,” sungut Minho.

“Aku kan bicara apa adanya. Minho-hyung itu kan berkharisma, keren, tinggi, dan gantheng. Jadi dari pada dihantui seumur hidup, mendingan diajak kawin.”

“Diajak kawin dari hongkong,” Minho tambah merinding.

“Aku setuju kalo Minho nikah dengan hantu Princess Jesica,” ujar Onew.

“Aku juga setuju,” imbuh Jonghyun.

“Iya… ya…, aku ikut,” Minho menyerah. “Dari pada digangguin hantu seumur hidup.”

“Hahaha… dasar penakut,” ujar Key.

Semua member larut dalam tawa saat melihat ekspresi wajah Minho yang jauh berbeda dari biasanya. Manusia yang selelau mengaku paling berkharisma ini akan mendadak hilang kharismanya saat mendengar kata hantu dan sejenisnya. Bahkan dulu, saat memecahkan kasus hantu sekolah… ah tidak usah diceritakan ya, kasihan Minho kalo aibnya dibuka #PLAK.

“Oh ya… izin dari kapten Ji sudah aku kantongi, entar malam kita langsung menuju ke TKP.”

$$$ TBC $$$

Apakah Kelompok Detektiv Sherlock bisa menemukan Rose Diamond???

Part 2 >>>

21 responses to “Sherlock – Part1

  1. ninggalin comeng#ehsalah
    Sblum lnjut park 2.

    cerita ny mnarik,ak udh tbak mksud dr isi surat itu tak lain tak bkan itu mnyelmatkan museum yg mw d hncur kn..

  2. wah mian bgt aku bru baca #bow
    seru seru😄 jiah.. si jjong disama”in sma Guguk😄 ngakak! hehe
    minho yg berkharisma ternyata penakut sma hantu…wwkwkwkwwkwk..
    somplak nih.. lanjut terus bikin FF somplak mu Jihoon-ssi ! Annyeong ^^

  3. kreatif juga nih bikin critanya

    bisa dijadiin bayangan ttg crita di mv sherlock

    soalnya di awal2 pas mvnya muncul, aku agak gak mudeng sama crita mvnya

    yg kutau cuma gambaran detective2an di gedung tua aja *maklum, lola dr lahir*

  4. mauu dooong jd hantu,biar bs gangguin jihoon aja hbis minho kejauhan,jihoon maafkan daku menggoda imanmu,suzi,i’m sorry because jihoon make me crazy

  5. Nice ff
    *meninggalkan jejak

  6. ffnya bagus dan lucu * keke*

  7. Uwaa penasaran bgt ceritanya,somplaknya dtp ~^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s